Syahrial Oesman Bisa Bercermin Pada Kekalahan Hudarni Rani di Babel


Dalam pemilihan secara langsung oleh rakyat, banyak faktor yang menjadi kunci penentu kemenangan seorang calon kepala daerah. Bahkan seorang yang sedang berkuasa pun ternyata tidak bisa dijamin akan mampu menarik simpati massa di hari penentuannya nanti. Rakyat sekarang sudah pintar dan punya pilihan sendiri yang akhirnya tidak ada seorang pun yang tahu, keputusan apa yang dia pilih saat berada dalam bilik suara.

baliho-hudarni.jpgeko-maulana.jpg

Pemilihan Gubernur Bangka Belitung yang dilangsungkan tahun lalu harus menjadi pelajaran berharga bagi siapapun yang berniat untuk tampil dalam pencalonan Gubernur, jika tak mau menuai kekalahan dan menghitung kerugian kelak.

Saat itu Gubernur Babel yang berkuasa, H.Hudarni Rani kembali berniat untuk kembali tampil menjadi Gubernur untuk periode yang kedua. Beberapa pesaing muncul dan mereka adalah orang-orang dengan potensi dan peta kekuatan masing-masing. Ada 5 pasang calon Gubernur yang ikut bertarung saat itu. Selain Hudarni, disebut-sebut nama Eko Maulana, mantan Bupati Bangka dan “Acong” mantan Bupati Belitung yang keturunan Tionghoa.

Kekuatan Eko Maulana tak bisa diabaikan begitu saja. Ia adalah seorang Bupati 2 periode yang dianggap berhasil memimpin Bangka. Ia juga putra asli Bangka yang banyak pendukung fanatik.

Selain itu, “Ahong” Bupati Belitung yang ikut mencalonkan diri juga bukan lawan sembarangan. Untuk propinsi Bangka Belitung, warga keturunan Tionghoa jumlahnya sangat banyak. Hampir sepertiga warganya adalah keturunan tionghoa. Sebagai Bupati Keturunan Tionghoa pertama di Indonesia, ia juga dianggap berhasil memimpin Belitung.

Hudarni Rani nampaknya sadar betul akan kekuatan kedua lawan terberatnya itu. Maka iapun menerapkan berbagai trik untuk mengungguli kedua saingan terberatnya itu.

Sebagai Gubernur yang masih berkuasa, ia bisa melakukan apa saja untuk mendukung kepentingannya. Ia menggunakan jalur pemerintahan yang ia awaki untuk menggalang kekuatan. Para Kepala Dinas, Kepala Biro, Kabag dan pejabat setingkatnya dijadikan tim sukses yang berada di ring satu, langsung dibawah komando Gubernur Hudarni. Ia juga memanfaatkan setiap waktunya untuk melakukan kunjungan-kunjungan langsung ke masyarakat. Ia bisa menggunakan anggaran APBD untuk menyenangkan hati rakyat. Proyek-proyek atas permintaan masyarakat bisa langsung ia wujudkan. Bantuan-bantuan juga ia kucurkan untuk berbagai organisasi, pesantren, sekolah, dan membangun berbagai fasilitas ibadah.

Tiada hari tanpa kunjungan, itulah mungkin yang pantas menjadi motto Hudarni dan Timnya saat itu. Bermacam-macam gambar, kalender, poster, spanduk ia cetak langsung di Jakarta lalu ia sebarkan ke seantero propinsi kepulauan tersebut. Bahkan dalam koran lokal, iapun banyak tampil sebagai model rubrik advertorial.

Ketika menjelang detik-detik pemilihan, Hudarni Rani dan Timnya demikian optimis atas hasil kerja kerasnya selama ini. Ia yakin bakal memenangkan pemilihan ini. Ia yakin rakyat Babel akan berterima kasih kepada dengan cara mencoblos gambarnya saat berada dalam TPS tersebut.

