Masih Adakah Orang Yang Mau Berdialog Tentang Narkoba dan Judi ?


Narkoba dan judi adalah dua penyakit masyarakat yang sudah tidak asing lagi keberadaanya dalam masyarakat kita. Bahkan akhir-akhir ini upaya-upaya pemberantasan dan pencegahannya nyaris mencapai titik jenuh yang memprihatinkan.

Timbulnya sikap apriori yang belakangan ini terjadi dalam hal pencegahan dan pemberantasan narkoba dan Judi adalah dikarenakan kedua masalah ini selalu saja terbetur dengan adanya oknum aparat sendiri yang terlibat. Sudah bukan rahasia lagi jika penyebaran Narkoba dan perkembangan judi di tanah air saat ini adalah karena peran oknum aparat kepolisian sendiri yang selalu berada dibalik kasus-kasus yang memprihatinkan ini.

Telah banyak oknum polisi yang tertangkap dengan kasus-kasus narkoba. Bahkan ada diantara mereka yang langsung merangkap bandarnya. Bahkan di Sumsel sendiri kejadian seperti itu bahaklah peristiwa baru. Setiap jaringan narkoba yang terbongkar, pasti di dalamnya ada beberapa oknum polisi yang ikut terlibat.

Namun pihak kepolisian sendiri selalu saja berkilah. Mereka selalu punya alasan untuk membela diri. Jeruk tak mungkin mesti makan jeruk pula.

Dalam rubrik SMS di beberapa surat kabar lokal kerap kali kita membaca SMS warga yang melaporkan adanya oknum polisi yang ikut melanggengkan kegiatan illegal seorang bandar narkoba. Namun upaya serius untuk menangani hal itu tidak nampak serius.

Pagi ini di Palembang ada sekelompok masyarakat yang mencoba menggelar dialog tentang Narkoba dan Judi. Mereka adalah kelompok Jurnalis Televisi yang menggelar dialog dengan Thema : Badai Narkoba dan Judi Menerpa Pejabat, Artis dan Anak-anak”.

Entah ini adalah kegiatan yang “kesiangan” atau bukan, tapi yang jelas masih ada orang yang mau membicarakan masalah ini. Kapolda, Kepala Pusat BNN dan artis Ulfa Dwiyanti akan hadir sebagai pembicara. Entah apa yang akan mereka bicarakan disana. Entah cara menangkap bandar narkoba atau cara cuek dengan urusan narkoba dengan membiarkan polisi menangkapi sesama polisi karena masalah narkoba.

Hasil dari Dialog tersebut pun belum jelas. Selama para bandar masih banyak, para polisi masih ikut terlibat dan belum ada orang Indonesia yang di hukum mati karena narkoba, maka selama itulah narkoba akan masih marak dan tambah banyak penggemarnya. Tak peduli ia pejabat, artis maupun anak-anak.

Iklan

One comment on “Masih Adakah Orang Yang Mau Berdialog Tentang Narkoba dan Judi ?

  1. ggjhgggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggiii mmmmmmmmmmmmmma

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s