Perseteruan Syahrial Oesman – Eddy Yusuf Bakal Semakin Runcing


  • Alex Noerdin Akan Berpasangan Dengan Eddy Yusuf 

Pemilihan Gubernur Sumsel direncanakan akan berlangsung pada tahun 2008 mendatang, namun suhu politik di kawasan ini sudah sangat memanas sejak beberapa bulan terakhir ini.

Dua kandidat yang memiliki peta kekuatan terbesar yaitu Gubernur berkuasa, Ir.Syahrial Oesman dan Bupati Muba Ir.H.Alex Noerdin,  sama-sama melakukan manuver-manuver politik yang sudah sangat jauh dan berpotensi menjadi pemicu timbulnya perpecahan dalam masyarakat.

Syahrial Oesman yang memiliki kesempatan lebih besar untuk menarik simpati warga Sumsel hampir setiap hari disibukkan dengan kegiatan “Tebar Pesona” untuk meraih dukungan sebanyak-banyaknya. Dalam jadwal harian yang dikeluarkan Protokol Gubernur, setidaknya Syahrial menjadwalkan 3 kali pertemuan setiap harinya dengan warga yang melibatkan massa dalam jumlah banyak. Siang hari Syahrial melakukan kunjungan ke daerah yang disambut ribuan massa dengan suasana persis kegiatan kampanye. Sore hari Syahrial juga sibuk menggelar Buka bersama dengan kelompok-kelompok massa dengan undangan besar. Dan malam harinya ia mendatangi mesjid-mesjid untuk melaksanakan Tarawih Keliling dengan mobilisasi massa yang besar juga. Bahkan setiap hari jumat, Syahrial juga menggelar Manunggal Subuh dari mesjid ke mesjid dengan massa yang banyak juga.

“Pak Gub itu kurang Pe-de jika dalam kunjungannya massa yang hadir cuma sedikit. Maka dalam setiap acara, pak Gub minta disediakan massa yang sebanyak-banyaknya”, ujar seorang pejabat di lingkungan Pemprop Sumsel menanggapi banyaknya massa dalam setiap acara kunjungan Gubernur.

Selain mobilisasi massa yang banyak, setiap acara kunjungan gubernur juga selalu ditandai dengan acara bagi-bagi bantuan kepada masyarakat setempat serta menampung berbagai permintaan warga tentang berbagai macam pembangunan di daerahnya.

Yang bisa menjadi permasalahan di kemudian hari adalah pertanggungjawaban penggunaan keuangan negara dalam setiap acara Tebar Pesona yang diselenggarakan kubu Syahrial Oesman tersebut. Sebab tak sedikit dana yang dikucurkan itu berasal dari anggaran diluar pos yang telah dianggarkan dalam APBD.

“Saya khawatir, bisa-bisa dana yang dikelola Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa yang dalam APBD 2007 sebesar Rp.70 Milyar dan ditambah Rp.20 Milyar lagi dari ABT 2007, malah dibagi-bagikan dan dihambur-hamburkan untuk membiayai kampanye pribadi saja”, ujar Ahmad seorang aktivis LSM di Palembang.

“Seharusnya BPK segera melakukan audit yang akurat terhadap kinerja BPMD”, ujarnya lagi.

Perseteruan Syahrial-Eddy Yusuf

Semasa menjabat Bupati OKU, Syahrial Oesman sangat mesra berpasangan dengan Eddy Yusuf sebagai Wakilnya. Dan ketika Syahrial menjadi Gubernur, Eddy Yusuf naik menjadi Bupati OKU menggantikan. Namun entah dari mana mulanya hubungan kedua pejabat tersebut tersebut menjadi tak lagi harmonis ketika Syahrial duduk di Kursi Gubernur dan Eddy Yusuf tetap di kursi Bupati OKU. Bahkan sudah menjadi rahasia umum, perseteruan kedua pejabat tersebut kian hari kian meruncing.

Puncaknya adalah ketika Eddy Yusuf menyatakan akan melawan Syahrial dalam Pilkada 2008 mendatang. Gawatnya, Eddy Yusuf malah berpihak dengan musuh besar Syahrial yaitu Alex Noerdin, Bupati Muba.

Dalam pernyataan paling akhir, Eddy Yusuf menyatakan siap mendampingi Alex Noerdin dalam Pemilihan Gubernur mendatang. Eddy yang merupakan kader loyal Partai Golkar mengaku siap melaksanakan keputusan DPP Golkar yang menetapkan dirinya sebagai kandidat Wakil Gubernur mendampingi Alex Noerdin sebagai calon Gubernur dari Partai Golkar.

Dengan kondisi demikian berarti genderang perang Eddy Yusuf terhadap Syahrial Oesman telah ditabuh sekeras-kerasnya. Syahrial kini punya dua orang musuh yang akan bersatu menjatuhkan kelanggengan kekuasaannya.