Namun sayang. Ternyata apa yang tergambar dalam Benak Hudarni harus berbeda dengan kenyataannya di lapangan. Hudarni kalah, rakyat tak memilihnya. Justru yang jadi pemenang adalah Eko Maulana Ali, mantan Bupati Bangka itu.

Padahal tak banyak yang dilakukan Eko Maulana untuk mendapat kemenangan itu. Dibandingkan Hudarni, usaha Eko Maulana memang sangat tidak seberapa. Tak banyak kunjungan dilakukan sang Kolonel Angkatan laut itu. Ia juga tak banyak menghamburkan uang untuk bagi-bagi bantuan. Ia tak menghabiskan waktunya dengan kunjungan terus-terusan. Ia cuma berbuat semampunya, berdoa dan rakyatlah yang menjadi penentunya.

Bahkan ketika ia menerima perlakuan “Kejam” Hudarni pun, Eko Maulana tak bisa berbuat apa-apa selain menerima. Waktu itu Eko dan keluarga harus terusir dari rumah dinas Bupati yang ia tempati beberapa hari menjelang pemilihan. Hudarni tak memberi waktu lagi kepada Eko untuk segera keluar dari Rumah Dinas itu pada saat itu juga.

Namun, inilah demokrasi, rakyat justru lebih bersimpati kepada Eko Maulana. Mungkin karena dianggap sebagai orang lemah dan terdzalimi, Eko Maulana adalah magnet yang mampu menarik simpati warga Babel. Merekapun berduyun-duyun mencoblos gambarnya ketika berada dalam bilik suara TPS. Hasilnya, Eko Maulana menang.

Barangkali ini bisa dijadikan cermin bagi siapapun, termasuk Syahrial Oesman jika telah menyatakan diri untuk ikut pencalonan. Maaf bukan berarti kami menyamakan Syahrial sebagai Hudarni atau Eko Maulana sebagai Alex Noerdin. Tidak sama sekali. Sumsel jelas beda dengan Babel. Tapi tak ada salahnya jika kita mau bercermin, agar tak menyesal kelak.

Iklan

20 comments on “Syahrial Oesman Bisa Bercermin Pada Kekalahan Hudarni Rani di Babel

  1. Kalau melihat posisi Pak Syahrial saat ini, saya yakin beda banget pola Pak Syahrial dengan Pak Hudarni. Kebetulan saat itu saya ikuti Pilkada di Babel. Pak Eko memang benar – benar orang yang sangat berpengaruh di Babel. Masyarakat sangat cinta beliau. Sejak awal menjadi bupati, beliau sangat perhatian dengan masyarakat. Yang membuat saya kagum, adanya kesamaan sikap pak Syahrial dengan Pak Eko. Saya punya teman yang waktu itu masuh kuliah di Palembang. Saat Pak Syahrial menjadi calon Bupati OKU, mereka memiliki tim yang ikut berjuang mensukseskan beliau. Sampai sekarang Pak syahrial tetap memperhatikan tim ini walaupun mereka semua sudah punya pekerjaan. Tiap lebaran, Pak Syahrial masih memberikan sesuatu untuk mereka menghadapi lebaran. Kalau teman saya bilang, bukan bentuk pemberiannya yang membikin mereka haru. tapi rasa ingatnya itu yang bikin mereka siap berjuang membantu Pak Syahrial dalam memimpin Sumatera Selatan. Mudah – mudahan Pak Syahrial bisa melanjutkan kepemimpinan di Sumsel.

  2. Padahal tak banyak yang dilakukan Eko Maulana untuk mendapat kemenangan itu. Dibandingkan Hudarni, usaha Eko Maulana memang sangat tidak seberapa. Tak banyak kunjungan dilakukan sang Kolonel Angkatan laut itu. Ia juga tak banyak menghamburkan uang untuk bagi-bagi bantuan. Ia tak menghabiskan waktunya dengan kunjungan terus-terusan. Ia cuma berbuat semampunya, berdoa dan rakyatlah yang menjadi penentunya.

