Sriwijaya


Mengais Jejak Kebesaran Sriwijaya “JIKA Sriwijaya merupakan kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara, kenapa tidak meninggalkan bekas- bekas kemegahan yang dapat diamati hingga kini?” tanya seorang mahasiswa.

PERTANYAAN itu segera mengundang berbagai pertanyaan dari para mahasiswa sejarah se-Sumatera yang cenderung meragukan kebesaran Sriwijaya, sebagaimana diajarkan di buku sejarah. Forum Ilmiah Mahasiswa Sejarah se-Sumatera di Museum Balaputra Dewa di Palembang, Sumatera Selatan, pertengahan Desember 2004 lalu serentak menjadi diskusi yang hangat.

Perbincangan tentang Sriwijaya selalu memancing diskusi berkepanjangan, mengingat keterangan tertulis ataupun dalam bentuk peninggalan arkeologis yang mengungkapkan kejayaan kerajaan maritim terbesar di Nusantara itu memang masih terbatas.

Sejumlah manuskrip dan prasasti tentang kerajaan yang berkembang abad ke-7 sampai dengan 13 Masehi di wilayah Sumatera itu banyak yang telah rusak, hilang, atau masih terkubur dalam tanah. Sejarah Sriwijaya justru banyak disusun berdasarkan berita-berita dari pengelana asing, seperti dari China, India, atau Arab.

Data arkeologis tentang Sriwijaya yang mula-mula muncul adalah prasasti Kota Kapur yang ditemukan JK van der Meulen di dekat Sungai Mendo, Dusun Kota Kapur, Desa Pernagan, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Desember 1892. Prasasti di atas tunggul batu itu berisi kutukan bagi mereka yang tidaktaat kepada Raja Sriwijaya.

Nama Sriwijaya mulai dikenal sebagai kerajaan sejak G Coedes menerbitkan artikel berjudul Le Royaume de Crivijaya tahun 1918. Sejak itu, Kerajaan Sriwijaya semakin menarik perhatian para peneliti dari Indonesia dan asing. Jejak-jejak Sriwijaya terus digali, dan temuan-temuan baru pun bermunculan.

Pada 17 November 1920 ditemukan prasasti Talangtuo di Desa Gandus, Palembang. Prasasti berisi tulisan huruf pallawa berbahasa Melayu kuno bertarikh 684 Masehi itu menyebutkan tentang pembangunan Taman Sriksetra oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa. Pada akhir Desember 1920, ditemukan prasasti Kedukan Bukit di tepi Sungai Kedukan Bukit, Palembang. Prasasti bertarikh 682 Masehi yang dipahat di batu kali itu menceritakan perjalanan Dapunta Hyang bersama balatentaranya untuk mendirikan wanua (tempat tinggal) Sriwijaya.

Prasasti Telaga Batu ditemukan di daerah Telaga Batu, Sabokingking, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, tahun 1918. Prasasti yang diperkirakan berasal dari abad ke-7 Masehi ini berbentuk unik, yaitu lempengan batu selebar 1,4 meter yang bagian atasnya dihiasi tujuh kepala ular kobra. Bagian bawah lempengan dilengkapi cerat untuk mengalirkan air saat berlangsung upacara. Selain berisi kutukan, prasasti ini mencantumkan perangkat birokrasi Kerajaan Sriwijaya secara lengkap.

Prasasti lain yang juga berisi kutukan adalah prasasti Boom Baru yang ditemukan di daerah Boom Baru, Palembang, pada tahun 1992. Ada juga prasasti dari daerah lain, seperti prasasti Palas Pasemah dan prasasti Bungkuk dari Lampung. Selain itu, ditemukan potongan-potongan prasasti, arca, manik- manik, mata uang, struktur bangunan, potongan kapal, dan lebih dari 16 situs di Palembang.

Empat situs di antaranya memiliki penanggalan pasti sekitar abad ke-7 sampai dengan abad ke-8 Masehi, yaitu situs Candi Angsoka, prasasti Kedukan Bukit, situs Kolam Pinishi, dan Situs Tanjung Rawa. Peninggalan Sriwijaya juga ditemukan di Riau, Jambi, dan Thailand.

BUKU Panduan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya menyebutkan, berbagai prasasti dan peninggalan itu menggambarkan Sriwijaya telah berkembang sebagai kerajaan maritim yang besar, yang melakukan ekspansi hingga menguasai wilayah Malayu, Pulau Bangka, dan Lampung. Dengan menaklukkan kerajaan-kerajaan di sekitarnya, Sriwijaya dapat menguasai jalur perdagangan internasional, serta pelayaran dari India ke China dan sebaliknya.

Berita dari China dan Arab menyebutkan, kapal-kapal Sriwijaya juga berlayar ke China dengan membawa berbagai komoditas perkebunan, seperti cengkeh, pala, lada, timah, rempah-rempah, emas, dan perak. Barang-barang itu dibeli atau ditukar dengan porselin, kain katun, atau kain sutra.

Guru Besar Sejarah dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang Prof Dr Jalaluddin mengemukakan, Palembang merupakan bandar perdagangan yang strategis dan aktif mengembangkan hubungan dagang ke Persia, China, India, dan Pulau Jawa. Armada kerajaan itu telah melayari jalur perdagangan dari Teluk Parsi di pantai barat, selatan Asia, hingga ke China di pantai timur.

Kekuatan maritim dapat dilacak dari peninggalan kemudi kapal Sriwijaya yang ditemukan di Sungai Buah, Palembang, pada tahun 1960-an. Kemudi yang terbuat dari kayu onglen hitam sepanjang delapan meter tersebut saat ini tersimpan di Museum TPKS. Memperhatikan ukurannya yang besar dan panjang, kemungkinan kemudi itu digunakan untuk mengemudikan kapal besar guna mengarungi samudra.

Sriwijaya juga dikenal sebagai pusat studi agama Buddha dan pengembangan ilmu pengetahuan. Pengembara China, I Tsing, datang ke Sriwijaya dengan menumpang kapal dari Persia pada tahun 672 Masehi.

Dia mencatat, Sriwijaya saat itu telah menjadi kota dagang, kota pelajar, dengan penduduk dan raja beragama Buddha. Sarjana China itu sempat tinggal enam bulan untuk belajar tata bahasa sanskerta. Setelah berkunjung ke India, ia kemudian menetap selama sekitar tujuh tahun di bumi Sriwijaya. Dengan jumlah pendeta lebih dari 1.000 orang, pendeta Buddha yang ingin ke India dianjurkan untuk belajar setahun atau dua tahun terlebih dahulu di Sriwijaya.

Kebesaran Sriwijaya justru terlacak dari peninggalan di India dan Jawa. Prasasti Dewapaladewa dari Nalanda, India, abad ke-9 Masehi menyebutkan, Raja Balaputradewa dari Suwarnadwipa (Sriwijaya) membuat sebuah biara. Prasasti Rajaraja I tahun 1046 Masehi mengisahkan pula, Raja Kataha dan Sriwiyasa Marajayayottunggawarman dari Sriwijaya menghibahkan satu wilayah desa pembangunan biara Cudamaniwarna di kota Nagipattana, India.

Peneliti dari Balai Arkeologi Palembang, Retno Purwanti, mengutip prasasti Karang Tengah menyebutkan, Damudawardani dan Samaratungga (penguasa Sriwijaya) ikut memberikan sumbangan untuk membangun Candi Borobudur di Jawa Tengah, sekitar abad ke-8 Masehi. Ada juga keterangan tertulis yang menyebutkan raja Sriwijaya membangun candi Buddha di Thailand.

