PNS Jadi Tim Sukses


Netralitas PNS dalam Pilkada sebagaimana digariskan aturan yang ada nampaknya hanya jadi sekedar slogan semata. Bagaimana tidak, kenyataannya yang kita lihat sehari-hari adalah mereka selalu disibukkan dengan kegiatan politik untuk menggoalkan jagoannya.

Seorang calon kepala daerah yang saat ini masih menjabat (encumbent) memang memiliki kelebihan tersebdiri dibanding calon lainnya untuk memperoleh kemenangan dalam Pilkada. Infrastruktur pemerintahan yang ia kuasai selalu saja dijadikan mesin politik untuk meraih dukungan.

Di lingkungan pemerintah propinsi Sumatera Selatan pun nampaknya tak lepas dari hal tersebut. Semua unsur dalam jaringan pemerintah disini secara langsung maupun tidak langsung dilibatkan untuk memenangkan Syahrial Oesman dalam Pilkada 2008 mendatang. Mereka yang merupakan PNS ini tak bisa dipisahkan dari perjuangan politik Syahrial.

Para kepala Dinas dan kepala biro yang ada di lingkungan pemprop Sumsel telah diatur pembagiannya untuk menunjang perolehan suara Syahrial pada Pilkada mendatang. Setiap Dinas sudah diset berdasarkan latar belakang masing-masing. Makanya para kepala dinas dan biro disini telah mengadopsi dari kelompok-kelompok masyarakat yang ada di sumsel. Setiap suku dan asal daerah semua terwakili.

Selain itu untuk bergerak meraih dukungan, para kepala dinas merupakan tenaga inti yang dijadikan sebagai koordinator pemenangan di setiap kabupaten. Misalnya saja Mulyanto yang kini menjadi kepala BKD Sumsel ditugasi menjadi koordinator wilayah Musi Rawas dan Lubuk Linggau. Rahman Zet yang saat ini menjabat Kepala Dinas Pariwisata bertanggung jawab untuk memanangkan wilayah Palembang untuk Syahrial pada Pilkada mendatang. Begitu pun kepala dinas dan kepala biro yang lainnya telah punya kaplingan masing-masing

Edy Santana, Walikota Palembang saat ini juga melakukan hal yang sama. Semua kepala Dinas sudah mendapat tugas masing-masing dalam rangka mengejar kemenangan dalam Pilkada Kota Palembang bulan Juni mendatang. Abu Bakar, Kepala Bapedalda Kota, adalah salah satunya yang menjadi ketua Tim Sukses Edy. Selain itu para camat dan lurahpun secara otomatis memiliki tanggung jawab untuk memenangkan daerahnya masing-masing.

Yang terbilang lebih kelewatan lagi adalah para kepala Dinas di pemkab Banyuasin. Mereka sudah ditugasi untuk memenangkan Alex Noerdin di setiap kabupaten di Sumsel. Artinya mereka bergerak bukan diwilayah tugasnya lagi sebagai seorang kepala dinas di kabupaten Muba.

Dalam Tim sukses Sarimuda yang akan mencalonkan menjadi Walikota Palembang pun tak lepas dari orang-orang PNS. Salah satunya adalah Husin Ali, karyawan TVRI Sumsel yang kerap muncul di layar TV saat membawakan Berita. Dalam Tim Sukses Sarimuda Husin dipercaya sebagai pemegang bidang media.

“Kalau urusan Wartawan ya silahkan hubungi Husin dari TVRI”, ujar Sarimuda suatu saat ketika ditemui Wartawan.

Jika seorang PNS mendukung atasannya, ini memang masih agak wajar. Namun jika seorang PNS mendukung pihak lain, ini agak aneh. Ini biasanya dilatar belakangi karena keinginan yang bersangkutan memperoleh sebuah posisi yang lebih baik saat jagonya menang nanti. Hal seperti ini sudah banyak terjadi. Resikonya, jika jagoannya kalah maka ia pun harus siap terkucil dan tak akan mendapat jabatan apa-apa.

Nah jika sudah demikian, dimanakah netralitas seorang PNS itu adanya?

salah gambar

Iklan

4 comments on “PNS Jadi Tim Sukses

  1. Program Visit Musi 2008 yang akan di-louching bulan depan nampaknya tak banyak menjanjikan keuntungan apa-apa bagi masyarakat Palembang, khususnya bagi kalangan dunia usaha lokal. Sebab pihak pemerintah setempat nampaknya tidak sungguh-sungguh beritikad untuk melibatkan mereka dalam ajang tersebut. karena souvenir juga dibeli dari china, bukan palembang!!!

    NAH, BAGAIMANA MENURUT ANDA….???
    Jadi, cuma satu jawabannya……!!!

    kita cari pemimpin BARU dengan BUKTI yg sudah ada selama ini….!!!
    BEROBAT GRATIS….?NYATA UTK RAKYAT…!!!
    SEKOLAH GRATIS….?MEMBUAT WARGA KITA PINTER…!!!LEMAK KAN KALO…..
    terbukti dalam karya, 5tahun GRATIS SEKOLAH!!!
    Siapo pencetusnyo….?! ALEX NOERDIN BE,,,

    COBLOS YAAA…..

    SUMSEL PASTI MAKMURRRR….

    HIDUP…..

    ALEX NOERDIN…..

  2. anda, yang nulis, bicara tentang netralitas pns?
    anda sendiri bagaimana?

    sebagai wartawan (entah gadungan apa nggak?), apakah anda sudah cukup netral dalam menulis?

    bepe, capedeh!!!

  3. Tapi dikoran kok ada orang yang berobat di MUBA ternyata lari ke Mohammad Husein palembang.
    Itu gimana ceritanya yah..

  4. Petugas puskesmas CEMBERUT tidak dapat JOB LAGI GARA BROBAT GRATIS DI PUSKESMAS

    Itu lah gara2 edy
    yg mau menang sendiri
    petugas puskesmas jadi cemberut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s