    Bahkan ketika ia menerima perlakuan “Kejam” Hudarni pun, Eko Maulana tak bisa berbuat apa-apa selain menerima. Waktu itu Eko dan keluarga harus terusir dari rumah dinas Bupati yang ia tempati beberapa hari menjelang pemilihan. Hudarni tak memberi waktu lagi kepada Eko untuk segera keluar dari Rumah Dinas itu pada saat itu juga.

    Namun, inilah demokrasi, rakyat justru lebih bersimpati kepada Eko Maulana. Mungkin karena dianggap sebagai orang lemah dan terdzalimi, Eko Maulana adalah magnet yang mampu menarik simpati warga Babel. Merekapun berduyun-duyun mencoblos gambarnya ketika berada dalam bilik suara TPS. Hasilnya, Eko Maulana menang.

  3. ada bagusnya pak syahrial lebih sering berkunjung kesemua lokasi di sumsel untuk melaksanakan misi pilkada sekaligus juga MEMPERBANYAK NGENTOT DIMANA-MANA SEPERTI YANG DILAKUKAN PAK SYAHARIAL DI JAKARTA ..HHE…HE…., ntar saya kirim foto bapak sedang ngentot ya……………………………

  4. Pak Ahmadi,

    Kacau iih bahasa nya, jangan gitu deh, walaupun seandai nya Pak Syahrial suka main perempi.

    Hens , Jakarta

  5. pacak samo nian, ooo…?
    kalo cak itu harus samo dgn pengalaman BABEL….!!!

    BACO BE…

    Program Visit Musi 2008 yang akan di-louching bulan depan nampaknya tak banyak menjanjikan keuntungan apa-apa bagi masyarakat Palembang, khususnya bagi kalangan dunia usaha lokal. Sebab pihak pemerintah setempat nampaknya tidak sungguh-sungguh beritikad untuk melibatkan mereka dalam ajang tersebut. karena souvenir juga dibeli dari china, bukan palembang!!!

    NAH, BAGAIMANA MENURUT ANDA….???
    Jadi, cuma satu jawabannya……!!!

    kita cari pemimpin BARU dengan BUKTI yg sudah ada selama ini….!!!
    BEROBAT GRATIS….?NYATA UTK RAKYAT…!!!
    SEKOLAH GRATIS….?MEMBUAT WARGA KITA PINTER…!!!LEMAK KAN KALO…..
    terbukti dalam karya, 5tahun GRATIS SEKOLAH!!!
    Siapo pencetusnyo….?! ALEX NOERDIN BE,,,

    COBLOS YAAA…..

    SUMSEL PASTI MAKMURRRR….

    HIDUP…..

    ALEX NOERDIN…..

  6. HIDUP SYAHRIAL OESMAN..
    KALU AKU SUDAH MANTAP NAK PILIH SYAHRIAL TULAH…
    MENURUTKU :
    MENANG TAPI TIPIS….BERDASARKAN TEROPONG SPRITUAL YANG LIAT.

  7. PILKJADA gUBERNUR SUMSEL SANGAT BERPOTENSI KISRUH ALIAS BERSENGKETA…
    KITA LIAT AJA NANTI…..OKE.

  8. SARANKU :
    BAGAIMANA JIKA SYAHRIAL DAN ALEX NOERDIN KITA DUETKAN AJA..
    BIAR SUMSEL LEBIH MAJU…..BIAR ADIL..
    ANEHNYA…SAMA 2 BEREBUT MAU JADI GUBERNUR…
    MENURUTKU ALEX JADI WAGUB AJA….
    BISA GA ?…..
    MUNGKIN ALEX GA MAU YA ?….
    KATANYA MAU BANGUN SUMSEL..KALU MAU BANGUN SUMSEL HARUS SIAP JADI WAGUB…
    LIMA TAHUN KEDEPAN BARU PAK ALEX JADI GUBERNUR..
    INI SARAN AKLU BAE BACAK /…..HA….10000000 X