“Kalau ingin mencari candi bersama peninggalan Sriwijaya, sebaiknya datanglah ke Borobudur atau Thailand. Candi- candi itu berdiri berkat kebijakan atau bantuan dari Raja Sriwijaya,” papar Retno.

Kenapa Raja Sriwijaya tidak mendirikan candi di wilayahnya sendiri, misalnya di Palembang? Menurut Retno, Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang berada di tepian sungai dan hutan lebat di Sumatera. Karena tidak terdapat gunung berapi yang menyimpan batu, bangunan peribadatan, istana, dan rumah-rumah penduduk dibuat dari kayu atau bahan batu bata. Akibatnya, bangunan cepat rusak hanya dalam hitungan paling lama 200 tahun.

Sebenarnya ada juga struktur bangunan candi yang besar di beberapa situs di Palembang. Namun, sebagian besar struktur bangunan itu telah hancur atau terkubur dalam tanah, dan belum digali lagi hingga sekarang. Di situs Candi Angsoka, ditemukan struktur bangunan bata pada kedalaman dua meter dari permukaan tanah. Stupa beserta struktur bata terdapat pula di areal situs Bukit Siguntang. Situs Gendingsuro juga menyimpan tujuh sisa fondasi bangunan bata dan makara.

“Struktur bata itu kemungkinan merupakan bekas candi atau bangunan lain. Hanya saja, peninggalan itu terkubur dalam tanah dan permukaannya telah menjadi perumahan penduduk. Untuk mengungkap kebesaran Sriwijaya, para peneliti harus menggalinya kembali sambil berpacu dengan pesatnya pembangunan Kota Palembang,” tambah Retno.

KERAJAAN Sriwijaya runtuh pada tahun 1377 setelah muncul Kerajaan Singasari dan kemudian Majapahit di Mojokerto, Jawa Timur. Palembang kemudian dikuasai secara berturut-turut oleh para perompak dari China, Kesultanan Palembang Darussalam, dan pemerintah kolonial Belanda.

Namun, Sriwijaya akan tetap dikenang sebagai kerajaan yang berhasil mengembangkan kekuatan maritim, sosial politik, perdagangan, dan pusat studi agama Buddha yang disegani negara-negara di kawasan Asia Tenggara pada masanya.

“Kebesaran Sriwijaya tidak harus diindetikkan dengan peninggalan fisik yang megah. Tetapi, yang terpenting generasi muda hendaknya tetap mengingat Sriwijaya sebagai kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara,” tutur budayawan Palembang, Djohan Hanafiah. (Ilham Khoiri)

musi

 

76 Tanggapan

  1. Kebesaran Sriwijaya tidak harus diindetikkan dengan peninggalan fisik yang megah. Tetapi, yang terpenting generasi muda hendaknya tetap mengingat Sriwijaya sebagai kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara???
    Inilah salah satu pertanyaan yang sebetulnya kita sebagai warga propinsi sumatera selatan harus mampu melihat, apakah betul kerajaan sriwijaya itu terbesar di asia tenggara??
    karena sebagian besar bukti peninggalan yang sudah tidak ada. mungkin kata-kata terbesar tersebut perlu dipertanyakan lagi maknanya. bagaimana kita bisa bangga, jika sesuatu yang kita banggakan tersebut tidak ada realisnya.
    sebetulnya, jika kita mau serius dan mengkaji kebesaran kerajaan sriwijaya tersebut, tidak usah jauh-jauh. kita harus jeli menyimak perjalanan bukti-bukti kerajaan sriwijaya.
    salah satu contoh, kain songket palembang dan kerajinan pandai besi di daerah ogan ilir. ini lebih realis, ada buktinya. tidak sekedar kutipan dari buku Le Royaume de Crivijaya tahun 1918, ataupun berdasarkan pada nilai-nilai historis, yang saya pikir perlu dikaji kebenarannya.
    kain songket palembang dan kerajinan pandai besi di daerah ogan ilir lebih pantas dikatakan sebagai pondasi utama kerajaan sriwijaya. jika kemudian kedua bukti ini diasumsikan mendapat pengaruh dari daratan cina ataupun ikut kebesaran kerajaan-kerajaan di jawa dengan candi-candinya, maka sangatlah wajar jika kedua jenis bukti ini akan dilupakan, bahkan oleh orang yang mengklaim dirinya sebagai sejarahwan.
    merunut perjalanan kerajaan sriwijaya yang kemudian sampai pada kesultanan palembang, perlu diketahui juga bahwa pada masa kesultanan palembang, bukti-bukti tersebut masih jelas dan ada. sehingga yang paling mudah dan mendekati kebenarannya adalah mengkaji warisan-warisan dari kesultanan palembang, kain songket dan kerajinan pandai besi di ogan ilir.
    kenapa??
    pada waktu terjadi perpecahan dan perang saudara di kesultanan palembang akibat ulah belanda, beberapa keluarga kesultanan palembang mengungsi di daratan ogan ilir (sebelumnya ogan komering ilir). dengan pembagian wilayah sebagai berikut: untuk daerah pemulutan, indralaya, muara penimbung dan sekitarnya dijadikan sebagai basis pertahanan terhadap serangan balik atau mendadak dari pihak belanda. sedangkan untuk daerah ogan ilir, tepatnya desa mandiangin, desa tanjung dayang, dijadikan sebagai tempat tinggal orang-orang kesultanan. dan daerah limbang jaya atau pondok dijadikan sebagai ‘pabrik’ pembuatan senjata untuk keperluan perang para prajurit yang mengungsi. ini bukti yang masih ada sampai saat ini. demikian juga dengan kain songket, yang pada awalnya hanya ada didalam keluarga kesultanan saja, mulai diajarkan kepada penduduk atau warga setempat, yang lambat laun kemudian sangat merakyat didaratan ogan ilir. itulah sebabnya dulu, kenapa terjadi pembatasan dalam menggunakan motif pada kain songket palembang, yang ditentukan oleh titisan atau derajat dan pangkat seseorang dalam masyarakat. sampai saat ini kedua jenis bukti ini masih ada dan berkembang, tinggal menunggu sejarahwan ataupun budayawan yang mau mengkaji secara mendalam, sehingga kita tidak perlu berangan-angan memiliki kerajaan maritim terbesar, sementara kita tidak pernah melihat kebesaran-kebesarannya itu sendiri.
    terkadang nilai sejarah terlalu pada dengan legenda, sedangkan legenda itu sendiri mendekati mitos, dongeng sebelum tidur. kalau pada masyarakat jawa, lebih dekat dengan cerita bualan yang diciptakan oleh pujanggawan, yang lebih banyak nilai emosional dalam mentafsirkan sejarah itu sendiri.
    so, kalau memang ingin membuktikan kerajaan sriwijaya sebagai kerajaan maritim terbesar dan terluas, kaji kain songket dan kerajinan pandai besi secara mendalam dulu, barulah boleh mengklaim lain-lainnya.

    jika memang berminat, saya siap menjadi tim peneliti permasalahan tersebut.

    terima kasih.

