ustadz amak umateddy 1

Memilih pemimpin hendaknya menteladani apa-apa yang pernah dilakukan oleh Rosululloh.  Pilihlah pemimpin yang terbaik. Jika sudah tahu bahwa kelakuannya buruk maka janganlah coba-coba untuk dipilih, sebab jika orang demikian yang dipilih, kita semua juga jadi ikut berdosa.

Hal ini sebagaimana diingatkan Ustadz Ahmad Umar Thoyib saat menyampaikan Tausiyahnya dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar DPD MKGR Sumsel bertempat di Lorong Sungai Jeruji, Jalan Slamet Riyadi, Pasar Kuto Palembang kemarin, yang dihadiri langsung Ketua MKGR Sumsel, H.Eddy Yusuf, SH,MM yang juga Bupati OKU.

Menurut ustad yang biasa dipanggil Ustadz Ama’ ini memilih pemimpin, sama dengan memilih imam, ia harus sudah jelas latar belakangnya. “Jika ia sukanya geleng-geleng (narkoba-red) maka kito jangan pilih, jika dipilih kito bedoso galo”, ujarnya.

Ustadz yang dikenal vokal ini menyarankan kepada seluruh warga untuk melakukan Sholat Istiqoroh dulu sebelum memutuskan memilih pemimpin pada Pilkada nanti. Tiga malam berturut-turut lakukanlah Sholat, nanti siapa pemimpin yang terbaik pasti akan kita dapatkan. “Tapi jika sudah tiga kali belum juga dapat siapa pemimpin yang mesti dipilih, silahkan tanyo samo aku, pasti aku beri tahu. Sebab kalau aku sudah melihat nian wujudnya”, ujar Ustadz tersebut.

Ustadz Amak juga menyinggung rencana Eddy Yusuf yang akan ikut dalam Pilkada Sumsel menjadi calon Wakil Gubernur mendampingi Alex Noerdin. Menurutnya, niat Eddy maju menjadi calon Wakil Gubernur merupakan niat yang sangat mulia. “Jika ia menginginkan jabatan, maka jabatan Bupati OKU sudah sangat cukup buat beliau. Tapi ia justru rela berkorban menjadi calon Wakil Gubernur karena ia ingin mengabdikan diri untuk Sumatera Selatan”, ujarnya disambut tepuk tangan yang riuh dari ribuan warga yang hadir.

Eddy Yusuf dalam sambutannya menegaskan jika kegiatan Maulid Nabi ini merupakan upaya untuk meneladani kepemimpinan Rosululloh. Dimasa Rosululloh pengkaderan seorang calon pemimpin sudah dilakukan dengan baik sehingga pemimpin yang dihasilkan sudah merupakan pemimpin terbaik.

Selain itu mengenai rencananya untuk tampil dalam Pilkada Sumsel mendatang, Eddy meyakini sepenuhnya jika Allah SWT-lah yang punya kehendak. “Kita cukup berusaha, dan berdoa”, ujarnya.

Acara Maulid Nabi MKGR Sumsel ini memang terbilang unik dan sangat menyentuh. Tempat acara dipilih di dalam rumah kayu yang besar di lantai atas. Antusiasme warga mengikuti acara tersebut sangat besar. Mereka rela berdesakan untuk bisa bertemu langsung dengan calon pemimpinnya.

Advertisements