KTP Jadi Tolok Ukur Sukses Eddy Santana


Seorang warga Perumnas Sako, Abi Pratama, beberapa hari lalu pergi ke kantor Camat Sako. Tujuannya adalah untuk membuat KTP. Ia mendengar berita jika saat ini Pemkot Palembang sedang memberikan pelayanan KTP gratis, untuk itu ia mencoba datang ke kantor camat untuk mengadu peruntungan : Mendapat KTP Gratis !

ktp

Namun ketika ia sampai di kantor tersebut Abi dihadapkan pada kenyataan rumitnya prosedur pembuatan KTP. Sedangkan info tentang adanya KTP Gratis ternyata tak ada sama sekali. Pembuatan KTP sama seperti masa-masa sebelumnya, sulit, rumit, mahal dan lama.

Ketika menemui seorang staf kecamatan Abi dibeberkan sederet aturan yang sangat banyak dan seperti tak masuk akal. Persyaratannya memang terkesan aneh dan banyak. Abi dengan sabar mencatanya satu persatu.

Untuk membuat KTP harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 1) Surat Pengantar dari RT.- 2) Membawa Photo Copy KK yang lama. -3)Photo Copy Surat Nikah. -4)Photo Copy Ijazah terakhir. -5)Photo Copy akte kelahiran atau Surat Kenal Lahir. -6)photo Copy PBB Tahun 2007. -7)Paspoto 2X3 sebanyak 2 lembar dengan latar warna biru untuk tahun genap dan warna merah untuk tahun ganjil.

Luar biasa! Ternyata membuat KTP saja syaratnya seperti mau melamar pekerjaan mesti pakai ijazah terakhir segala. Itupun belum termasuk biaya dan waktu pembuatan yang berlangsung bisa berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Karena kenyataan inilah akhirnya Abi kembali ke rumah. Ia kecewa dengan rumitnya proses pembuatan KTP yang diberlakukan Pemkot Palembang. Ia kesal.

Kekecewaan Abi berlenjut kepada penguasa Kota ini. Abi menilai Walikota adalah orang yang paling bertanggungjawab atas ruwetnya prosedur pembuatan KTP. Eddy Santana dianggap sebagai biang dari semua permasalahan yang tak pernah tuntas tersebut.

Tolok Ukur Eddy Santana

KTP adalah kebutuhan vital seorang warga negara. Untuk mempu mengejar hidup sejahtera, seseorang harus mempunyai penghasilan yang cukup. Untuk memperoleh penghasilan yang cukup, orang harus bekerja. Untuk mendapat pekerjaan, orang harus melamar. Untuk melamar pekerjaan syaratnya harus punya KTP.

Jadi intinya KTP adalah syarat utama terwujudnya masyarakat sejahtera. Jika orang tak punya KTP berarti ia tak bisa melamar pekerjaan. Jika tidak bisa melamar kerja berarti ia akan tetap menganggur. Jika menganggur berarti tak punya penghasilan. Dengan tak punya penghasilan maka tidak mungkin hidup bisa sejahtera.

Jika untuk mendapatkan KTP saja demikian sulit dan rumitnya maka dipastikan kesejahteraan yang digemborkan Edy Santana dengan istilah DAHSYAT ini hanyalah bohong belaka.

Jadi untuk mengukur sukses tidaknya Eddy Santana, atau seberapa besar Eddy Santana berpihak kepada rakyat, maka cukup kita lihat dari seberapa mudah warga kota ini memperoleh KTP sebagai haknya.

“Benar pak, jika masalah KTP saja Eddy Santana tidak pernah becus mengatasinya, maka jangan harap ia bisa memberikan kesejahteraan untuk warganya”, ungkap Sudarso warga kelurahan 8 Ulu.

Menurut Sudarso, kita tidak perlu mengukur Eddy Santana dengan ini itu, tapi cukuplah dengan KTP. Jika bisa memberikan KTP dengan mudah kepada warganya berarti ia dianggap mampu. “Apalagi jika ia bisa menggratiskannya”, tambahnya.

“Tapi jika KTP saja tidak bisa, maka lebih baik pilih saja yang lain selain Eddy santana”, ujar Sudarso menegaskan.

Iklan

15 comments on “KTP Jadi Tolok Ukur Sukses Eddy Santana

  1. Wah berita Pak Andang nih kenapa sih selalu berlebihan?

    Kemarin saya baru saja membuat KTP. Prosesnya tidak sulit kok dan hanya membutuuhkan waktu 3 hari itu pun karena saya menunda memberikan pasfoto saya. Masalah syarat2 yang harus dipenuhi dalam pembuatan KTP mah wajar kali Pak. KTP itu identitas resmi yang harus dipertanggungjawabkan. Kalo syarat2 wajibnya saja tidak dipenuhi ya wajar saja klo pembuatannya akan menjadi lebih sulit.

