Seagames Belum Siap !


workshop wartawan olahragaSepertinya kurang mengenakan bunyi judul diatas : Seagames Belum Siap! Tapi itulah memang kenyataannya sebagaimana yang terangkum dalam forum workshop Wartawan Olah Raga Sumatera Selatan yang berlangsung hari ini di aula Koni Sumsel, Jalan Sudirman Palembang.

Jika dalam beberapa pekan terakhir, media menyoroti fasilitas sarana Seagames yang dikhawatirkan belum benar-benar siap saat pelaksnaannya nanti, kali ini rombongan kuli tinta lokal ini justru mempertanyakan masalah kesiapan sarana dan prasarana pendukung tugas liputan wartawan yang akan meliput even olah raga tingkat asia tenggara tersebut.

“Kami bingung hingga saat ini keberadaan Media Center saja masih belum jelas, lantas bagaimana pula dengan fasilitas-fasilitas di Media Center nanti, semua harus online, dan itu biasanya satu bulan sebelum acara sudah betul-betul siap tinggal pakai”, ungkap seorang Wartawan media cetak yang mencoba menyampaikan kritiknya kepada panitia.

Sementara itu pembicara dari Seksi Wartawan Olah Raga (SIWO) PWI Pusat, Raja Parlindungan Pane, mengakui jika memang masalah Media Center hingga saat ini belum jelas. ” Saya sudah bicarakan hal ini dengan Inasoc, KONI KOI, bahkan langsung pada Menpora Andi Malarangeng, namun masih belum ada kejelasan”, ujarnya. Padahal, lanjut raja, pada kegiatan tahun 1997 saja semua fasilitas untuk wartawan yang meliput sudah disiapkan jauh-jauh hari. Sedangkan untuk Seagames yang semestinya lebih baik malahan hingga kini belum siap.

Masalah Kartu pengenal ID Card untuk wartawan yang akan meliput Seagames hingga saat ini belum tuntas juga. Pihak Inasoc yang menyiapkan Kartu ID Card terkesan lamban. Puluhan nama wartawan yang dikirimkan oleh KONI Sumsel ke Inasoc di Jakarta hingga kini belum selesai dibuatkan ID card-nya.

“Padahal Seagames ini akan diliput oleh sekitar sepuluh ribu wartawan dalam dan luar negeri, dan kegiatan Seagames ini baru akan terjadi lagi di Indonesia pada 22 tahun mendatang, jika pelaksanaannya tidak sukses maka akan tercatat dalam sejarah sebagai Seagames yang buruk”, tambahnya lagi.

Selain masalah sarana bagi media, sarana prasarana olahraga yang dibuat secara dadakan pun kondisinya belum betul-betul siap. Lintasan sepatu roda yang kini mulai diuji coba dianggap para atlet masih belum sesuai standar. Lintasan masih licin dan agak bergelombang sehingga menyebabkan atlit mudah terjatuh.

Sarana olah raga air di Acuatiq Center juga nampak airnya masih banyak endapan debu, pasir akibat debu dari kegiatan pembangunan yang sedang dikebut kejar waktu.

Karena alasan-alasan inilah para wartawan khawatir jika Seagames nanti bisa berantakan karena sesungguhnya pihak penyelenggara masih belum benar-benar siap melaksanakan kegiatan ini.

Namun apapun keadaanya Seagames tetap harus dilaksanakan dan sukses tepat waktu. Demi nama bangsa semua pihak harus berjuang agar Seagames ini sukses.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s