PALEMBANG KIAN PANAS


Menjelang pemilihan walikota Palembang tahun 2013 mendatang, suhu politik di kota ini sudah memanas sejak beberapa bulan terakhir. Para bakal calon sudah melakukan berbagai manufer untuk menghimpun dukungan masing-masing. Gambar-gambar baliho, spanduk dan acara-acara berbau kampanye sudah jadi pemandangan dan kesibukan sehari-hari. Warga pengangguran secara drastis menurun jumlahnya karena banyak dipekerjakan sebagai Tim Sukses yang siap berjuang hidup atau mati demi jagoannya.

Persaingan yang paling tajam dari sekian banyak bakal calon telah “mencuri start” ini adalah persaingan antara bakal calon walikota Romi Herton yang saat ini menjabat Wakil Walokota dengan Sarimuda yang kini menjadi Kepala Dinas Perhubungan Sumsel. Perang dingin antara kedua kubu sudah terasa sangat panas dan berpotensi anarkis.

Kejadian yang paling akhir adalah adanya rencana demo sejumlah warga ke Kejati Sumsel terkait keberadaan Pos Terpadu yang dianggap telah merugikan para awak angkutan. Rencana warga yang akan melakukan demo pada hari Selasa (19/06) lalu dianggap sebagai tenaga bayaran untuk menggoyang Sarimuda karena ia memang yang paling bertanggung jawab terhadap operasional semua Pos Terpadu di Sumsel. Tuduhan pun jelas dilayangkan kubu Sarimuda ke kubu Romi Herton.

Oleh karena itu, kemarin sebelum rombongan pendemo benar-benar melaksanakan aksinya, halaman dan jalan-jalan sekitar Kejati Sumsel telah terlebih dulu dikuasai orang-orang yang diduga dari pihak Sarimuda. Bahkan setiap akses jalan menuju Kejati yang mungkin akan dilalui pendemo telah diawasi dan dijaga. Akibatnya warga yang sudah mempersiapkan segala perlengkapan demo tersebut memilih mengurungkan diri melakukan aksinya.

“Kami membatalkan aksi ini dari pada terjadi bentrok karena suasana sudah tidak kondusif lagi”, ungkap seorang peserta demo yang batal melakukan aksinya.

Kejadian itu cuma merupakan salah satu kejadian yang menunjukkan adanya perang dingin antara dua bakal calon yang akan maju pada Pilkada Kota Palembang tahun depan.

Peluang

Nama Romi Herton disebut-sebut sebagai calon yang paling kuat dalam pilkada mendatang. Hal ini dikarenakan posisinya yang strategis sebagai wakil walikota yangdiberiakan kuasa penuh untuk menggunakan jabatannya sebagai alat yang efektif mencari dukungan. Infrastruktur pemerintahan hingga tingkat RT sudah ia persiapkan sejak jauh hari untuk dijadikan mesin pendulang suara. Selain itu ia juga telah membuat Tim Sukses yang berlapis sebagai ujung tombaknya.

Namun Romi juga memiliki banyak kelemahan. Arogansi kepemimpinannya serta kerap menyepelekan kekuatan lawan bisa saja menjadi bumerang bagi terwujudnya ambisi besarnya itu.

“Romi memang keras, tapi ia juga cukup piawai dalam menata daerah”, ungkap seorang warga kota.

Sementara itu saingan terberatnya, Sarimuda juga bukanlah bakal calon yang bisa dianggap remeh. Kekuatan pendukungnya sudah teruji dan besar. Pada Pilkada tahun depan tidak mustahil ia bisa menjungkalkan Romi karena ia banyak menarik simpati warga, khususnya warga kalangan bawah yang jumlahnya mayoritas.

“Saya yakin sekali Sarimuda akan lebih unggul dari Romi. Jika dulu Sarimuda kalah oleh Eddy Santana, maka kali ini Romi pamornya memang tidak sama dengan Eddy Santana. Sarimuda jauh lebih baik dari Romi”, ujar seorang warga di Tanggabuntung yang mengaku sudah banyak mengetahui lebih jauh tentang sosok Romi Herton.

“Dulu waktu kecilnya Romi Herton itu tinggal disini, teman kecil”, ujar warga yang tak mau disebut namanya itu. Namun warga tersebut juga mengingatkan, jika Romi ingin mengalahkan Sarimuda maka kuncinya Romi harus merubah strateginya. Romi harus mau bergerak sendiri tanpa harus tergantung dengan barisannya yang arogan.

“Buatlah pribadi yang santun dan tak berbatas dengan rakyat. Temui warga secara pribadi, lepaskan embel-embel pengawal pribadi dan pasukan bersenjata. Rakyat maunya dirangkul, disapa, diperlakukan secara lembut oleh pemimpinnya”, ungkapnya.

Iklan

One comment on “PALEMBANG KIAN PANAS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s