  2. No Comment…
    Karena aku lagi cari data berkaitan tentang sejarah daerahku,sejarah suku-ku…GUMAY!
    Ada orang TOLOL yang mengarang buku bahwa Sumatera Selatan, Palembang khususnya berawal dari Lautan..
    Ada juga orang yang mengarang buku, berdasarkan hitungan angka tarikh per 25 tahun, kehadiran pendiri suku-ku bertepatan dengan masa – masa keruntuhan Kerajaan Sriwijaya…
    Apakah pendiri suku-ku berdiri sendiri ataukah merupakan sisa dari pelarian orang – orang Kerajaan Sriwijaya?
    Menarik untuk dikaji…Punya ide?Email Me………

  3. menurut saya tetap perlu dicari keberadaan fisiknya apabila masih di dalam batas kemampuan manusia. hal ini penting untuk menyelamatkan peninggalan (jika toh ada) dari eksploitasi orang asing.

    seperti halnya para ahli yang sedang berusaha mengungkap bahtera Nabi Nuh ato misteri Atlantis, kita perlu lah untuk mengungkapnya.

  4. sdr. deny,, masuk akal juga dengan paparan mu itu, sedikit tambahan bahwa dulu sungai komering berhadapan langsung dengan istana keraton yang diperkirakan berada di daerah Pusri dan sekitarnya, terakhir istana dipindahkan ke benteng kuto besak.

    dengan begitu keluarga sultan yang mengungsi ke daerah ogan ilir, tentu juga mudah untuk dijangkau atau diserang pihak belanda dengan menyusuri sungai komering, karena lebih dekat jarak dan waktunya, dengan melewati daerah jejawi-sp padang yang berada dipinggiran sungai komering kemudian memotong jalan melewati rawa dalam jejawi, maka akan tembus langsung ke daerah ogan ilir, inderalaya, muara penimbung dsb..

    oleh karena itu juga di daerah jejawi – sp padang ini oleh pihak kerajaan dijadikan juga daerah pertahanan, dengan menempatkan panglima perang dari mataram yang terkenal dengan nama Raden Mas Bayangan, dan sering disebut oleh masyarakat jejawi dengan buyut panjang. adapun barang peninggalan dari buyut panjang seperti Senjata Parang, Tombak, Keris, serta silsilah keturunan buyut panjang yang tercantum dalam lembaran kulit kayu yang hampir menyerupai kertas karton, dan cap bendera Mataram, yang terbungkus dalam bumbung bambu, tersimpan baik oleh beberapa orang yang masih punya trah dari buyut panjang.

    Selanjutnya memang kalau kita mau membangkitkan semangat SRIWIJAYA kembali, maka betul pertama kali kita harus menggali sejarah kesultanan Palembang. dari situ besar kemungkinan misteri sriwijaya akan lebih banyak lagi yang akan terungkap. jadi semua orang tidak lagi menganalisa sendiri sendiri mengikuti emosional masing masing, semua sejarawan harus kembali kepada data data yang nyata, seperti kain songket, kesenian gending sriwijaya, hiburan lenggang palembang, sejarah berdirinya daerah daerah sekitar palembang serta kalau masih ada peninggalan peninggalan sejarah dikumpulkan semua.

    Saya juga pernah dengar dari beberapa ahli sejarah, bercanda tentang kemana saja bukti peninggalan sriwijaya dan kesultanan palembang, pada hilang tanpa sisa, ada yang menjawab, ya mungkin dibawa oleh pihak musuh waktu perang, mungkin juga semuanya dibuang kesungai Musi. wallahu alam.

  5. sriwijaya iut sudah terbentuk lama banyak para ahli mengatakan sriwijaya ada pada beberapa daerah saya juga berasal dari lintang sumatera selatan, sejarah sumatera selatan sendiri sebenarnya lebih lama dari sriwijaya karena adanya peningggalan berupa candi yang di ketemukan di daerah pagar alam memang belum tergali semua tetapi ini menunjukkan betapa besarnya bangsa sriwijaya karena peninggalan ini diperkirakan sebelum masehi jadi alangkah lamanya bangsa ini sudah bediri adapun mengenai kesultanan palembang itu bukan keturunan raja-raja sriwijaya karena mereka berasal dari daerah jawa yaitu sari kerajaan majapahit jadi sangat bertentangan

  6. sriwijaya itu besar pertama kali atas kebesaran dapunta hyang sirijayanasa tetapi sebelum dapunta hyang adapun sebenarnya sudah ada bangsa karena dari peninggalan basemah menunjukkan bahwa bangsa ini sudah ada kerajaan seblum sriwijaya dan bahkan mungkin sriwijayapun memang dipindahkan dari gunung ke dataran rendah,nama sailendrapun menunjukkan nama raja gunung

  7. Anda juga dapat menelusuri sejarah awal kejayaan Kerajaan Palembang Islam, mulai sejarah Sunda Islam, Demak dan Mataram Islam. Selanjutnya kita bahas dalam wadah ini..?!!

    Terima kasih.

  8. hhhhhhhhhmmmmm……………Lumayan

  9. Pusat kerajaan sriwijaya itu sesungguhnya masih diperdebatkan. apakah berpusat di palembang atau di jambi.
    karena jambi ternyata memiliki komplek percandian yang terluas di asia tenggara, yang meliputi 12 km.
    tetapi karena sejarah di Indonesia hanya milik daerah yang merasa dirinya lebih kuat dibanding yang lain maka jadilah palembang mengklaim dirinya sebagai pusat kerajaan sriwijaya.
    komplek percandian muaro jambi yang terletak di kabupaten muaro jambi, tidak hanya wujud dari komplek percandian biasa tetapi juga merupakan perkotaan kuno yang luas pada masa lalu.
    kenapa? karena di muaro jambi dapat kita temui selain candi juga kanal diantara percandian yang memungkinkan perahu melintas.
    hebatnya lagi sesungguhnya komplek muaro jambi tersebut berpotensi luasnya melebihi 12 km, karena ternyata masih sangat banyak candi yang belum ditemukan.potensi tersebut diketahui dari banyaknya gundukan yang ada.
    kalau palembang merasa dirinya sebagai pusat kerajaan sriwijaya kenapa tidak ada komplek percandian yang luas.
    bagaimana mungkin pusat suatu kerajaan besar di nusantara tidak memiliki komplek percandian.
    kalau boleh lebih jujur, jambilah yang layak dikatakan sebagai pusat kerajaan sriwijaya.
    kenapa? karna bukti sejarah yang dimilikinya.
    cuma kendala yang ada proses pemugaran candi belum selesai 100 % karena terkendala dana.
    tetapi tenang saja karena uni eropa siap mengucurkan dana nya untuk membantu pemugaran candi di muaro jambi.
    anda tidak percaya candi muaro jambi sangat luas?
    datang saja ke muaro jambi.
    doakan komplek percandian muaro jambi mendapat status warisan budaya dunia.

  10. Kalo aq baco dari website luar. Mereka itu lebih mengakui kekuasaan Sriwijaya sebagai satu-satunya kerajaan terbesar di Asia Tenggara. Majapahit yang katony menguasai nusantara itu cuma bo’ong (meragukan). Majapahit itu cuma biso menguasai Jawo bae. Kareno dak katek catetan sejarahnyo. Sriwijaya itu malah pas jaya2nyo menguasai seluruh Sumatera, Jawa, Kalimantan, sedikit Sulawesi, Malaysia, dan sedikit Thailand. Candi Borobudur
    itu rasony emang bener yg bangun Sriwijaya kareno sebelumnya Balaputera Dewa itu tinggal di sano. Setelah terjadi perpecahan dan mulai muncul ny kerajaan mataram hindu dio pergi ke tempat kakekny di Palembang.

