Belum Satu Bulan Turap Di Kuang Anyar Roboh


turap turap1turap2

turap3 turap4turap5

Proyek Turap penahan tebing di Desa Kuang Anyar Kecamatan Rambang Kuang Ogan Ilir yang menggunakan dana APBN 2007 senilai Rp.1,4 Milyar nampaknya hanya akan jadi sia-sia saja. Sebab belum genap satu bulan selesai dibangun, kini sudah roboh kembali. Diduga kuat ambruknya turap tersebut karena terjadi penyimpangan pada konstruksi turap tersebut.

Dari sekitar 50 meter panjang turap hampir 40 meter mengalami roboh. Berdasarkan investugasi Wartawan di lokasi ditemukan beberapa penyebab terjadinya petaka pada bangunan penahan tebing sungai Ogan tersebut. Penggunaan besi 24 Inc pada bagian turap yang roboh ternyata hanya berjumlah 16 batang saja untuk panjang 40 meter. Sedangkan pada bagian turap yang masih utuh sepanjang 10 meter didapati 28 batang besi 24.

Selain itu pemasangan tiang beton yang berjumlah 54 batang juga nampaknya tidak maksimal. Kedalaman tiang beton tersebut hanya berkisar 13 meter saja. Sedangkan kondisi tebing sungai sangat rentan longsor karena hantaman arus air yang cukup deras dan menikung.

turap6 turap7turap8

Koordinator proyek-proyek pengairan Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, Ir.Bistok Simanjuntak didampingi Pimpro Ir.Jamahir kepada Wartawan mengatakan bahwa proyek tersebut saat ini masih menjadi tanggung jawab kontraktor karena masih ada uang pemeliharaan 5 persen belum dibayar. Untuk itu pihaknya akan meminta kontraktor untuk memperbaikinya.

Menurut Taswin DP Koordinator NGO Mitra Kejati mengatakan jika proyek tersebut yang kondisinya roboh seperti itu tak mungkin bisa diperbaiki dengan baik hanya menggunakan sisa uang 5 persen.

“Kalau kondisi robohnya seperti itu sama saja harus dibangun dari awal lagi, sebab jika sekedar diperbaiki alakadarnya pasti tak akan bertahan lama.

“Jangankan untuk menahan tebih dari arus sungai, untuk menahan berat konstruksi turap saja tak akan kuat. Jadi keberadaan turap itu hanya sia-sia yang tak ada manfaatnya”, ungkap Taswin.

Menurut kesaksian seorang warga sekitar kepada wartawan, robohnya turap tersebut terjadi saat cuaca sedang baik dan cerah.

“Tak ada hujan tak ada panas tiba-tiba saja roboh”, ujar warga tersebut. Ketika ditanyakan apakah benar robohnya turap tersebut diakibatkan adanya Sleding arus sungai yang sangat kuat, warga tersebut juga membantahnya.

“Air sungai sedang tenah dan tiadak besar, tapi biasa-biasa saja. Tapi tiba-tiba turapnya roboh sendiri”, ujarnya.

turap9 turap10

Iklan

4 comments on “Belum Satu Bulan Turap Di Kuang Anyar Roboh

  1. dasr temuan tersebut sudah cukup kuat untuk diteruskan/dilaporkan ke pihak penyidik.
    Bismillahirrohmaanirrohiim “LSM” kamipun akan turut serta mendesak penyidik untuk mengusut Proyek tersebut.

  2. ayo kita usut bersama serta mendesak aparat penyidik untuk memeriksa indikasi korupsi pada proyek tersebut.

  3. Korupsi memang tidak bisa dibiarkan baik dipusat maupun didaerah………………………………………………….. bahkan bisa jadi lebih berbahaya daripada Terroris.
    Kapan kita mau hidup makmur kalau masih ada korupsi diantara kita.
    SETUJUUUUUU. BANTAI DAN MUSNAHKAN TERUS KORUPTOR DARI PERSADA BUMI IBU PERTIWI INI !.

  4. yah…namanya juga usaha, proyek diusahakan tetap berjalan tetapi yang lebih diusahakan adalah bagaimana rejeki tetap lancar…usaha-usaha-usaha..donk biar…??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s