  9. Kami adalah organisasi kepemudaan yg telah berdiri dari thn 2003 misi kegiatan kami terfokus dgn kegiatan sosial dan olah raga saja yg mana kami hampir setiap thn mengadakan sanitasi lingkungan,pengobatan gratis,sunatan masal serta pemasangan susuk KB.Selama ini kami kurang perhatian dari Aparat pemerintah baik tingkat kecamatan,kabupaten serta Propinsi.Sudah bertahun Tahun kami melaksanakan mesi dengan dana serta pasilitas serba kekurangan tapi kami tidak putus asa karena kami punya prinsip bahwa segala niat baik pasti ada jalan.Alhamdulillah waktu berjalan kami mendapatkan Yayasan yg siap membantu kegiatan sosial kami serta sponsor yg ikut peran serta dalam pertandingan olah raga.Kami IPKPD Desa Tambangan Kelekar Kec.Gelumbang Kab.Muara Enim berharap kelak pemimpion daerah nanti mempunyai perhatian khusus terhadap pemuda yg ada terutama di daerah pedesaan bukan hanya di kota saja.Dan kami akan ikut peran serta menyukseskan Pilkada 2008,kami juga siap memenangkan Calon Gubernur mana saja apa bila sebelum pelaksaan Pilkada nanti ada yg memberikan janji dan peduli dengan Organisasi kami.Kami Tidak mengumbar janji tapi kami akan membuktikan bahwa kami mempunyai peran dan fungsi penting bagi masyarakat.Jika ada salah satu calon Gubernur mempunyai keinginan mau membantu kami silahkan hub.saya sdr.Zikro. Sp Telp.0713-324712 Hp.0816-328-7000

  10. mungkin bu ayu salah satu teman ngentotnya sahrial jadi dia bela mati-matian bela sharial. karena takut teman ngentotnya idak beduit lagi.

    Hidup ayu….. pacang tempeknya biar langsung di entot oleh syahrial….he…he……

  11. anjing menggonggong kafilah tetap berlalu, biarkan saja oang memfitnahmu bung sharial namun kami tetap mendukungmu,anggap saja yg menghina itu ya anjing…atau jangan-jangan dia germo.

  12. Saudara supriadi, apa anda yakin pilkada di bangka skenario nya kaya gitu =)…

    Maaf, saya tidak sependapat dengan saudara mengenai jalannya pilkada di Babel, karena saya tahu persis apa yang terjadi dalam pilkada babel 2007 kmrn…

    kita liat saja ntar ke depan gimana, pilkada di bangka banyak meninggalkan misteri..

    seperti kata orang, sepandai2nya kita menyimpan bangkai suatu saat pasti akan tercium juga baunya…

    buat pilkada di sumsel, yang perlu diperhatikan bukan individu dari pak syahrial oesman atau pak alex noerdin melainkan proses pilkada yang akan berlangsung. karena dalam beberapa pilkada di indonesia banyak tokoh2 yang “bersih” kalah dalam pilkada dikarenakan sistem yang carut marut seperti kejadian di pilkada Babel..
    apalagi ada “lembaga” yang telah merusak demokrasi di sebagian pilkada di seluruh indonesia terjun juga di pilkada sumsel ini.. saya rasa kecurangan2 seperti black campaign, DPT yang carut marut, money politik akan terjadi juga di pilkada sumsel (saya harap saya salah)…

    buat warga sumsel awasi lah jalannya pilkada nanti,

    BERCERMINLAH DARI CARUT MARUTNYA PILKADA BABEL, JANGAN SAMPAI PILKADA SUMSEL MENGALAMI HAL YANG SAMA…

    sukses pilkada Sumsel 2008

    -“”-

  13. saya mengenal baik sosok bpk hudarni rani.mnrt hati nurani saya,beliau bkn seorg figur spt apa yg anda pikir.beliau terlalu baik utk melakukan sepak terjang spt apa yg anda katakan.
    Allah yg maha mengetahui lah, yg tau kebenaran dr segala yg benar.
    Sampai tiba saatnya nanti,akan terungkap kebenaran pasti akan datang & kebathilan akan lenyap,krn kebenaran ga akan kalah!

