Para Pejabat Hobi Koleksi Penghargaan


Penghargaan, kendati bentuknya hanya sekedar sehelai kertas, merupakan sesuatu yang tidak ternilai jika dibandingkan dengan uang. Maka untuk memperoleh secarik penghargaan, tak sedikit orang yang rela menukarnya dengan tumpukan uang yang banyak

penghargaan.jpg penghargaan1.jpg

Namun tidak tahu dengan yang terjadi dibalik “hujan” penghargaan yang diterima beberapa pejabat penguasa di Sumsel dalam sepekan terakhir ini. Selain Syahrial Oesman, Gubernur Sumsel, yang menerima penghargaan, Bupati OKI, Bupati Banyuasin, Bupati Muara Enim dan Walikota Palembang juga suka ria mendapatkan “hadiah” penghargaan.

Syahrial Oesman mendapat Penghargaan Ketahanan Pangan Tingkat Nasional tahun 2007, sama dengan Ishak mekki, Bupati OKI. Penghargaan itu diberikan Presiden SBY langsung di Jakarta.

syahrial.jpgishak-mekki.jpg

Sedangkan Amiruddin Inoed Bupati Banyuasin dan Kalamudin Bupati Muara Enim mendapat penghargaan bidang Kesehatan dari Menteri Kesehatan RI.

Nah, kalau Walikota Palembang, Eddy Santana justru mendapat penghargaan dari organisasi Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) karena perannya terhadap PDAM Tirta Musi Palembang.

Kadang kala kita menjadi bingung, kenapa orang-orang Jakarta, orang pusat sana pintar sekali memberikan penghargaan kepada penguasa di daerah dengan kriteria penilaian yang tak jelas.

Lihat saja, Syahrial Oesman dan Ishak Mekki mendapat penghargaan bidang Ketahanan Pangan tahun 2007 dari SBY. Padahal untuk penghargaan sekaliber itu jelas terlalu berlebihan bagi Sumsel sebagai propinsi yang masih rawan pangan. Bahkan urusan bibit palsu, pupuk palsu dan urusan yang serba palsu banyak melukai hati petani disini. Demikian juga dengan harga beras, serta nasib petani kita. Semua masih menyakitkan. Tapi mengapa SBY memberikan perhargaan seperti itu?

amirudin11.jpg

Demikian juga dengan Amiruddin Ineod di Banyuasin. Menteri kesehatan memberinya penghargaan Manggala Bhakti Husada bidang kesehatan dari Menteri Kesehatan Siti Fadila Supari. Padahal tak begitu luar biasa Amiruddin dalam memajukan bidang kesehatan tersebut. Bahkan Banyuasin masih dikenal sebagai daerah sumber penderita penyakit Kaki Gajah dan Kusta, karena kabupaten tersebut memiliki penderita terbanyak dan masih terus bertambah.

kalamudin.jpg menkes-fadila-supari.jpg

Bupati Kalamudin di Muara Enim juga ketiban penghargaan dari Menteri Kesehatan, padahal tak banyak prestasi menonjol dari kiprah Bupati berkumis tebal itu terhadap bidang kesehatan di daerah itu. Lantas mengapa semua bisa demikian?

Sinyalemen Dukungan

Beberapa pihak berpendapat jika penghargaan-penghargaan yang semarak diberikan orang pusat kepada penguasa daerah adalah terkait juga dengan dukungan orang pusat tersebut untuk pencalonannya kembali.

“Penghargaan itu diharapkan bisa jadi Kredit Point untuk memenangkan Pilkada mendatang”, ujar seorang pengamat di Palembang.

Menurutnya, penghargaan yang banyak diberikan akhir-akhir ini tak terlepas dari intrik politik dan permainan uang. Semua orang sudah tahu jika untuk memperoleh penghargaan tersebut diperlukan uang yang tidak sedikit, ujarnya.

“Kalau Presiden mungkin tak minta uang, tapi orang-orang dibawahnya”, tambah pengamat tersebut.

Masih menurut sumber tadi, jika memang pusat benar-benar objektif dengan penilaian penghargaan tersebut, yang harus mendapat Penghargaan Ketahanan Pangan bukanlah Bupati OKI tetapi harusnya Bupati OKU Timur.

“Lihat saja di OKU Timur, bandingkan dengan OKI, siapa yang lebih pantas mendapat penghargaan?, ujarnya balik bertanya. Tapi karena Bupati OKU Timur, Herman Deru tak mengejar penghargaan, maka ia tak memperolehnya tahun ini.

“Sebaiknya, pemberian penghargaan kosong seperti itu sudah harus dihentikan, ini hanya pembohongan rakyat saja”, masih menurut pengamat tersebut.  “Kalaupun memang benar, itu kan tugas mereka, bekerja mengabdi untuk rakyat. Tak perlu diiming-mingi dengan penghargaan segala”.

Nah, tinggal anda yang menilai sendiri saja.

Iklan

4 comments on “Para Pejabat Hobi Koleksi Penghargaan

  1. Ya……tentunya presiden tau melalui penilaian yang dilakukan para staffnya…kalo Anda tidak tahu betul permasalahan ataupun kriteria penilaian ya Anda g’ perlu ngomong toh…..

  2. apa artinyta sebuah penghargaan……yang menilainya kan manusia………………

    yang perlu kita gapai adalah Penilaian akan budi luhur kito………………..akhlaq kito…………….agama kito……….

  3. mereka itu berebut dapet penghargaan, bila perlu untuk dapetinnyo pake duit sogokan dak apo apo…
    HAHA100X
    cuma nak nutupin kebobrokan kebusukan koreng koreng mereka…BEJATT !!!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s