    Sriwijaya dianggep hebat nian kareno dio yang jadi cikal bakal kerajaan melayu di seluruh Sumatera, malaya, dan Borneo( kalimantan). Kerajaan Sriwijaya itu berbeda dengan Kerajaan Palembang dan Kerajaan Palembang Darussalam. Klo dari catetan sejarah Pendiri kerajaan Malaka itu Parameswara yang merupakan anak Raja Sam Agi dari Sriwijaya. Dio pergi dari Sriwijaya akibat kekalahan dengan Majapahit (ekpedisi pamalayu-bener dk). Biarpun kalah dan kerajaan ny pindah ke malaka. Tetep be Majapahit dak pernah biso naro adipatinyo di Palembang. Malah palembang jadi pusat bajak laut cino. Sampe2 Rajo dinasti ming ngirim Laksamana Ceng ho untuk menumpas bajak laut itu. Cerito ttg bajak laut ini terkenal nian. dan cengho inilah yang membentuk komunitas cino di palembang. Sebelumnyo Parameswara ke malay dio ke Singapure dulu cuma gara-gara dak sanggup ngadepi serangan kerajaan Siam, dio ke malaysia dan buat kerajaan lagi disano. Kerajaan malaka ini tetep membina hubungan baek dengan cino cak Sriwijaya dulu. Inilah yang ngakibatke wong luar lebih taw Malaka dibandingke Majapahit. Gawe presiden qt wong jawo jadi cerito majaphit itu dilebih-lebihke nian sampe pacak ngusai nusantara.

    Kerajaan Palembang dan Palembang Darussalam itu emang ado hubungannyo dengen jawo. Kerajaan palembang itu didirike oleh Ariodillah pas abad 15, Dio sebenernyo adipati majapahit jadi pas majapahit nk roboh tula baru biso naro adipati di Palembang, gara2 bajak lautny la ditangke Cengho pulo. Dari bininy Putri Campa lahirla Raden Fatah cuma itu bukan anak dio tp anak Rajo terakhir majapahit, Brawijaya V. Setelah majapahit mati kerajaan ini vakum. Trus gara2 ribut2 di Kerajaan demak, Keturunan Pangeran Trenggono (keturunan Radden Fatah jugo) pindah ke Palembang di pimpin Ke Gede Sedo Ing Lautan dan dirike kerajaan Palembang Darusalam neruske kerajaan Palembang yang vakum.

    Setelah di Jawo muncul Kerajaan mataram yang Pangeranny itu jugo masih keturunan Raden Fatah maka hubungan Palembang Darussalam dengan mataram akrab nian. Itu la pacak ado panglima mataram itu Raden Mas Bayangan. Lagian Palembang ngeraso dilindungi jugo samo Mataram akibat dari anceman Kerajaan Banten.
    Akhirnyo Palembang ancur jugo akibat serangan belando bekali-kali. Trus Rajonyo Sultan mahmud Baddaruddin II di asingke ke maluku. Waktu itu belando nawarke jabatan rajo boneka ck yogya dan solo itu, cuma baddaruddin 2 nolak dan menurut dio kerajaan Palembang darussalam itu di hilangke be. Kareno itu dak katek lagi rajo2 setelah belando bekuasa di palembang.

  11. ada satu ajaran peninggalan jaman kerajaan sriwijaya yang sampai saat ini sangat dihargai dan dihormati oleh masyarakat di tibet…

    namanya adalah ajaran transformasi pikiran… di tibet di sebut dengan nama Lojong.

    ajaran untuk mengubah pikiran menjadi penuh kasih sayang pada semua mahluk tanpa pilih kasih…

    orang tibet menyebut orang sumatera jaman sriwijaya dengan sebutan serlingpa…

    dan ada dua guru yang berasal dari sriwijaya yang sampai saat ini sangat dihormati di tibet… karena ajarannya … bahkan Dalai lama pun sangat menghormati guru -guru dari sriwijaya ini…

    nama guru-guru dari sumatera ini yang sekarang bahkan sudah tidak dikenal namanya di tempat asalnya sendiri adalah…

    Dharmakirti dan Dharmaraksita

  12. Aku setuju kalu Sultan Palembang yang sekarang ini bukan keturunan Kerajaan Sriwijaya. Sultan Palembang ini adalah keturunan Kerajaan Palembang Darussalam yang beragama Islam yang ada di kota Palembang pada saat Kerajaan Sriwijaya sudah atau mulai runtuh. Jadi tidak layak kalau orang-orang di dalam susunan kesultanan ini menyebut diri sebagai keturunan Sriwijaya. Tolong jangan di campur adukkan antara kebudayaan Sriwijaya dengan kebudayaan Kesultanan Palembang Darussalam. Terima kasih.

  13. mengenai Dharmakirti dan Dharmaraksita aq setuju nian,, bahkan duo ikot wong ini terkenal nian.. Sayang nian di palembang la dilupoke

  14. Mengenai bukti klo Sriwijaya yang jadi awal budaya melayu aku tunjukke Sejarah Melayu yang aslinya ditulis sekitar tahun 1511, ditulis kembali dari pelbagai versi, antaranya oleh Abdullah ibn Abdulkadir Munsyi yang menulis kembali teks tahun 1612. Teks yang menceritakan Palembang dari Sejarah Melayu:

    ….. ada sebuah negeri di tanah Andalas, Perlembang namanya, Demang Lebar Daun nama rajanya, asalnya daripada anak-cucu Raja Sulan; Muara Tatang nama sungainya. Adapun negeri Perlembang itu, Palembang yang ada sekarang inilah. Maka Muara Tatang itu ada sebuah sungai, Melayu namanya; di dalam sungai itu ada sebuah bukit Seguntang Mahameru namanya.

  15. Ada yang punya biografi Sultan Mahmud Badarudin II gk?Kalo ada, tolong dishare dong.

  16. Sejarah Sriwijaya memang belum memberikan bukti yang meyakinkan kepada generasi muda bahwa memang Sriwijaya mnerupakan kerajaan maritim terbesar di masa lalu. Untuk itu, perlu buklti berupa peninggalan konkrit yang bisa membuat kita yakin bahwa Sriwijaya memang besar. Bukan sekedar bandara SMB II atau nama-nama yang menggunakan Sriwijaya yang lainnya.

