Para Duta Besar dari Benua Amerika Berkumpul di Palembang


Dubes Benua Amerika            Syahrial Oesman

para dubes            cindera mata

Satu langkah maju dilakukan pemerintah propinsi Sumatera Selatan dalam rangka memperkenalkan propinsi ini ke dunia internasional. Harapannya adalah agar negara-negara luar mengetahui akan besarnya potensi Sumatera Selatan sehingga mereka tertarik untuk berinvestasi di propinsi ke 5 terkaya di Indonesia.

Gagasan ini dimotori oleh Kementrian Departemen Luar Negeri RI bekerja sama dengan pemerintah propinsi Sumatera Selatan. Puluhan Duta Besar dari negara-negara di Benua Amerika  diundang untuk hadir di Palembang guna melihat dari dekat apa dan bagaimana potensi yang dimiliki Sumsel yang sesungguhnya.

Para Duta besar mengaku sudah lama mengenal nama propinsi Sumatera Selatan. Namun lebih jauhnya mereka belum mengetahui lebih banyak. Selama ini mereka hanya tahu jika Sumsel adalah salah satu propinsi di Indonesia yang berada di pulau Sumatera.

“Sekarang saya sudah tahu jika Sumatera Selatan adalah sebuah propinsi yang memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, memiliki jaminan kepastian hukum serta sangat kondusif untuk berinvestasi”, ujar Mr.Sean Atase Perdagangan Amerika di Medan dalam bahasa Indonesia yang terbata-bata yang ikut dalam rombongan.

Hal senada juga diungkapkan Duta Besar dari Peru, Meksiko, Equador dan yang lainnya.

Acara yang dinamai “Seminar  Peluang dan Potensi Ekonomi, perdagangan, investasi dan Pariwisata Kawasan Amerika dan Erofa ini berlangsung sangat menarik di Hotel Aston Palembang kemarin. Dalam acara itu juga hadir para pakar ekonomi dan para pejabat serta orang-orang yang berkompeten.

para dubes 1       menari

Disambut baik

Kehadiran beberapa Duta Besar Negara-negara dari benua Amerika dan Erofa di Palembang sangat dinilai positif oleh beberapa tokoh masyarakat Sumsel. Apalagi jika dikaitkan dengan kegiatan Visit Musi 2008 yang telah dicanangkan sejal 5 Januari lalu.

Selain itu dengan datangnya para dubes ke Sumsel merupakan suatu inovasi baru dalam rangka mempromosikan daerah ke dunia internasional.

“Ini adalah inovasi baru yang sangat baik. Dahulu kita terbiasa yang jalan-jalan ke luar negeri untuk mencari investor, namun hasilnya tidak memuaskan. Sekarang kita harus merubahnya dengan cara mendatangkan mereka ke Sumatera Selatan untuk melihat langsung dari dekat”, ujar Mulyadi, seorang pengusaha di Palembang.

Dengan mereka datang langsung maka mereka akan melihat sendiri bagaimana Sumsel yang sesungguhnya. Mereka bisa melihat potensi ekonominya, keramahtamahan penduduknya, budaya dan kemudahan yang diberikan pemerintah daerah untuk berinvestasi. Mereka bisa menepis keragu-raguan selama ini setelah melihat langsung betapa kondusifnya propinsi ini.

“Jika kita yang mempromosikan ke luar negeri, disamping akan menghambur-hamburkan biaya besar, juga hasilnya tidak akan efektif. Mereka hanya menganggap kita cuma berpromosi, yang hanya menceritakan kebaikan-kebaikannya saja. Dibalik itu mereka tetap masih ragu-ragu”, ujar pengusaha yang menjalankan bisnisnya hingga ke mancanegara ini.

Untuk itu langkah positif yang dilakukan pemprop Sumsel ini sangat patut didukung. Dan kedepan kita berharap pemprop Sumsel kembali mengundang para duta besar lainnya dan sekalian dengan para pengusahanya.

para undangan       menari 1

Ramah tamah bersama Gubernur

Setelah seharian mengikuti kegiatan Seminar, malam harinya para duta besar tersebut dijamu santap malam oleh Gubernur Sumsel, Ir.Syahrial Oesman di Griya Agung palembang. Acara yang berlangsung akrab ini demikian berkesan bagi para dubes yang larut menyaksikan suguhan berbagai tarian tradisional Sumatera Selatan. Bahkan mereka ikut menari diatas panggung.

“Saya sangat terkesan”, ujar Dubes Meksiko yang berjanggut lebat dan berkepala botak saat diminta komentarnya oleh wartawan.

