PUJASUMA BERULANG TAHUN DI ISTANA GUBERNUR


Warga Suku Jawa Jadi Anak Emas?

pujasuma.jpg

Hari ini, Sabtu (10/11) merupakan hari yang sangat membahagiakan bagi segenap warga Paguyuban PUJASUMA, kumpulan perantau suku Jawa di Sumsel, karena mereka tengah menggelar pesta besar, Perayaan Hari Ulang Tahun Pujasuma ke-2 yang bertempat di Griya Agung, Istana Gubernur Sumatera Selatan.

Yang lebih memuaskan mereka lagi adalah hadirnya Sultan Hamengkubuwono X dari DIY serta pertunjukan Wayang Kulit semalam suntuk.

Peringatan tahun ini memang sangat istimewa bagi paguyuban suku jawa tersebut. Mereka bisa mendapatkan fasilitas yang luar biasa dari Gubernur sekedar untuk merasakan ulang tahun saja. Padahal paguyuban-paguyuban lainnya belum tentu bisa seperti itu.

Perlakuan istimewa Gubernur tersebut memang tak terlepas dari demikian besarnya komunitas suku jawa di Sumsel yang diharapkan bisa digiring untuk mensukseskan Syahrial pada Pilkada Gubernur Sumsel 2008.  Gubernur Syahrial tahu jika suku Jawa adalah komunitas yang mudah digiring, manut terhadap pemimpin dan tak banyak permintaan.

Komunitas suku Jawa di Sumsel jumlahnya sangat besar. Bahkan ada di urutan tertinggi dari sekian banyak suku pendatang yang mendiami Bumi Sriwijaya saat ini. Jumlahnya bisa mencapai 10 persen dari jumlah populasi Sumsel. Karena itu Syahrial sangat memberikan perlakuan khusus bagi komunitas tersebut agar tak lari ke calon lain.

Dalam Hajat Orang Jawa tersebut turut dikumpulkan juga para pengurus dari puluhan Paguyuban yang telah dibentuk di Sumsel untuk mendukung Syahrial.

Suara Paguyuban Belum Tentu Suara Warga

Usaha “penjinakan” paguyuban-paguyuban oleh Gubernur Syahrial Oesman dimasa ini tidak bisa dijadikan jaminan akan mampu menggiring suara untuk mendukung Syahrial. Jika paguyuban menyatakan dukungannya kepada Syahrial untuk Pilgub mendatang, namun tak serta merta seluruh anggota dan warga paguyuban akan membuat keputusan yang sama. Warga paguyuban sesungguhnya tak berbeda dengan warga Sumsel lainnya yang punya prinsip dan pendirian sendiri, tak akan mudah dipengaruhi oleh tekanan pengurus paguyuban atau iming-iming pemberian.

“Sekarang jamannya sudah berbeda. Bisa saja mereka ramai datang dalam acara paguyuban yang mendatangkan Syahrial. Tapi soal siapa pilihan mereka untuk Gubernur mendatang, itu belum tentu”, ujar seorang pengamat politik di Palembang.

Justu, menurut Dosen di sebuah PTS tersebut, warga paguyuban sudah lebih jeli siapa yang punya kepentingan dibalik ini, ujarnya.

“Kan Pujasuma itu usaha Haryono yang jadi Syaf Ahli Syahrial itu”, ujarnya lagi.

Seharusnya Gubernur lebih bijaksana dalam menghadapi masalah-masalah yang berkaitan dengan massa. Jangan ada kesan menganak-emaskan satu kelompok atau suku tertentu. Hal ini justu bisa berbahaya, bisa menimbulkan kecemburuan dari suku lainnya, termasuk dari warga suku pribumi sendiri, tambah sumber tersebut.

“Ini bisa berbahaya bagi stabilitas politik di Sumsel yang multi etnis. Bisa terjadi perpecahan”, ujarnya lagi.

Semua Warga Sumsel

Seharusnya, sebagai miniatur Indonesia, Sumsel yang kaya akan ragam suku dan budaya nusantara, seharusnya tidak lagi membicarakan suku dan latar belakang asal lagi. Melainkan siapapun yang tinggal di Sumsel adalah warga Sumsel yang memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan warga lainnya.