  17. bagus nian cerito ni,,,setuju nian aku mbahas ttg kerajaan sriwijaya,,jd memang kemungkinan kerajaan sriwijaya tu bangunannyo byk terbuat dari kayu dan bata..bukan batu gunung/sungai, seinggo dak tahan lamo…

  18. memang banyak perdebatan mengenai lokasi sriwijaya, tapi coba lihat peninggalan yang ada di keduakn bukit itu banyak sekali jabatan2 mengenai sriwijaya dari anak raja sampai bawahan,menurut perkiraan saya sriwijaya dibangun oleh bangsa sriwijaya sendiri karena banyak peninggalana yang terdapat di pagaralam,kalau mengenai silisilah tentang keturunana orang sriwijaya kami mempunyai sampai atas itu bisa kita lihat bagaimana orang2 siriwijaya yang pergi meninggalkan palembang karena kecewa adanya ekspansi kerajaan majapahit mengenai anak2 anak raja sriwijaya yaitu sang nila utama yang lari ke riau yang beranak pinak keturunannya menjadi raja seperti parameswara raja dari malaka yang menemukan singapura, kemudian sang nila pahlawan yang menjadi raja di minangkabau , sedangkan si bungsu berada disumatera selatan mengenai peninggalannya ada di malaysia berupa pedang sriwijaya sedangkan mahkotanya berada di padang kami kurang tahu siapa yang memegang ingat siriwijaya bukan palembang darussalam karena lain keturunan memang gelar raden itu ada juga di keturunan sriwijaya tepai sangat berbeda dengan yang ada di kerajaan palembang darussalam

  19. mengenai kebesaran kerajaan siriwijaya sudah banyak yang terbukti coba lihat mengenai sejarah malaysia betapa berpengaruhnya kerajaan sriwijaya didalam sejarah mereka bahkan ada seorang pangeran yang lari ke philipina selatan dan baranak pinak sampai sekarang sriwijaya merupakan kerajaan maritim terbesar di nusantara kalau kita baca sejarah banyak daerah2 menjadi daerah basis pertahanan sriwijaya

  20. Bagaimana hubungan antara Kerajaan Sriwijaya yang beragama Budha dengan Candi Hindu yang ditemukan di Desa Bumi Ayu, Kabupaten Muara Enim ? Candi itu terletak di pinggir sungai Lematang yang bermuara ke Sungai Musi di Palembang. Ada yang berpendapat Candi di Desa Bumi Ayu itu sekitar abad 8 atau 9 SM sedangkan Sriwijaya tumbuhnya sekitar abad 10 SM. Mungkinkah kata ” muara tamwan” yang dimaksud dalam salah satu prasasti di Palembang itu menunjukkan kata Muara tempat pertemuan sungai ? yaitu sungai enim dan sungai lematang yang tepatnya adalah di Muaraenim ? Mohon para ahli arkeologi di Sumsel dapat sedikit memberikan penjelasan.Sebab saya beberapa tahun yang lalu dikasih cara membaca gaya huruf ULU oleh salah seorang yang ahli dan hasilnya saya dapat membaca beberapa bagian tulisan yang ada di tanduk kerbau di desa saya. Diantaranya ( maaf, tulisan ini dapat dibaca dalam bahasa daerah saya yaitu Muaraenim): “Raje sakti kecik gilik, jeme kemangahan gale, Raje Sakti beselindang kuning” yang lain lagi: “punjen kuningan Raje titek kayek”. nah tapi sejauh itu saya tidak mengetahui Raje sakti itu adalah Raje yang mana ? Apakah raja Sriwijaya yang sedang melakukan muhibah ke daerah ?.

  21. kalau kerajaan sriwijaya, sudah terlalu lama hilang, bekas peninggalannya yang benar2 mewakili keberadaannya di palembangpun sangat susah didapati, kecuali kalau tim sejarah mau membongkar situs situs dipalembang, sperti PUSRI, BENTENG KUTO BESAK, DAERAH 3 ILIR sktrnya, KUTO GAWANG, dan kemungkinan juga pencarian di dasar sungai MUSI, nah apa mungkin terjadi ??

    yang lebih menggelitik hati saya adalah adanya kerajaan THAILAND sekarang ini, kalau dilihat dari sudut budaya, agama, ada kesamaan, nah apakah ini adalah kelanjutan dari kebesaran sriwijaya ???
    kalau pun bukan, lantas kenapa ada ditemukan patung raja balaputradewa disana, bagaimana hubungan keduanya??

    Para ahli sejarah harus bisa mengungkap semua ini dan di publikasikan kemasyarakat Indonesia, sekarang ini ada kesannya ahli sejarah kita sangat pasif dengan usaha untuk menggali informasi ttg keberadaan Sriwijaya, ataukah ilmu sebagai ahli sejarah masih amatiran…

    banyak sumber sumber yg bisa mewakili untuk mendapatkan informasi ttg SRIWIJAYA, bisa dari kerjaan BELANDA, kerjaan Thailand, Burma, LAOS, Kamboja, TURKI, bahkan portugis dan inggris.

  22. mau cari bukti banyak,…………
    gampak kok,
    tinggal gali atau keruk aja disepanjangan sungai musi ,
    kalau masalah dana ya,……..
    dicari solusinya,……

  23. dari banyak cerita kakek n org2dulu.candi2 peninggalan kerajaan sriwijaya ditimbun seperti candi borobudur.kemungkinan candi candi itu ditimbun di bukit mahameru daerah bukit besar.dan di gunung meru/komplek kuburan di plaju.sekarang siapa yg bisa membongkar kedua tempat tsb//

  24. terima kasih yaa

  25. kalau hanya melihat jambi saja coba lihat juga pagaralam karena pagaralam pun juga ditemukan candi karena lebih tua dari daerah jambi candi itu bisa dibuat dimana saja sedangkan kerajaan nya bisa dimana saja bukti sudah bahwa palembang adalah tempat kerajaan sriwijaya bukan di jambi

  26. Sumatera Selatan merupakan salah satu Provinsi Lumbung Energi dan Pangan Nasional. Sekarang ini telah diluncurkan program berobat gratis dan sekolah gratis, ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk menyehatkan baik fisik maupun mental seluruh masyarakat Sumatera Selatan, serta menciptakan Sumber Daya Manusia Sumatera Selatan yang lebih berkualitas.

    Salah satu contoh :
    Banyak Putra-putra Daerah SUMSEL yang menggali ilmu baik diluar negeri maupun didalam negeri.
    saya Syarkoni, S.Psi salah satu putra daerah yang sedang menggali ilmu di kota Yogyakarta dan tinggal di Balai Sriwijaya.

    Salam kenal buat rekan-rekan dari SUMSEL.

    Syarkoni.

  27. Mohon diskusi tentang kerajaan sriwijaya dan yang menyangkut seluruh aspek SUMSEL sebaiknya dikupas tuntas..sehingga kita semua dapat mengerti dan paham tentang palembang kito..

  28. ehm…palembang emang kerajaan yang dulunya berjaya. semoga selalu terjaga dari segala godaan yang terkutuk.

  29. sangat sulit memang untuk mengetahui sajarah sriwijaya secara keseluruhan, kalau saja pemerintah mau membiayai para arkeolog untuk secara serius saya rasa bisa, dan dimulai dari situs2 yang sudah ada. bila perlu panggil para supranatural untuk mencari kerajaan maritim tersebut.

