Pusat Jajanan Kambang Iwak Akan Jadi Tempat Semrawut


kambang.jpgkambang1.jpg

Pemerintah Kota Palembang telah memberikan kesempatan kepada pihak swasta untuk membangun pusat jajanan di areal Terbuka Kambang Iwak. Namun tujuan dari pembangunan pusat jajanan ini tidak diketahui dengan jelas, apakah benar-benar murni untuk menyediakan sarana pendukung wisata ataukah ada unsur lain yang sekedarkan memberi makan pihak swasta.

Di lihat dari mafaat yang akan diperoleh dari keberadaan pusat jajanan tersebut, beberapa pengamat justru menilai akan masih jauh lebih besar masalah yang akan ditimbulkan ketimbang manfaat. Hal ini terutama dari suasana semrawut yang akan muncul setelah pusat jajanan tersebut berdiri.

“Pusat jajanan itu terletak diposisi yang kurang tepat, dimana nanti masyarakat yang akan datang terpaksa memarkir kendaraannya ditempat yang sempit dan padat yang juga akan menyebabkan kemacetan lalu lintas”, ujar seorang warga.

Selain itu terhadap keberadaan kolam retensi juga akan sangat berpengaruh, terutama masalah kebersihannya.

“Suasana asri dan damai yang ada selama ini akan hilang, kerena suasana pusat jajanan akan riuh”, ujar warga tersebut.

Pembangunan Dihentikan

 Pihak Camat Bukit Kecil beberapa waktu lalu melayangkan surat pemberhentian kegiatan pembangunan pusat jajanan Kambang Iwak kepada perusahaan yang membangun dikarenakan pembangunannya tidak memiliki IMB. Hal tersebut sebagamana diakui juga oleh Dinas Tata Kota Palembang.

Namun nampaknya upaya ini bersilangan dengan apa yang dilakukan Walikota. Eddy Santana justru tetap memerintahkan untuk terus dilanjutkan pembangunannya kendati tak memiliki IMB.

“Ini bukti jika Walikota bersifat diskriminatif dan tidak konsekwen terhadap aturan yang ia buat sendiri”, ujar seorang pengusaha Palembang saat ditanya tentang sikap plin-plan pemerintah kota Palembang.

Kini kegiatan pusat jajanan tersebut masih tetap berlangsung walau tak ada ijin. Kita juga tidak tahu siapa pihak swasta yang bisa merayu Eddy Santana sehingga dibolehkan buka usaha ditempat tersebut.

“Ah, itukan kroninya dia”, ujar seorang warga yang taip sore mengaku jalan-jalan di kambang iwak untuk olah raga. Ia juga khawatir jika nanti disana telah berdiri tempat jajanan maka untuk berolah raga jadi terganggu dan risih.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s