Proyek Halte Bus Transmusi Asal Jadi


Warga Kota Palembang patut berbangga jika impian memiliki fasilitas angkutan massal seperti Busway di jakarta akan segera terwujud tahun 2009 ini. Sebanyak 10 unit Buas Transmusi akan segera dioperasikan untuk melayani rute-rute jalan protokol dalam kota. Uang puluhan milyar yang dibelanjakan untuk membeli bus-bus tersebut diharapkan tidak mubazir percuma dan keberadaan Bus Transmusi bisa betul-betul membawa manfaat, bukan membuat permasalahan baru di jalan raya.

Halte Bus Transmusi Palembang

Hanya saja, sarana pendukung angkutan Bus Transmusi yang semestinya sudah terlebih dahulu ada hingga kini masih belum juga tersedia. Salah satu fasilitas dimaksud adalah Halte Bus Transmusi sebagai sarana turun naik penumpang di jalan.

Masih pada tahun anggaran 2009 ini pemerintah Kota Palembang telah juga menganggarkan dana untuk pembangunan 56 unit Halte senilai Rp.3 Milyar lebih. Sejak pengumuman lelang pada bulan Mei 2009 lalu hingga kini pengerjaannya masih belum memperlihatkan tanda-tanda akan segera selesai. Disepanjang jalan-jalan protokol nampak bangunan rangka-rangka besi untuk Halte Bus banyak bertebaran. Bahkan beberapa halte dibangun letaknya sangat berdekatan dengan lampu merah simpang empat yang bisa menjadi penambah kemacetan baru diareal lampu merah.

“Coba saja nanti kalau sudah beroperasi, pasti akan tambah macet saja di sekitar lampu merah itu, karena saat bus-itu berhenti menurunkan penumpang di halte, dibelakangnya akan terjadi antrian kendaraan yang menyebabkan kemacetan. Apalagi halte dibangun persisi dibibir jalan aspal sehingga sebagian badan jalan akan tertutup bus karena lebar jalan yang ada masih sempit”, ungkap Sugianto seorang sopir pribadi di daerah Lemabang yang emngaku khawatir akan terjadinya kemacetan yang lebih parah jika Bus Transmusi di operasikan nanti.

Kondisi fisik Halte Bus yang saat ini masih dalam pengerjaan juga nampak sekali kurang bagus. Bangunan yang dibuat dengan rangka baja ini dihawatirkan tidak akan kuat menahan beban orang yang turun naik. Lantai halte digunakan plat besi yang sangat tipis dan dibawahnya terdapat tulangan besi yang sangat jarang dan sambungan las yang alakadarnya. Jika ini dibiarkan maka dikhawatirkan akan ambruk. Selain itu pasangan batu-bata dibawah halte tidak memakai pondasi atau slop yang dicor, melainkan hanya sekedar dipasang asal saja.

“Sebaiknya Dinas Perhubungan Kota sebagai pengelola proyek benar-benar mengawasi semua pekerjaan ini, jangan malah ikut berkolusi dengan kontraktor”, ujar Sugianto menambahkan.

Nah, kita tunggu saja bagaimana jadinya nanti. Nampaknya proyek yang diduga katanya milik Wakil Walikota ini tetap akan berlanjut walau dari awal sudah sangat nampak penyimpangannya.

Iklan

2 comments on “Proyek Halte Bus Transmusi Asal Jadi

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s