Alex Noerdin
Gubernur Sumsel Alex Noerdin

Sudah lama sekali warga Sumsel memimpikan terwujudnya Pelabuhan Tanjung Api-api. Konon, jika pelabuhan ini bisa terwujud maka Sumsel akan berkembang sangat pesat. Ekonomi akan maju dan rakyat akan lebih sejahtera. Bahkan dengan menyandang status pelabuhan Samudera, Tanjung Api-api akan membuka Sumsel ke dunia internasional.

Namun mimpi tersebut nampaknya masih akan kembali tinggal mimpi. Satu tahun sudah waktu berlalu, kegiatan pembangunan di proyek pelabuhan tersebut tak ada tanda-tanda kemajuan. Bahkan beberapa infrastruktur penunjang yang telah dibangun pun semakin terbengkalai dan rusak.

Kita masih ingat, “sesumbar” Gubernur baru Alex Noerdin ketika berbicara pertama kali pada pertemuan dengan karyawan pemprop Sumsel menjanjikan jika pelabuhan Tanjung Api-api akan bisa diwujudkan cuma dengan waktu 4 tahun saja. Namun hingga kini sudah satu tahun berlalu ternyata tanda-tanda kemajuan pembangunannya masih belum terlihat.

“Study kelayakan untuk pembangunannya juga hingga kini belum ada. Bahkan beberapa Konsultan yang menangani perencanaan dalam proyek tersebut kini mengundurkan diri. Nah, jadi bagaimana dengan kelanjutannya yang selama ini dianggap enteng itu?”, ujar Sukirman salah seorang pegiat LSM yang cukup konsen dengan pelaksanaan pembangunan pelabuhan tersebut.

Belum lagi dengan dukungan pusat yang nihil, tambahnya. Padahal dana yang diperlukan untuk membangun tidaklah sedikit. Sedangkan minat investor untuk menanamkan modal disana juga sangat minim mengingat prospek bisnis menurut mereka masih diragukan.

“Ah, siapa yang mau membuang uang trilyunan rupiah jika tidak akan menghasilkan untung?, ungkap Sukirman lagi.

Gubernur Alex Noerdin yang mulai gerah dengan munculnya pemberitaan disejumlah media yang meragukan rencana pembangunan pelabuhan Tanjung Api-api mulai angkat bicara, Ia tetap mengaku optimis jika pelabuhan Tanjung Api-api dapat diwujudkan dalam masa pemerintahannya.

“Insya Allah Pelabuhan Tanjung Api-api akan kita Wujudkan”, ujarnya.

Nah, bagaimana dengan pendapat anda?