Kawanan Polisi Jadi Perampok


Tak Mudah Membedakan Polisi Dengan Perampok

polisi      polsek sako

Lima orang anggota polisi dari Polsek Sako, Palembang terpaksa harus menginap di ruang tahanan karena diduga telah melakukan perampokan terhadap pasangan suami isteri, Suryadi (30) dan Suryani (30) rabu malam lalu.

Kejadian yang mencoreng citra polisi ini dilakukan oleh Bripka Asnawi, Briptu Zahri, Briptu Agung, Briptu Kholik dan Brigadir Armedi di kawasan seberang ulu.

Menurut pengakuan Suryadi, malam itu ia dan isterinya bermaksud menemui temannya di kawasan Lorong Kencana 7 Ulu untuk menjual ponsel, tetapi yang bersangkutan tidak ada di rumah. Setelah itu merekapun kembali meninggalkan rumah temannya itu. Sekitar 50 meter sepeda motornya melaju, tiba-tiba dicegat oleh dua orang dengan mengendarai sepeda motor dan mengaku anggota polisi. Polisi tersebut mengatakan bahwa sepeda motor suryadi adalah bodong, alias tidak memiliki surat-surat resmi. Setelah itu datanglah sebuah mobil kijang BG2234LP yang dari dalamnya turun 3 orang pria berseragam polisi. Mereka memaksa pasangan suami isteri ini untuk naik dan sekaligus dengan sepeda motornya.

Tak cukup disitu, Suryadi dan Suryuani justru diperlakukan seperti penjahat. Tangannya diborgol dan mulutnya dilakban. Selanjutnya mereka dibawa keliling-keliling kota palembang hingga pada pukul 23.00 WIB mereka di lepaskan di daerah Musi II. Kawanan polisi ini juga merampas ponsel dan uang Rp.7 juta dari tangan korban.

Korban yang sempat shok langsung mendatangi Polsek SU 1 untuk melaporkan peristiwa yang telah menimpanya semalam itu.

Poltabes Palembang dan Polsek SU1 yang mendapat laporan langsung bergerak. Dengan mengecek plat nomor mobil akhirnya diketahui bahwa mobil tersebut milik Zahri, anggota Polsek Sako. Tak terlalu sulit akhirnya kelima kawanan polisi ini berhasil diringkus polisi lainnya.

Pembelaan Korps

Bukan polisi jika saja ia tidak bisa merekayasa suatu kasus menjadi kasus yang sebaliknya. Demikian juga dengan kasus perampokan ini. Kapoltabes Palembang, Kombes Zainul Arifin justru menyatakan bahwa kelima anggotanya itu bukanlah merampok, melainkan sedang bertugas. Mereka sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan peredaran shabu-shabu yang melibatkan Suryadi Suryani.

Bahkan Zainul menuduh jika pasangan suami isteri ini menawarkan damai dan memberikan sejumlah uang, namun ditolak.

“Laporan itu tidak benar. Dan uang Rp.4,8 Juta dan ponsel milik korban tersebut kini sudah diamankan”, ujar perwira polisi ini.

Sementara itu kondisi Suryadi dan Suryani nampak sangat ketakutan dan shok atas kejadian ini. Apalagi saat ini ia telah diintimidasi oleh para penegak hukum ini.

Wartawan sendiri sangat sulit untuk mengorek keretangan lebih jauh tentang kasus ini karena pihak penyidik berupaya untuk menutupinya.

Sementara itu seorang warga Palembang, M.Zaidin, SH mengaku sangat prihatin dengan kejadian yang mencoreng citra korps baju coklat ini. Walaupun pihak Poltabes berupaya untuk membela anak buahnya, namun dari kasus tersebut semuanya sudah sangat jelas bahwa ini murni perampokan.

“Korban adalah Warga jalan Kolonel Burlian, dan saat kejadian ia sedang berada di seberang ulu. Keduaa tempat ini sama sekali tak ada kaitannya dengan wilayah tugas kelima oknum polisi ini yaitu Polsek Sako”, ujar warga tersebut. Mau ngapain mereka menangkap kendaraan orang diwilayah lain kalau bukan tujuan merampok.

Jika memang mau menangkap pelaku kejahatan, tidak mungkin mereka menangkap dengan dalih surat-surat motor. Apalagi diborgol dan dibekap mulutnya dengan lakban serta sampai dibuang di kawasan Musi II.

“Ini kan tindakan-tindakan yang biasa dilakukan oleh kawanan penjahat, bukan kebiasaan kawanan polisi”, ujar Zaidin.

Namun Zaidin sendiri mengaku sangat pesimis jika kasus ini akan didiungkap secara tuntas. “Pasti bakal selesai begitu saja. Korban diintimidasi dan pelaku bebas. Kebenaran akan dikalahkan oleh kebohongan dan kekuasaan”, ujarnya.

Luar biasa!

Iklan

One comment on “Kawanan Polisi Jadi Perampok

  1. kita cari pemimpin BARU dengan BUKTI yg sudah ada selama ini….!!!
    BEROBAT GRATIS….?NYATA UTK RAKYAT…!!!
    SEKOLAH GRATIS….?MEMBUAT WARGA KITA PINTER…!!!LEMAK KAN KALO…..
    terbukti dalam karya, 5tahun GRATIS SEKOLAH!!!
    Siapo pencetusnyo….?! ALEX NOERDIN BE,,,

    COBLOS YAAA…..

    SUMSEL PASTI MAKMURRRR….

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s