PWI Ikutan Beri Penghargaan Kepada Syahrial


pwi pwi1pwi2

Pagi tadi (Selasa 25/3) bertempat di Auditorium Pemprop Sumsel dilaksanakan kegiatan Peringatan hari pers nasional tingkat propinsi Sumatera Selatan. Sebagaimana kegiatan HUT PWI yang biasa dilaksanakan setiap tahun, Peringatan hari Pers tahun ini juga dilangsungkan dengan sederhana namun meriah.

Hanya saja dalam peringatan tahun ini Ketua Umum PWI Pusat Drs.H.Tarman Azam yang hadir bersama Wakil Seretaris PWI secara khusus memberikan anugerah PWI Award kepada Syahrial Oesman. Alasannya karena Syahrial dinilai sangat berjasa besar kepada dunia pers khususnya di Sumsel. Selain itu Syahrial juga dinilai sebagai pemimpin yang sangat santun.

Setelah PWI pusat memberikan penghargaan kepada Syahrial Oesman, selanjutnya PWI Cabang Sumsel sendiri yang diketuai Kurnati Abdullah pun ikut memberikan penghargaan untuk pejabat lainnya. Bupati OKi Ir.Ishak Mekki dipilih oleh PWI Cabang Sumsel sebagai tokoh yang berhak memperoleh penghargaan PWI Cabang Sumsel karena dinilai telah berjasa dalam dunia Pers Sumatera Selatan.

Pemberian PWI Award kepada Syahrial Oesman oleh Ketua PWI Pusat dan penghargaan kepada Ishak Mekki oleh PWI Sumsel yang waktunya menjelang Pilkada Sumsel dan Pilkada OKI menjadi kecurigaan tersendiri bagi kalangan Wartawan di Sumsel. Beberapa wartawan saling berbisik membicarakan hal tersebut seusai acara tersebut.

Tarman Azam sendiri sebagai Ketua PWI masa jabatannya akan berakhir pada bulan Juli 2008 dan Kurnati Abdullah juga akan habis jabatannya pada bulan Nopember mendatang. Oleh karena itu beberapa wartawan menduga jika pemberian penghargaan kepada beberapa pejabat yang ternyata akan ikut bersaing dalam Pilkada, ada udang dibalik batunya.

Namun Ketua PWI Pusat Tarman Azam dalam sambutannya secara tegas membantah jika penghargaan yang ia berikan kepada Syahrial Oesman ini ada kepentingan lain dibaliknya.

“Penghargaan PWI bukan dibeli, penghargaan PWI bukan hasil berteran, tapi penghargaan PWI ini diberikan karena rasa hormat kepada Syahrial Oesman yang sangat santun dan berjasa besar terhadap dunia pers nasional, khususnya di Sumatera Selatan”, ujarnya berapi-api.

Tarman juga membeberkan tentang Bintang Mahaputera Utama yang diterima Syahrial Oesman beberapa waktu yang lalu. Menurutnya, Bintang MahaputeraUtama adalah penghargaan tertinggi kedua di republik ini. Saat ini baru ada dua orang Gubernur yang mendapat Bintang ini. “Satu Gubernur Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X dan satunya lagi Syahrial Oesman dari Sumsel”, ungkapnya.

Belum ada Gubernur dari Sumatera yang mendapat Bintang Mahaputera Utama selain pak Syahrial. Sedangkan pak Azwar Anas saja baru mendapat bintang tersebut setelah ia menjabat Menteri.

Sementara itu Gubernur Sumsel Syahrial Oesman yang menyampaikan sambutan di penghujung acara menyatakan rasa terima kasih dan hormatnya kepada keluarga besar PWI. Penghargaan ini, menurut Gubernur, merupakan beban yang harus ia emban.

“Setidaknya, penghargaan ini akan memotivasi saya untuk bekerja lebih keras lagi dari yang selama ini telah saya lakukan”, ungkapnya.

Syahrial juga menyinggung sukses Sriwijaya FC yang berhasil meraih gelar Double Winner. Menurutnya dari sepak bola ia banyak mendapatkan pelajaran bahwa yang menjadi penentu semua kemenangan hanyalah Allah.

“Bukan pelatih Rahmad darmawan yang hebat, tetapi Ketua Umumnya. Tapi setelah direnungi, juga bukan Ketua Umumnya yang hebat melainkan Allah yang maha hebat!”, tambah Syahrial menegaskan keyakinannya.

Iklan

4 comments on “PWI Ikutan Beri Penghargaan Kepada Syahrial

  1. PWI memberikan Penghargaan kepada Syahrial Oesman, sah2 saja.mengingat selama inipun Pemprop telah dapat menjalin kerjasama yang baik dalam mewujudkan independensi insan2 pers yang ada disumsel, selain itu juga yang paling menonjol adalah wujud perhatian,pembinaan serta diberikannya ruang gerak yang bebas dalam mengkritisi dan mengontrol yang bersipat Konstruktip dalam pembangunan yang ada disumsel.

  2. Kepada Yth,
    seluruh Simpatisan SO

    untuk diketahui bersama :

    1. Blog ini sengaja dibuat untuk Memprovokasi..dengan Tujuan Ahir adalah terjadinya perpecahan khususnya di tanah Sumatera Selatan ini,
    dan Indonesia pada umumnya.

    2. Banyak sekali komentar – komentar (99,999 % ) dari simpatisan SO yg telah dihapus..karena mereka takut akan bangkitnya kesadaran para anggota forum akan fakta yg sebenarnya.

    3. Tulisan yg mereka/admin sajikan adalah kampanye hitam dari kubu AN..dengan harapan dapat membentuk opini sesuai dengan yg mereka harapkan. tetapi kita / masyarakat lebih cerdas dari yg mereka duga..

    4. Karena ke_TIDAK MAMPU_an mereka untuk berdiskusi dengan cerdas dan berwawasan ahirnya para pendukung AN hanya bisa mencaci – memaki, serta memutar balikan persepsi..

    oleh karena itu, saya mengajak rekan – rekan semua :

    1. Mewaspadai bahaya laten yg ditimbulkan dari usaha provokasi blog ini

    2. kita tidak perlu lg berkomentar karena akan sia – sia ( dihapus ) dan biarkan mereka berpesta memuja – muji AN..biarkan mereka tenggelam dalam mimpi..iklaskan saja..karena kita telah berusaha untuk mengingatkan.

    3. Kita tidak perlu lg menanggapi ocehan pendukung AN yg keluar dari hati dan pikiran mereka yg busuk..mereka adalah BAU BUSUK KEHIDUPAN..!!!
    kalau kita terus menanggapi ocehan busuk mereka..maka akan kita rugi….!!rugi waktu, pikiran, energi..

    4. Kepada rekan – rekan semua..teruslah berprestasi..gapai tantangan kedepan dengan wawasan dan skiil yg nyata..

    Selamat Berkarya..Sukses Selalu
    Hormat saya,
    Wangga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s