  14. MARI MENUJU SUMSEL YANG LEBIH BAIK

    ALEX NOERDIN LAYAK MENGGANTIKAN Ir.H.SYAHRIAL OESMAN.MM

    “BARANG LAMA HARUS DIGANTI DENGAN YANG BARU”

    JIKA ALEX GAGAL, KITA BISA MENGGANTIKANNYA LAGI 5 THUN YANG AKAN DATANG.

    TAPI JIKA ALEX MAMPU MENSEJAHTERAKAN RAKYAT SUMSEL….

    SUDAH WAKTUNYA ORANG SUMSEL MENCOBA DUDUK DI RI 1.

    BRAVO SUMSEL

  15. Pemilukada sumsel sudah didepan mata.
    tetapi pemilu ini tidak ada mamfaat sedikitpun bagi kesejahteraan masyarakat kecil,yang jelas rakyat semakin melarat akibat dari harga sembako yang naik,BBM langkah & mahal,Penggangguran bertambah,ibu menjual anak untuk beli beras,gadis2 jadi lonte ,kriminalitas meningkat,banyak yang mati sakit karena tidak mampu untuk berobat,banyak anak putus sekolah karena pendidikan mahal, sedangkan pemilukada menghamburkan uang ratusan milyar,126 milyar digelontorkan untuk Pemilukada Sumsel,20 milyar digelontorkan untuk Quick count, masing2 Cagub harus punya modal minimal 100 milyar untuk kampanye ,belum lagi caleg ( Calon angota legislatif ) yang berebut kursi DPR,Untuk caleg DPR Kota perlu modal 50jt-75jt,Propinsi 100jt-150jt,Caleg Senayan 500jt-1 milyar,sedangkan wong cilik mau cari uang 10 ribu saja perhari kembang kempis,bahkan ada yang menderita busung lapar karena kurang gizi,ironis sekali….jadi mana rasa keadilan…?? Pemilu hanya menjadikan pejabat bertambah kaya & perut buncit,bukan rahasiah umum lagi kenapa mereka mati2an pingin jadi Bupati/Walikota/Gubernur bahkan Presiden,karena 5 % APBD/APBN pasti masuk kekantong pribadi,artinya jika APBD Sumsel rata-rata 2 Trilyun setahun, seoranga gubernur 1 periode akan mendapatkan kekayaan sekitar 500 milyard, saya cuma memberikan himbauan kepada masyarakat Sumsel,apa setelah mereka terpilih….masyarakat miskin sumsel akan makmur…??? jawababnya passti mustahillll…!!!oleh karena itu saya himbau baikknya kita memilih GOLPUT SAJa… itu lebih baik & terhormat,dari pada memilih pemimpin yg sudah pasti korup…Gila perempuan…dan suka berjudi,kita ikut berdosa memilih pemimpin seperti ini.hidup GOLPUTTTTTTTTTTTTTT

  16. bAGAIMANA IBU aYU….SETELAH MELIHAT HASIL PILKADA SUMSEL, TENTUNYA IBU AYU SEDIH KARENA GAK ADA TEMAN LAGI YANG BERDUIT UNTUK SALING NGENTOT..HE..HE…HE…

  17. alhamdulillah…
    akhirnya alex noerdin yang benar…
    andai saja pilkada di babel ga beredar selebaran gelap anti hudarni yang berdampak pembunuhan karakter Hudarni secara besar2an…, saya yakin Hudarni Rani pasti yang terpilih kembali menjadi gubernur babel saat ini.
    saya sebenarnya sangat tahu siapa dalang dari semua itu… haqqul yaqin….
    tapi biarlah waktu yang bicara….biarlah Azab Allah yang bicara…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s