  30. benar,kalau hanya melihat dari candi-candi, bukan hanya jambi yang memiliki peninggalan berupa candi,seperti pagaralampun mempunyai Rimba candi yang usianyapun lebih tua dari pada candi-candi di jambi.kalau ingin menemtukan lokasi pusat kerajaan sriwijaya sebaiknya jangan terbawa obsesi untuk menjadikan daerah sendiri sebagai pusat NYA……

  31. Ceritonyo cak ini. Sebenarnya Kerajaan Sriwijaya tu wilayahnyo Sumatra, Bangka, Belitung, India( Bangladesh) Thailand, Malaysia-Singapura ,sebagian kecil Kalimantan, Jawo. Kalo Bali Bekas Kerajaan Majapahit yang tidak mau di Islamkan. Diowong tidak setuju, bahwa ajran Islam tu SESAT. Kemudian orang orang Buddhanyo lari ke Bali/ tidak mau bertempur dengan musuh musuhnya. Kerajaan Majapahit wilayahnya hampir satu Indonesia ditambah Thailand,Kamboja, Malaysia-Singapura, tapi Irianjaya masih belum tersentuh. Kenapa bisa sangat luas kerajaan majapahit, karena ada perkawinan dangan Raja Balaputra Dewa (sriwijaya-majapahit). Pada waktu itu Balaputra dewa mendirikan lagi pusat pemerintahan Kerajaan Sriwijaya di Majapahit. Jadi ada dua pusat pemerintahan Kerajaan Sriwijaya. Di jawa dan di Sumatera. Di Jawa dikenal Kerajaan Mataram I (Kuna) masih Kerajaan Sriwijaya. Sriwijaya- Majapahit bersatu karena adanya pernikahan satu sama lain yang dulunya beragama Buddha. Patih Gajahmada yang menyatukan Kerajaan BUDDHA (Sriwijaya) dengan Kerajaan Hindu(Singosari,kediri,blambangan,pajajaran,kutai , dan lain- lainnya. Kerajaan dari Islam berontak, Hancurlah Majapahit. Yang cikal bakalnya dimulai dari Raja Prameswara (Pamalayu) yang lari ke singapura terus mendirikan Kerajaan Baru, Yaitu Darulsallam. Cak itu ceritonyo

  32. Sekarang ini orang orang Buddha mau mencari lagi bekas Kerajaan Sriwijaya, sampai titik darah penghabisan.

  33. Mengapa bukti fisik seolah raib???? mengapa begitu banyak sebutan (nama) untuk kerjaan sriwijaya?? apakah mungkin memang kerajaan sriwijaya itu beberapa kali hancur dan berdiri lagi sebelum kedatangan i-tsing?… sekedar sedikit masukan untuk para peneliti dari saya yang gak ngerti sejarah… mungkin ada baiknya penelitian juga dilakukan dengan TIDAK meninggalkan dugaan bahwa “ada kemungkinan terkuburnya atau raibnya suatu kerajaan dan situsnya bisa saja karena bencana alam”:
    1. bencana alam jenis apa yang pernah terjadi sebelum dan sesudah abad ke VII? gempa bumi, tsunami, atau apa yaaaaa???
    2. kapan terjadinya?
    3. seberapa besar bencana itu?
    4. bagaimana keadaan alam sriwijaya waktu itu, sebelum dan sesudah bencana???
    5. bagaimanakah dengan “ring of fire” yang melintasi Indonesia, apakah hal tersebut tidak berpengaruh terhadap terjadinya bencana yang bisa berakibat terkuburnya atau musnahnya suatu pusat kerajaan dan bahkan situsnya?
    6. apa pengaruhnya bencana tersebut terhadap peta politik sriwijaya??
    ………. aaaahhhh, banyak banget pertanyaannya ya?? he..hee.. mo nambah lagi satu pertanyaan nich.. katanya pada waktu itu sriwijaya menjadi pusat agama budha di bumi ini, i-tsing dari china aja belajar (kuliah) ke sriwijaya. katanya ada situs yang mendukung hal ini yang membentang dari lampung sampai palembang (termasuk juga jambi dan bengkulu). jika hal itu benar, dapat dibayangkan alangkah besarnya kerajaan sriwijaya waktu itu, tempat belajar agama budha-nya aja seluas itu, lalu seberapa besar kekuasaannya??? jangan-jangan sebelum abad ke VII kerajaan sriwijaya (yang mungkin dengan sebutan bukan/belum “sriwijaya”) mempunyai kekuasaan hampir seluruh bumi, bisa aja kan? karena untuk membentuk suatu kondisi kerajaan dengan pusat agama sebesar itu tentu butuh negara “super power” yang proses pembentukannya mungkin sangat lama bahkan mungkin ratusan tahun. Jika itu benar, bisa saja sriwijaya itu ada sebelum masehi dan udah beberapa kali musnah dan berdiri kembali… hee…heee… ngaco yaa???…

  34. pencarian Pusat Kerajaan Sriwijaya amatlah menarik..seharusnya ada usaha bersama mencari gali, kerana mungkin juga ia ditempat saudara..apabila bukti ditemui, maka pasti ia suatu kejutan..kita tunggu penemuan2 terbaru dirantau ini..

  35. sejarah sriwijaya akan tetap di hati :)

  36. Mencari bukti-bukti sejarah kebesaran suatu suku, kaum, kelompok boleh-boleh saja, tapi bukan untuk mencari-cari sesuatu untuk di bangga-banggakan. Banyak orang berkesan aneh, orang bangga dengan mudah membunuh, merampok dan mencuri (pekerjaan orang culas), merampas hak-hak orang lain. Sekaranglah saatnya tunjukkan dengan PRESTASI…PRESTASI..PRERSTASI..!! Bukan dengan omongan kosong belaka. Kalao memang jago berantem, hebat, tunjukkan mana ada yang JUARA TINJU, KARATE, SILAT tingkat dunia? atau nasional saja? Kalau merasa hebat bisa ngebut tunjukkin pada DUNIA PRestasi Balapan KIta….tunjukkan prestasi..bukan omongan kosong penuh emosi….AKU BERMIMPI SRIWIJAYA FC BERISI PEMUDA-PEMUDA ASLI SUMSEL..kapan itu..? Jadi dari pada membuang2 banyak waktu hanya mencari KEJAYAAN LAMA PALEMBANG, bukannkah lebih baik berfikir dan bekerja bagaimana caranya DUNIA berkesan baik terhadap Palembang karena PRESTASI…tunjukkan padaku ..biar aku layak senang dan bangga biar pun aku BUKAN orang Palembang

  37. saya ingin berbagi cerita atas apa yg saya sudah baca dari sebuah buku sejarah ttg kebesaran gajamada dari majapahit, didalam cerita dilukiskan bahwa sosok gajahmada berasal dr kerjaan tanah batak, yg diasuh oleh pamannya raja minang dan sempat di didik diseriwijaya. dr alur cerita tsb,,dilukiskan juga asal usul kata syailendra,,yaitu berasal dr kata alexander the great, yg sempat menetap di india, dan menurunkan keturunan yg akhirnya hijrah ke nusantara (p. bangka),,dikarenakan lidah org india mengatakan alexander itu sebagai syailendra,,oleh karena itu keturunan alexander yg hijrah ke nusantara, 4 bersaudara,,masing masing ke kalimantan, ke tanah sunda, ke cola dan yg bungsu ke tanah minang,,dari keturunan si bungsu inilah cikal bakal berdirinya kerajaan sriwijaya, tetapi dikarenakan anak raja minang ini kecewa atas keputusan raja dikarenakan yg menjadi putra mahkota kerajaan minang adalah sang adik , sementara kakaknya diutus ke palembang,,maka segala macam adat istiadat minang, di tinggalkan oleh sang kakak, maka terbentuklah adat tersendiri di seriwijaya,,tetapi tidak melupakan trah keturunan adalah trah alexander/syailendra,,
    kemudian dalam cerita mengatakan seriwijaya adalah kerajaan serikat, dan setiap raja dr masing masing perserikatan wajib mengambil seorang permaisuri dari keturunan seriwijaya, nahh dr sanalah tolak ukurnya bahwa seriwijaya adalah kerjaan yg sangat besar dikarenakan didukung penuh oleh kerjaan uni serikatnya…
    demikian sekilas cerita , masalah kebenran cerita tsb perlu banyak pengkajian lebih dalam lagi, wassalam

  38. apa bener kerajaan sriwijaya berbeda dengan kesultanan? kakek saya keturunan langsung kesultanan, sedikit peninggalan sriwijaya diperlihatkan ke saya sebelum dia meninggal, seperti pedang, cap kerajaan yg gede2, cap kerajaan yg terbuat dari tulang ikan, surat kerajaan yg sulit saya baca karena kondisi surat sangat lusuh dan bahasanya sulit dimengerti, dan silsilah kerajaan. Dan semua itu disimpan hanya pada kakek saya, karena sebelum dia meninggal, dia tidak mau orang lain tau, dan barang2 tersebut di taruh di musium, karena amanat dari yang sebelum2nya kalau itu harus disimpan oleh keluarga. Tapi kalau kerajaan sriwijaya dengan kesultanan itu berbeda, bagaimana soal silsilah tersebut dan peninggalan kerajaan yg ada?