Keuntungan Besar Bagi Kubu Alex Noerdin

Bergabungnya parner Syahrial Oesman, Eddy Yusuf, dalam barisan Alex Noerdin jelas sangat menguntungkan bagi kubu Alex Noerdin. Selain dalam jumlah massa yang dimiliki Eddy Yusuf sangat besar, kesediaan Eddy Yusuf menjadi pasangan Alex jelas-jelas membuktikan kelemahan Syahrial yang tidak mampu menjaga hubungan dengan orang terdekat setelah dirinya ada di puncak kekuasaan.

“Pak Alex akan mendapat dukungan penuh dari warga Muba dan Pak Eddy didukung tiga kabupaten yaitu OKU, OKU Timur dan OKU Selatan. Sedangkan Lahat, Pagar Alam adalah daerah basis Alex Noerdin yang memiliki hubungan darah dengan masyarakat di daerah tersebut”, ujar Ujang warga Palembang tentang keuntungan besar yang akan didapat kubu Alex.

Nah… daerah manakah yang bakal jadi andalan kubu Syahrial nanti? Yang jelas Syahrial kini mengantongi seluruh Partai selain partai Golkar sebagai partai pendukungnya. Walau tidak jelas dimana basisnya, Syahrial jelas sangat kuat. Dan Duet Alex Noerdin-EddyYusuf yang pantas menjadi lawannya. (SS)

Iklan

9 comments on “Perseteruan Syahrial Oesman – Eddy Yusuf Bakal Semakin Runcing

  1. Alex noerdin dan Edi Yusup boleh berbesar hati dapat merangkul masa di kedua daerah (katanya), fakta dilapangan Syarial Jauh Lebih Unggul, dari Segi Kualitas, Kuantisas, Loyalitas, dan sangat berpihak kepada rakyat kecil …Hidup Syarial Maju terus pantang mundur kami menyertai dalam setiap langkahmu. Dafid. S Muara Enim

  2. jadi bupati bae bisa jual muba kagek sumsel pulo mau di jual jadi bupati bae kayonyo cak apo apo lagi jadi gebernur kagek di periksa kpk baru tau raso ke kau alex yo kepileh kalo idak cak mano nasib kau kagek kejual galo yng kau punyo.mundur bae lah ado yang lebih penting adalah orang jujur di lahat abae kau idak ke pileh jadi bupati eh malah mau jadi gubrnur pulo

  3. mas ade bodoh jangan di pelihara
    kita semua tau bhw So setiap kali bekunjung ke kab, selulalu
    bayar masa. rakyat dapat bayaran utk datang ke acara so

    keberhasilan so cuma di double winner
    itu pun menghabiskan uang rakyat utk beli pemain

  4. Dik komkom, jangan suka ngatain orang bodoh kalau kita sendiri nggak pinter.
    Perlu kamu ketahui bahwa SFC itu juga sebagai sarana untuk mempromosikan Sumsel kita ini, mungkin anda juga nggak tau kalau untuk mempromosiakan suatu produk aja memerlukan biaya yang cukup besar, kita ambil contoh katakanlah rokok Sampoerna, anda bisa lihat sendiri spanduk dan baleho produk sampoerna bertebaran di seluruh pelosok negeri ini yang harga 1 buah Baleho saja bisa menelan biaya puluhan juta rupiah anda hitung sendiri di kota palembang saja ada berapa jumlahnya belum lagi di tambah yang ada di kabupaten-kabupaten dan kota yang ada di sumsel jumlahnya bisa mencapai ratusan Baleho, coba anda bayangkan berapa jumlahnya di seluruh Indonesia bahkan ada juga yang di Malaysia dan Singapura belum lagi pajak iklannya belum lagi iklan yang ada di semua stasiun TV, kalau dihitung hitung untuk mempromosikan produk tersebur bisa mencapai ratusan milyard rupiah, jadi bukanlah sesuatu yang mubazir jika Pemerintah Provinsi mengeluarkan biaya hanya beberapa milyard saja melalui SFC untuk mempromosikan Sumsel yang kita cintai ini dan terbukti melalui “Double Winner” yang sudah di torehkan oleh SFC Sumsel sudah dikenal di seluruh pelosok negeri ini, apalagi nanti SFC akan mewakili club-club sepak bola negeri ini di ajang Piala Champion Asia.
    Sebagai masyarakat Sumsel kita seharusnya bangga dengan prestasi “Sriwijaya FC” bukan mencemooh dan memprovokasi bahwa SFC hanya menghabiskan uang rakyat.
    Perlu anda ketahui bahwa pada waktu pak Syahrial mengadakan acara photo bareng di griya agung, tidak sedikit orang-orang yang datang dari luar Sumsel seperti Jambi, Lampung dan Bengkulu bahkan dari Jakarta yang sengaja datang hanya untuk mengikuti acara tersebut dan perlu di garis bawahi bahwa mereka semua datang dengan “tidak di undang”.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s