Gubernur Syahrial Oesman dalam sambutannya menilai jika kedatangan para dubes asal benua Amerika ini sangat baik terutama bagi pembangunan Sumatera Selatan. Selanjutnya diharapkan para duta besar ini bisa menyampaikan apa yang telah dilihat dan diketahuinya tentang Sumsel kepada negaranya, sehingga mereka tertarik untuk berinvestasi disini. Syahrial juga mengharap pihak Deplu akan meneruskan kegiatan seperti ini untuk mempromosikan Sumsel.

dewa       dsc00552.jpg

Iklan

5 comments on “Para Duta Besar dari Benua Amerika Berkumpul di Palembang

  1. Palembang dan Sumsel sudah sangat berkembang dibawah kepemimpinan Syahrial Oesman dan Edi Santana tetapi untuk program visit Musi 2008, pembangunan perlu dipercepat selain itu, birokrasi buruk karena oknum busuk perlu diberantas. Mohon pak Gubernur dan Walikota jangan hanya mengandalkan laporan bawahan tetapi selidiki langsung secara tersembunyi. rakyat tidak tahu harus melapor kemana dan terus dipersulit. Saya dukung bapak berdua tetapi tolong transparansi dan kinerja departemen pemerintahan terus diperbaiki. contoh di departemen Imigrasi di Jakabaring, untuk membuat paspor dikenakan biaya 450 ribu padahal biaya resmi hanya sekitar 250an. proses pembutan KTP di kecamatan pun selalu dikenakan tarif 25 ribu. kemajuan yang ada jangansampai dikotori dan dihambat oleh kebusukan oknum aparat. maju terus bapak berdua dan jaya Sumsel kebanggaanku

  2. Event ini sangat bagus untuk menarik investor dari luar negeri untuk investasi di Sumsel…selama ini investasi hanya terfokus di Jakarta dan Batam sehingga terjadi ketimpangan pertumbuhan ekonomi…

    Memang saya akui Sumsel dibanding 5 Tahun yang lalu sudah banyak mengalami perubahan, baik dibidang pemerintahan maupun dibidang sosial masyarakat…

    Akan tetapi Visit Musi Year 2008, seperti tidak terdengar di pulau jawa….Saya saat ini sedang menyelesaikan pendidikan di Jawa….namun Dengungan Visit Musi Year 2008, seolah tak bergeming…..

    Apakah sosialisasi kurang….atau masalah lain saya kurang paham…yang penting Visit Musi 2008 bukan hanya event yang menghamburkan uang, tapi memberi manfaat bagi perkembangan Sumsel sendiri…dan kabupaten/kota dibawahnya…

    Keputusan penganggaran APBD 20 % dibidang pendidikan sudah tepat….memang pendidikan merupakan tulang punggung berkembangnya suatu bangsa…semiga ini juga diikuti oleh Kabupaten/kota dibawahnya…

    Anggota DPRD yang terhormat yang harus andil dalam kebijakan yang diambil pemerintah sekaligus sebagai monitoring yang harus selalu pro rakyat…jangan hanya datang, dengar, duit….

    Begitu pula masyarakat Sumsel harus mendukung kebijakan yang diambil pemerintah..bukan malah demo yang benar atau bahkan bertindak anarkis…Alhamdulillah di Sumsel sepertinya jarang terjadi….

    Namun masyarakat juga sebagai controling bagi pemerintah, terutama mahasiswa…..

    Semoga Sumsel depan dipimpin oleh orang yang memang benar-benar pro rakyat & berkepentingan untuk memajukan Sumsel…bukan malah yang menghisap Sumsel demi kepentingan pribadi dan golongan….

    Saya pikir masyarakat Sumsel sudah cukup dewasa untuk berdemokrasi tanpa terpengaruh janji-janji yang belum tentu dipenuhi….

  3. Sinyalemen yang diberikan iCW tentang Korupsi di Sumsel,sebagaimana dilansir SUMSEL NEWS ONLINE ternyata tidak meng-ada2. Karena secara kasat mata,kita melihat banyaknnya para pejabat di Sumsel,yang jika dikalkulasi dengan income normal ,masing2 pejabat memiliki aset yang jauh diatas income formal tsb. Hal ini menunnjukkan adanya indikasi,”penghasilan gelap” sementara oknum2 perjabat di Sumsel.
    Apakah hal ini bisa menjadi “input” bagi KPK yang saat ini tengah naik daun dalam memberantas korupsi ditanahair.Kita tunggu saja perkembangannya. Bahkan menurut Johnny Bangsawan,Ketua PUSAT KAJIAN PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA,agar setiap anggota masyarakat jangan segan2 melaporkan ke kPK jika terdapat/diketahui dan/atau ,mengetahui adanya :tindak pidana korupsi”. Bila perlu.tembuskan ke kami Pusat Kajian Pemberantasan Korupsi di Indonesia,dengan e-mail : p-kpk@yahoo.com. Semuanya akan ditindak lanjuti.Dan tentu saja,jangan lupa tembuskan atau publikasikan langsung melalui SUMSEL NEWS ONLINE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s