  39. anda bilang muaro jambi ada candi tetapi anda juga tidak melihat betapa lama dan besarnya bangsa sebleum sriwijaya yaitu berada di pagaralama bangsa sriwijaya sudah terbentuk sejak datangnya maharaja Atung ungsu yang berasal dari kerajaan rao atau kinasha India yang datang sekitar tahun 176 masehi jadi sebelum sriwijaya itu ada sudah ada bangsa besar yang terletak di pagaralam dan mempunyai keraajn besar pula saya yakin hubungan antara Dapunta Syailendra yang menamakan raja gunung dengan gunung dempo ada kaitannya kalau tidak percaya coba lihat peninggalan pagaralam alangkah tua dan lamanya sumatera selatan ini jambi, riau, padang bahkan kala tua dengan peninggalan pagaralam apa mungkin bangsa ini berdiri sendiri tidak berkaitan dengn sriwijaya

  40. kesultanan palembang tidak berkaitan dengan kerajaan sriwijaya, kami mempunyai silsilah raja2 terakhir sriwijaya bahkan di gunung dempo sudah ada kuburan anak2 raja sriwijaya yang dikuburkan dipuncak gunung dempo.bukti hilang sriwijaya tidak berbekas memang ada dulu palembang itu tidak sebesar sekarng palembany yang sekarang itu dulunya lautan jadi ada kemungkinan bahwa sriwijaya runtuh tsisanya termakan gelombang lautan dan habis jadi memang tanah di palembang sangat beda dengan tanah di jawa.

  41. Tantangan jagad besmah :
    bile .bekate ade bukti dan kenyataannye, janji nunggu kate betaruh. kalu cuma kire2 dan pendapat, jadilah udeh. terutame nek katenye budayawan. PEMBOHONG BESAR.
    .untuk besmah, gumay dan semende. (jagad besmah), jawe aceh. kami di pagaralam lah siap untuk itu. . seblum anda tahu yang disebut diwe tige. maka janganlah anda hanya berdasaran perkiraan dan pendapat yang sok tau.
    besmah bukan besemah ikan2 omongkosong dan sok tau dari budayawan. tapi besmah = Alif ba Sin Mim dan Ha

  42. maju terus sriwijaya

  43. ada dusun d skitar indralaya yg asal usulny dr pelarian kerajaan sriwijaya. kmungkinan daerah d luar palembang msh nyimpen catetan ttg sriwijaya dll sprti d maluku mereka msh nyimpen silsilah kerajaan mereka d pimpin dr raja sriwijaya sampe k raja trakhir dr penduduk mluku. aq prnah bc buku terjemahan dr krajaan bima d nusa tenggara bukunya asal usul jan nenek moyangny jin, yg menarik d buku tsb menceritakan soal iskandar zulkarnain berperang dgn kerajaan khayangan stelah menaklukan khayangan dia menaklukan kerajaan d atas bukit siguntang setelah mengalahkan kearajaan tsb dia mengawini putri anak raja yg d ikalahkannya maka lahirlah 3 orang anak, seorang anak cikal bakal mnjadi raja sumatera & jawa, anak kedua cikal bakal raja2 di jepun dan yg ktiga cikal bakal raja2 pagaruyung…………..msh bnyk buku/mitos/crita turun tmurun yg msh blum trungkap ……..

  44. aq jg dr msh ad gris ktrunan dr gumay kt bpak saya kl asli orng gmy kl msuk hutan dk perlu tkut kl d laut g perlu tkut itu kt bapak saya tp dh d cb adik q kl dia msuk hutan g nemuin binatang buas dll

  45. ad yg tau gak Di kerajaan sriwijaya pernah ada dua orang pendeta Buddha yang sangat terkenal. namanya adalah???? maklum masih SD

  46. penasaran dmn dan bagaimana kerajaan sriwijaya yang sesungguhny…
    di peta sriwijaya dan di museum yang prnah ddtgi ada sebuah gambar buram ttg sriwijaya .
    dmn bs mndpt petunjuk akan ada nya sriwijaya sebenrnya ad di palembang.

  47. siapasih pendiri kerajaan sriwijaya?

  48. pokoke semua nya belum jelas, jadi jagan sok tau yg penting sriwijaya itu dipalembang sesuai dgn umur kota palembang adalah kota tertua di INDONESIA bahkan didunia

  49. Waah topiknya menarik ni,..”SRIWIJAYA”
    Dari pembahasan teman-teman semua di atas sepertinya saya se7 sekali jika Pendiri-Pendiri Kerajaan Besar “SRIWIJAYA” itu berasal dari SUMSEL,karena bukti nyata asal muasal yang sudah saya temukan sendiri dengan mata kepala saya sendiri itu ada di wilayah kaki Gunung Dempo yaitu berupa MEGALITIKUM yang tak terhitung lagi jumlahnya (Coba teman2 semua main ke Pagaralam deh).

    Meski saya bukan asli SUMSEL tapi saya benarkan juga salah seorang penuturan teman kita yang diatas,jika di Puncak Gunung Dempo itu ada makam2 raja SRIWIJAYA,dikenal dengan “MAKAM PUYANG”(karna saya sudah pernah mendaki gunung itu),lalu sebuah bukit besar yang di beri nama ”RIMBA CANDI” (Bukit seperti candi Budha).

    Dan satu lagi yang unik yang saya temukan di wilayah Pagaralam,Kab.Lahat,MuaraEnim pokoknya yang bahasanya berdialek “E”(jika dibaca secara Melayu) sama dialeknya dengan suku Melayu di Kepulauan Riau,termasuk Singapore,dan Malesia.ini membuktikan pasukan “SRIWIJAYA” pada masa penjajahanya banyak berasal dari orang-orang melayu yang menggunakan dialek bahasa “E” (jika dibaca secara melayu).

    Lihat Peta…
    Lokasi Wilayah Kaki Gunung Dempo sangat jauh jaraknya dengan Malesia,Singapore,KEPRI,dan kepulauan di sekitarnya,namun Gaya bahasa,Dialeknya sama dengan wilayah di setiap daerah di bawah kaki gunung Dempo tersebut,Palembang dan Jambi adalah pusat perdagangan pada masa Kejayaan Sriwijaya.Pedagang Cina dan Arab melintai laut cina melabuhkan kapalnya di sungai-sungai besar yang dimiliki kedua daerah tersebut,namun demikian Kerajaan sriwijaya juga di ada hubungannya dengan India,nah di manakah Pedagang India melabuhkan kapal-kapal mereka?,sekali lagi LIHAT PETA!!!..,India melintasi samudera Hindia dan mendaratkan kapal-kapal mereka di Aceh,Padang,dan Bengkulu.