“Tak ada lagi suku Jawa, batak, Minang, cina, arab dan lain-lainnya. Tapi cukup Warga Sumsel”, ujar seorang Warga Palembang yang khawatir dengan kondisi politik di Sumsel saat ini yang dibuat rumit oleh pihak yang akan mengeruk melalui Pilkada mendatang.

“Gubernur adalah orang yang harus bertanggung jawab jika kelak terjadi perpecahan antar etnis di Sumsel, karena semua itu ulah dia asalnya. Ya adanya paguyuban-paguyuban itulah”, ujar warga tersebut.

Iklan

9 comments on “PUJASUMA BERULANG TAHUN DI ISTANA GUBERNUR

  1. Dari dulu orang jawa, separuhnya…jadi mas…kang mas, mas dan lain-lain.
    Palembang juga tak lepas dari pengaruh Jawa: rumah limas, bahasa, asal sultan-sultannya.
    Kita semua bersaudara

  2. sudah seharusnya kita berguru dengan orang jawa.
    dalam segala hal jawa lebih dari kita,
    harus kita akui bersama, legowo bae, silakan orang jawa berbakti di bumi sriwijaya.

  3. SYAHRIAL OESMAN OKE BANGET….
    KAYAKNYA SYAHRIAL MENANG LHO…..
    GIMANA MENURUT ANDA ?…….

  4. ADUH NGGAK JANJI YA…SEKARANG SUMSEL YANG BERKUASA PREMAN:PENGOBATAN GRATIS UNTUK RAKYAT MISKIN DIUSIR PAKSA SAMA PREMAN ATAS DASAR DUKUNGAN DARI PEJABAT BERWENANG YANG SEKARANG BERKUASA:PROYEK-PROYEK DI PU SEMUANYA DIMINTAIN PREMAN;KONTRAKTOR GAK ADA YANG BERANI:PREMAN-PREMAN SUDAH BERKUASA DI SETIAP DEPARTEMEN:
    ITU BUKAN RAHASIA UMUM LAGI KALO SEKARANG PREMAN DIATAS ANGIN KARENA BACK UP YANG KUAT DARI PEJABAT YANG BERKUASA SEKARANG:

    JADI MAU MILIH SUMSEL 5 TAHUN KEDEPAN YANG BERKUASA PREMAN LAGI ATAU SUMSEL SEJAHTERA?
    MAU JADI APA ANAK CUCU KITA KALAU NANTI JADI PREMAN?TIDAK BERAHLAK DAN BERINTELEKTUAL?SUDAH ADA BUKTI KALAU PREMAN SUDAH MENZALIMI:PENGOBATAN GRATIS UNTUK RAKYAT MISKIN YANG DIADAKAN SALAH SATU KANDIDAT CAGUB DIBONGKAR PAKSA…!!!!

  5. Mbak Diana tombol caps lock nya rusak ya? Atau emang ga tau sopan santun bahasa tulisan di email dan di dunia maya ya? Ck…ck..ck…

    Mbak kayanya salah sasaran deh. Ini forum bicara tentang ulang tahun Pujasuma di Istana Gubernur yang melarang pengobatan gratis dan lain-lain kan Eddy Santana si Walikota.

    Anda gimana sih? Salah alamat Mbak…

  6. yang ngelarang emang walikota…tapi itu pasti atas perintah gubernur.mereka saling bantu membantu.walikota di backing gubernur supaya menang, klo udah menang suara walikota dikasih buat gubernur…
    udah kebaca lagiii so jangan mau deh di bohong2in.

  7. Setelah saya amati tulisan-tulisan saudara Supriadi pada blog-blog di Situs ini, saya mensinyalir adanya keberpihakan saudara Supriadi kepada salah satu Calon Gubernur Sumsel, dan saya menyimpulkan bahwa saudara Supriadi adalah salah satu tim suksesnya Alex Noerdin yang sedang menghitung angka-angka untuk mencari kans dari suara-suara yang akan mendukung Alex Noerdin, untuk itu saya himbau kepada para pendukung SO untuk tidak lagi mengisi komentar di blog-blog pada situs ini karena hanya akan menguntungkan Saudara Supriadi dan pihak Alex Noerdin dan beginilah cara kerja dan tipu muslihat dari para pendukung dan Alex Noerdin.

  8. orang sumsel harus bermartabat, mempunyai cara yang luhur dalam bertutur kata, bertindak dan berkarya. kita adalah warga negara Indonesia yang baik. BUKAN WARGA NEGARA TEXAS atau negara bar-bar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s