Pilkada Kota Pagaralam Sangat Berpotensi Timbulkan Konflik


Hari ini, selasa 5 februari 2008, seluruh warga di kota Pagaralam berduyun-duyun mendatangi tempat-tempat pemungutan suara untuk memilih figur Walikota dan wakil walikotanya yang baru.  Ada empat pasang calon walikota yang akan bertarung, dan salah satunya adalah Djazuli Kuris, yang kini masih menjabat walikota yang ingin melanjutkannya kembali.

Pilkada kota Pagaralam banyak diprediksi akan menjadi awal timbulnya kekisruhan di kota yang terletak di kaki gunung dempo ini. Sejak awal tanda-tanda akan kemungkinan ini sudah sangat jelas. Bahkan satu hari sebelum hari H, kubu Budiarto masih melakukan demo di Mapolres Pagaralam yang menuntut agar kepolisian menindaklanjuti adanya kecurangan indikasi politik uang yang dilakukan kubu Djazuli Kuris.

“Siapapun yang jadi pemenang pasti sangat berpotensi untuk rusuh”, ujar seorang pengamat politik di Palembang.

Dua kekuatan besar, yaitu kubu Djazuli dan kubu Budiarto, sama-sama melakukan upaya provokasi terhadap pendukungnya.  Apalagi KPU Pagaralam dan Panwaslunya pun tidak bisa tegas dan terkesan memihak ke salah satu calon.

“Makanya kita tunggu saja apa yang akan terjadi selanjutnya dengan kota Pagaralam”, ujar sumber tadi.

Kemungkinan timbulnya konflik pasca pilkada kota Pagaralam juga disikapi serius oleh Polda Sumsel. Untuk mengamankan kota dengan 35 kelurahan ini Polda Sumsel menurunkan pasukan dengan jumlah banyak.

“Kita menurunkan anggota dari Polda, juga dari Polres Lahat dan Muara Enim selain satu SSK Brimob yang kita tarik dari Lubuk Linggau”, ujar Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol.Marsudhi Hanafi.

Kita berharap kasus rusuh yang terjadi pasca pilkada seperti yang terjadi di daerah lain, tidak terjadi disini. Pagaralam yang baru mau bersolek hendaknya tidak hancur menjadi puing-puing hanya karena ambisi orang yang ingin jadi walikota> Rakyat Pagaralam harus menyadari itu. Selamat berdemokrasi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s