BANCAKAN DANA BANSOS SUMSEL 2015 CAIR


Di penghujung tahun 2015 ini Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Badan Kesbangpol mengucurkan kembali dana Bantuan Sosial (Bansos) bagi ratusan Ormas dan LSM di Sumsel yang sudah lama rame-rame antri menunggu ingin mengambil uang “jatah tahunan” tersebut. Hanya saja nilai bantuan tersebut jumlah untuk masing-masing ormas dan LSM jauh lebih kecil dibandingkan nilai bansos tahun-tahun sebelumnya.

“Nilai bantuan yang paling besar saja LSM hanya sekitar Rp.25 jutaan,” ujar salah seorang Ketua LSM yang memilih tak mengambil bantuan tersebut karena nilainya terlalu kecil dan waktunya terlalu mepet.

“Ini kan anggaran tahun 2015 yang harus dilaksanakan tahun 2015, sedangkan saat ini sudah pertengahan bulan desember, bagaimana saya bisa melaksanakannya jika dana bansos tersebut cairnya di akhir bulan ini”, tambahnya.

Menurut beberapa sumber, pencairan dana bansos di ujung tahun ini akan mendorong para pengurus LSM dan ormas untuk melakukan penyelewengan dana. Bahkan sebagian besar LSM yang akan menerima akan memilih melaksanakan kegiatan fiktif. Apalagi dana yang didapat jauh dari rencana anggaran yang sudah mereka susun. ” Jumlah itu tak kan cukup untuk apa-apa”, katanya.

Yang miris dari pencairan dana bansos tahun ini, seperti yang sudah menjadi rahasia LSM, ada beberapa orang yang mengajukan dana bansos dengan beberapa nama LSM namun orangnya itu-itu juga.

“Satu orang ada yang punya dua-tiga atau lebih LSM dan semuanya dibantu. Apalagi ada satu orang yang mengajukan 9 LSM dan semuanya dibantu rata-rata Rp.25 Juta”, tambah sumber lagi.

Untuk mencegah penyelewengan uang negara dalam proyek bansos ini hendaknya pihak-pihak berwenang betul-betul selektif melakukan pengecekan terhadap dugaan LSM fiktif, satu orang yang mengajukan bantuan dengan beberapa nama LSM dan ada tidaknya pelaksanaan kegiatan yang dibiayai bansos tersebut, serta sesuaikah dengan nilai uang yang dikucurkan.

Semoga dana Bansos tidak menjadi batu sandungan pemerintahan di Sumsel, yang bisa menyeret lebih banyak orang dalam lingkaran korupsi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s