    Pak Andang mungkin sebagai wartawan Anda juga harus membahas dari sisi hak dan kewajiban. Hak kita sebagai warga adalah bisa mengurus KTP dengan gratis dan cepat tetapi kewajiban kita sebagai warga juga harus dijalankan yaitu bersedia menyediakan syarat2 yang dibutuhkan dan diharuskan. Adilkan?

  2. WAH, PAYAH ! CUPU ! KAYAK GINI PEMIMPIN PALEMBANG ?? BUAT KTP AJA SEPERTI NGELAMAR KERJA .
    MAKANYA PILIH YANG BARU, INSYA ALLAH KTP GRATIS .

    TIDAK MUNGKIN WARTAWAN INI NAK NGOLAKE, BUKTINYO BAE LA ADO . DIO WAWANCARA SAMO WARGA .
    INTINYO E, DAHSYAT=BOHONG !!

  3. WAH, PAYAH ! CUPU ! KAYAK GINI PEMIMPIN PALEMBANG ?? BUAT KTP AJA SEPERTI NGELAMAR KERJA .
    MAKANYA PILIH YANG BARU, INSYA ALLAH KTP GRATIS .

    TIDAK MUNGKIN WARTAWAN INI NAK NGOLAKE, BUKTINYO BAE LA ADO . DIO WAWANCARA SAMO WARGA .
    INTINYO E, DAHSYAT=BOHONG !!

  4. KEPADA PAK WALIKOTA Cq/ Dinas Tata Kota Plg.
    Bagaimana dengan IMB kami di Perum Citra Bukit Lestari terdiri dari 20 han rumah, hingga saat ini IMB kami belum keluar sudah hampir 2 tahun, padahal kami sudah setor uangnya.Bagaiman kinerja Pemerintah kota dalam memberikan pelayanan pada Masyarakat ?…………….
    jika sampai saatnya PILKADA KOTA NANTI IMB kami belum juga Keluar……diharamkan bagi kami untuk memilih Pak EDDY..Kami kecewa dengan Kinerjamu……………
    kami juga akan kampanye mendukung yang lain jika keluhan kami ini tidak direspon secepatnya dengan segera mengeluarkan IMB kami Warga Perumahan Citra Bukit Lestari.Bukit Baru Palembang. Trims.

  5. Buat KTP harus sesuai denga peraturan.
    Takutnya jika gampang membuatnya akan banyak yang ilegal.
    Walaupun gratis memang harus sesuai peraturan.
    Begitu bapak-bapak sekalian….

    Sukses palembang..

  6. Petugas puskesmas CEMBERUT tidak dapat JOB LAGI GARA BROBAT GRATIS DI PUSKESMAS

    Itu lah gara2 edy
    yg mau menang sendiri
    petugas puskesmas jadi cemberut

  7. Mas Sukri sebenarnya kamu itu ngerti ga sih definisi CUPU??

    Kau tu lah yang CUPU. Peraturan kok yo ga ngerti. Kau nak bikin KTP dimano bae di Indonesia ini aturannya sama kok. Syarat2nya sama. Makanya jadi orang jangan CUPU mas. Ikutin berita biar tau informasi. Orang bego belagak pintar kamu.

  8. memang mungkin saya cupu, tapi walaupun saya cupu, saya masih mau nanya nih sama oom Glon .
    katanya “gratis” ??
    kalo sama dengan daerah lain di indonesia, berarti sama aja bohong dongg ?
    sama aja ga gratis ?
    berarti, BOHONG !

  9. Nah kejingokan nian kan lolo alias bodohnya kamu…

    Yang sama dengan daerah lain itu persyaratannya yang seperti ini syarat-syarat sebagai berikut: 1) Surat Pengantar dari RT.- 2) Membawa Photo Copy KK yang lama. -3)Photo Copy Surat Nikah. -4)Photo Copy Ijazah terakhir. -5)Photo Copy akte kelahiran atau Surat Kenal Lahir. -6)photo Copy PBB Tahun 2007. -7)Paspoto 2X3 sebanyak 2 lembar dengan latar warna biru untuk tahun genap dan warna merah untuk tahun ganjil. Goblok….

    Yang beda itu kalo didaerah lain pake biaya, di sini ngga pake alias gratis.

    Kalo mikir tuh pake otak jangan pake mulut. Biar dak ketahuan gino kalo kau tuh lolo!!

  10. gak usah ngomongin org bodoh deh mas…
    kita perlu liat kenyataan aja.
    boro-boro gratis,di murahin juga gak.buat KTP emg perlu syarat2 tertentu yg seluruh indonesia sama tapi biayanya gak akan pernah sama dan sekarang fokus kita dipalembang.
    buat KTP mahal coooiii…
    berbelit-belit!!!
    jangan munafik deh,itu kenyataannya!!!

  11. pas mau pilkada koq baru serba gratis?
    PKL di baik2in..dulu digusur..
    aaah pst ada udang di balik batu nih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s