Hapuskan Saja Jabatan Wakil Kepala Dinas Itu


Kemarin di DPRD Sumsel diadakan rapat membahas masalah rencana penerapan PP No.41 Tahun 2007 tentang perampingan jabatan di lingkungan pemerintahan daerah. Dalam rapat tersebut nampak seperti adanya kekhawatiran jika PP tersebut diterapkan maka akan ada sedikitnya 12 orang Wakil Kepala Dinas dan ratusan pejabat eselon III akan tersingkir, tak dapat jabatan lagi.

Padahal tujuan PP 41 tersebut sudah sangat jelas yaitu dalam rangka efisiensi keuangan dan penyederhanaan sistem pemerintahan yang ada selama ini.

Dengan perampingan jabatan maka akan terjadi pemangkasan anggaran dan penghematan keuangan yang tidak sedikit. Apalagi keberadaan jabatan Wakil Kepala Dinas selama ini terkesan sekedar jabatan yang mubazir, tak jelas manfaatnya.

Sesungguhnya, seorang kepala dinas saja sudah dianggap cukup untuk mengelola sebuah dinas / instansi. Pekerjaan yang selama ini dilaksanakan oleh seorang Wakil Kepala Dinas adalah pekerjaan internal dinas yang sesungguhnya cukup dipegang oleh seorang Kabag Tata Usaha saja, tak perlu ada wakil kepala dinas lagi.

Selain itu keberadaan jabatan wakil kepala dinas juga hanya akan banyak menghamburkan uang. Sebagai pejabat eselon II biasanya seorang wakil kepala dinas  memperoleh uang tunjangan jabatan yang nilainya cukup besar. Ia pun mendapatkan fasilitas Mobil Dinas mewah dengan sopir pribadi, serta tersedia dana taktis tersendiri.

Maka jika jabatan Wakil Kepala Dinas dihilangkan, akan cukup banyak menghemat anggaran yang mesti dikucurkan cuma-cuma tersebut.

Selama ini justru jabatan Wakil Kepala Dinas adalah sekedar jabatan untuk menampung orang-orang yang dekat dengan penguasa. Karena jabatan Kepala Dinas jumlahnya terbatas, maka jabatan Wakil kepala dinas jadilah dari pada menganggur dan dapat meja panjang.

Yang agak mengherankan adalah sikap dewan yang sepertinya bingung memikirkan nasib para wakil kepala dinas jika jabatan mereka dihapuskan.

“Mereka itu kan pegawai negeri, abdi masyarakat. Dapat jabatan atau tidak tak usah dipikirkan. Namun yang mesti jadi pemikiran utama adalahbagaimana menghemat anggaran negara dan memanfaatkannya untuk kepentingan rakyat”, ujar Syahbandar, warga kalidoni yang mengaku geram dengan sikap Fatimah Rais, anggota dewan yang berkali-kali berkata prihatin dengan nasib 12 wakil kepala dinas.

Mau ada jabatan atau tidak itu urusan mereka, yang penting aturan yang sangat baik itu mesti dilaksanakan. Jangan dihambat-hambat, tambah sumber tadi.

Nah kita tunggu saja, semoga para pejabat yang sudah sangat kenyang dengan uang dan fsilitas negara ini segera dibuang saja. Akan banyak persaingan yang terjadi untuk merebut jabatan Kepala Dinas. Jika Gubernur benar-benar mau mencari seorang pejabat yang bermutu dan baik, pasti ada. Tapi selama ini bukan itu yang dicari. Pejabat yang loyal, siap untuk dikorbankan dan punya dukungan massa, itulah yang dipilih. Benar kan?

 

Iklan

One comment on “Hapuskan Saja Jabatan Wakil Kepala Dinas Itu

  1. Kita sambut baik :Rencana penerapan PP No.41 Tahun 2007 tentang perampingan jabatan di lingkungan pemerintahan daerah.Khususnya di Prop Sumsel.
    Sekedar saran dan masukan :
    Konon beritanya, bahwa PU BM, PU CK dan PU Pengairan akan di Marger alias digabung jadi Satu, berarti gerbong Lokomotip ini akan ada Perubahan/Mutasi. tentu cara ini akan sangan efisien dan praktis alias tidak banyak memakan dana dan lobang2 bocor yang dapat menimbulkan Biang Korupsi, pola ini juga relatif bisa dipantau, karena dengan satu Komando induk. … jika aku boleh menyarankan kepada Bapak Gubernur Yth, agar dapat mencari Sosok Kepala Dinas PU yang Tangguh dan Teruji pola Kepemimpinannya
    Bagaimana jika Sosok Ir.Edy Hermanto,SH,MM…..?Menurutku beliau ini sangat Cocok karena beliau ini bisa mengikuti Pola Kepemimpina Pak Gubernur yang cepat Tanggap dan Gerak cepat menangkap apa maunya Pak Gubernur, selain itu sosk Ir.Edy Hermanto,SH,MM orang yang lincah dan penuh kreasi dan bisa mengatasi masalah tanpa masalah, cara ini sangat penting era kini, artinya beliau ini dapat membaca bahasa2 yang terjadi.
    Untuk Cs seperjuangan Pak Gubernur “Ir.Darna Dachlan. sudah sepantasnya jadi Asisten menggantikan Pak Budi Rahardjo, pak budinya sendiri kemana ?…….kita serahkan terserahkan ke pak Gub.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s