Pembangunan Rumah Pribadi Wakil Walikota Diduga Langgar Aturan


Rumah Romi Herton

Sebuah bangunan gedung untuk rumah tinggal yang saat ini masih dalam proses pengerjaan yang disebut-sebut milik Wakil Walikota Palembang, Romi Herton yang terletak di jalan Kirangga Wirasantika, Talang Semut Palembang, diduga dibangun melanggar ketentuan. Namun karena sang pemilik adalah orang nomor dua di kota ini, pelanggaran aturan tersebut seakan-akan luput dari pengamatan petugas Tata Kota maupun Trantib. Pembangunannya terus berjalan tanpa ada yang mengusik.

Menurut keterangan seorang sumber di lingkungan pemkot Palembang kepada Wartawan mengatakan jika sebenarnya pembangunan rumah mewah milik Romi Herton ini melanggar aturan kota. Bangunan tersebut dibangun hingga memakan Garis Sempadan Jalan (GSJ).
“Lihat saja, terasnya dengan dua tiang pilar tinggi itu jelas masuk dalam DMJ”, ungkap sumber yang tak mau ditulis namanya itu.
Namun karena itu punya Wakil Walikota tak satupun ada pihak yang mempersoalkannya, tambahnya lagi.
Pengamatan Wartawan di lokasi pembangunan rumah tersebut memang terlalu kedepan. Namun ketika ditanyakan kepada salah seorang pekerja bangunan disana, mereka mengaku tidak tahu masalah itu dan meminta menanyakannya langsung kepada pemiliknya.
Wakil Walikota Romi Herton ketika dihubungi wartawan di kantornya sedang tidak ada di tempat. Sementara itu Kepada Dinas Tata Kota Palembang, Ir.H.Zulkifli juga hingga tulisan ini dibuat belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali Wartawan mendatangi kantornya namun yang bersangkutan tidak ada ditempat.
Seorang aktivis LSM, Mustar Maduron, saat dimintai komentarnya tentang masalah pelanggaran dalam pembangunan rumah pribadi Romi Herton mengatakan bahwa ini menjadi bukti hukum di negara kita yang pilih-pilih. “Ketika menyangkut masyarakat kecil maka ia akan sangat tegas dan tajam. Namun ketika hukum terkait dengan pejabat tinggi maka akan tumpul dan bisa diatur-atur”, ungkapnya.
Nah, bagaimana?

Iklan

6 comments on “Pembangunan Rumah Pribadi Wakil Walikota Diduga Langgar Aturan

  1. jika itu benar berarti penguasa lebih memilih kesalahan dari kebenaran. Hal ini sangat bertentangan dengan rasa ketidakadilan. Seharusnya pemimpin seperti wawako menunjukkan aturan yang benar dan jelas. jangan mentang-mentang penguasa jadi seenaknya saja. Bravo

  2. Mudah2an itu tdk benar,krn kl benar kasian petugas lapangan Tt kota akan mendapat rintangan manakala terkait penerapan Sepadan jalan. krn sdh ada contoh dr yg berwewenang.

  3. jika melanggar ketentuan, kepada Walikota dan dinas tata kota harus mengambil tindakan tegas ” Bongkar Rumah tersebut ” sekalipun rumah tersebut Milik Wakil Walikota. ayo… ! bisa tegak ga hukum ini ?……
    Hukum jangan hanya tajam kebawah namun juga harus tajam keatas. biar adil dan tidak ada diskriminasi, semestinya sebagai pejabat ybs harus kasih contoh yang baik, biaR LEBIH OKE, hIDUP HERO……..

  4. memang itu rumah wawako plg yg jg calon walikota plg 2013-2018, romi herton dan ketua pengajian ibu2 raudhatun nisa,masito, sy melihat mrk sedang mengunjungi rmh tsb. kt bs langsung melihat bagaimana pembangunan rumah tsb yg lain dari yg lain. Pikinya nantinya sebagai walikota plg bakal bnyk tamu,maka rumah hrs besar,dibagunlah rumah yg menghabiskan seluruh tanah sampai air cucuran dari teras jatuh ketrotoar. halaman/ruang hijaunya nggak ada, mgkn jalan depan rumahnya ditutup utk dijadikan halaman. Tp kt masyarakat palembang mau apa, coba mau apa. mau berhadapan dgn Pol.pp? ini rumah wakil walikota palembang yang nantinya adalah CALON Walikota Palembang 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s