Soal Dukungan Terhadap Calon Walikota, Warga Keturunan Tionghoa di Palembang Pecah


Ajang Pemilihan kepala Daerah jika tidak disikapi secara waspada maka bisa saja menjadi pemicu terjadinya perpecahan antara sesama warga masyarakat. Untuk itu kepada setiap para bakal calon kepala daerah hendaknya berhati-hati betul dan tidak memanfaatkan isu SARA sebagai komoditas kampanye politiknya.

tionghoa.jpg

Berbagai Paguyuban yang belakangan dijadikan motor untuk mengumpulkan dukungan oleh salah satu bakal calon Walikota di Palembang bisa saja memiliki ekses negatif bagi suasana kerukunan dan persaudaraan sesama warga kota Palembang.

Misalnya saja beberapa waktu lalu pengurus paguyuban yang menaungi warga Pelembang yang keturunan Tionghoa  telah menyatakan dukungannya terhadap pasangan Eddy Santana dan Romi Herton sebagai pasangan calon Walikota dan calon wakil walikota karena dinilai prestasi dan hasil kerja nyatanya selama ini.

Namun ternyata dukungan pengurus paguyuban tersebut tidak serta merta mampu mengikat seluruh anggotanya untuk patuh pada keputusan pengurusnya. Justru sebagian besar anggotanya malah berbalik mendukung calon lain, Ir. Sarimuda, sebagai calon Walikota pilihannya. Mereka menamakan diri sebagai masyarakat Akar Rumput Keturunan Tionghoa di Sumsel yang tergabung dalam Masyarakat Tionghoa Peduli Sumsel (MTSS).

Sebagai wujud nyata jika sebagian besar warga akar rumput keturunan Tionghoa tidak mendukung Eddy Santana adalah kehadiran ribuan warga Tionghoa Palembang pada acara Silaturahmi dengan Sarimuda yang digelar di kediaman Sarimuda, di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Minggu (25/11) lalu.

Dalam kesempatan tersebut warga mengharapkan jika saja nanti Sarimuda bisa dipilih menjadi Walikota akan mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi iklim investasi, agar dunia usaha bisa kembali semangat dan perekoniman meningkat.

Sarimuda sendiri menyambut baik dukungan warga tionghoa tersebut. Ia juga berjanji jika nanti terpilih, akan mengabulkan permintaan warga tersebut. Ia juga berjanji akan menciptakan persamaan hak, pendidikan, kesehatan yang sama dengan masyarakat pribumi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s