    Lalu bagaimana SRIWIJAYA yang jaya bisa ada hubungannya dengan India??
    Saya sarankan anda berdiri di titik 3.159Mdpl,maka anda akan menemukan bukti jika GUNUNG DEMPO itu tempat pertemuan PARA RAJA pendiri SRIWIJAYA.

  50. “SETUE” kami menyebutnya,SETUE adalah Puyang yang menjaga Gunung Dempo.”SETUE” sama halnya dengan ”SILIWANGI” di tanah sunda yang adalah RAJA SILIWANGI pada masa kepemimpinannya.Ia menyerupai HARIMAU namun lebih dikatakan Siluman Harimau yang menurut Pribadi saya adalah Sosok RAJA-RAJA “SRIWIJAYA” yang sakti pada masa kepemimpinannya,dan khususnya nama “SETUE” sendiri sudah tidak asing di telinga SUKU PASEMAH.

    Dan bahasa yang kami gunakan banyak persamaan dengan bahasa melayu di pulau-pulang sebrang sumatera bahkan Malesia.;

    ngape=mengapa
    ade=ada
    dimane=dimana
    siape=siapa

    yang semua dialek atau gaya bahasa yang sama tanpa di campuri gaya bahasa jawa yang berujung “O”.

    Ini membuktikan jika tanah palembang itu pada masa SRIWIJAYA adalah tempatnya Perantau Jawa,Cina,India,dan Arab hingga melahirkan gaya bahasa yang berbeda dari aslinya.

    Ogan(OKU,OKI) dan LAMPUNG adalah satu nenek moyang mereka menggunakan dialek dan bahasa yang sama,dan kerajaan yang mereka miliki adalah TULANG BAWANG yang lebih dulu ada sebelum SRIWIJAYA berdiri.

    Dari arah BARAT.
    Di kisahkan juga jika Pengembara asal tanah MINANG juga pertama kalinya belajar seni beladiri MENCAK di kaki gunung DEMPO,kami menyebutnya ”KUNTAU”.

    Dari arah TIMUR.
    KRUI,LIWA (Lampung BARAT),MUARA DUA,BATURAJA(SUMSEL)
    memiliki Legenda yang sama yaitu “SERUNTING SAKTI” atau dikenal dengan “SI MATA EMPAT”,sementara LAHAT,dan Pagaralam (yang dulunya juga Kab.Lahat) memiliki Legenda SI PAHIT LIDAH.Ke-2 orang sakti inipun mengadu kesaktiannya di bawah kaki gunung DEMPO.

    Naaah saran saya siapa yang mau uji kesaktian silahkan mendaki gunung DEMPO,anda akan menemukan lawan-lawan yang sakti mandraguna,yaitu para raja SRIWIJAYA dan PANGLIMA – PANGLIMA perangnya…

  51. Maaf saya ingin bertanya, sriwijaya pernah menjadi pusat agama budha , tetapi mengapa diwilayah sriwijaya tidak ditemukannya candi budha?? tolong di bagi yang mengetahuinya.

  52. Berdasarkan catatan sejarah, Prameswara adalah satu-satunya Pangeran Srivijaya yang selamat dari serangan Kerajaan Majapahit pada abad ke 13, dan tak ada lagi catatan tentang keluarga kerajaan yang lain yang berhasil selamat. Prameswara melarikan diri ke Tamasik, di tamasik beliau melihat harimau yan dikiranya seekor singa, dari situ Prameswara menamai pulau itu “Singapura”. dari singapura perlarian prameswara berlanjut ke Negeri Thai, disana beliau membunuh gubernur Thai, dan melarikan diri ke Melaka, beliau mendapat petuntuk baik untuk mendirikan kerajaan di Tanah Melaka, Melaka menjadi Kerajaan termashur pada abad 15 setelah berhasil mengusir Majapahit, pada massa itu Melaka mendapat massa keemasaannya ketika berhasil menguasai semenanjung Melayu dan Sumatera dan mendepak Majapahit dari tanah melayu, dengan bantuan armada angkatan laut melaka yang dipimpin oleh Laksamana Hang Tuah, Prameswara berhasil meneruskan kemashuran Srivijaya di Nusantara.

    Petuah Laksamana Hang Tuah yang termasyur,
    “Patah tumbuh hilang berganti, takkan Melayu hilang ditelan bumi.”

  53. maharaja sriwajaya bersemayam digunung dempo pagar alam, maharaja sriwijaya adalah raje nyawe yang bersemayam di kawah merapi dempo

  54. ” bantahan pendapat agung arlan”
    menurut agung arlan pusat seriwijaya itu diminanga komering dan asal seriwijaya dari sekala berak lampung. untuk saudara agung arlan di dalam meneliti sejarah apalagi sejarah agung seriwijaya yang kekuasannya dari afrika sampai nusantara ( termasuk Jawa) dan asia tenggara untuk dapat menarik satu kesimpulan harus berdasarkan 5 pedoman
    1. Harus berdasarkan bukti pisik/ pakta sejarah otentik, baik berupa bangunan, isi prasati/ surat ulu sebagai bukti otentik yang takdapat dibantah
    2. Harus berdasarkan logika. masuk akal tidak
    3. Harus berdasarkan adat, budaya, bahasa, agama. Hal ini sangat penting sebagai dasar utuk mengetahui, siapa yang menaklukkan, siapa yang ditaklukkan, siapa yang mempengaruhi dan siapa yang dipengaruhi.
    4. harus ilmiah dan harus ada kecocokan satu sama lain
    5. harus melibatkan banyak pihak.

    untuk asal seriwijaya, dapuntahyang seri jaya naga, dinasti selendra yang paling mendekati kebenaran adalah berasal dari rumpun suku bangsa pasemah ( wilayah gunung dempo, pagar alam, gunung kaba, musi rawas/ musi ulu/ lubuk linggau, lahat, muara enim, empat lawang, ogan semendo, kaur, rejang, bengkulu. ) dengan bukti sebagai berikut
    1. Berdasarkan bukti pisik/ pakta sejarah otentik baik berupa bangunan, candi,istana, peralatan, isi prasasti surat ulu dll
    a. kuburan raja seriwijaya / leluhur seriwijaya di gunung dempo termasuk ( puyang athung bungsu)
    b. komplek istana raja yang lengkap dengan pemandiannya dan segalanya di bukit mendare pagar alam, yang panjangnya mencapai 7 KM
    c. komplek candi terluas di asia tenggara di rimba candi pagar alam,( ma’af lebih luas dari jambi) DIPERKIRAKAN 1000 HEKTAR ( MASIH DITELITI)
    d, situs megalitkum yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan dipagar alam, empat lawang, muara enim ogan ulu
    e. situs ajaran monothisme yang dibawa nabi IBrahim dipagar alam
    f. situs kerajan purba dempu alam, ratusan tahun sebelum masehi di gunung dempo
    g. situs purbakala di gunung dempo berumur ribuan tahun sezaman dengan nabi nuh
    h. situs kerajan purba dewi jaya perbatasan bengkulu dan sumsel
    i. situs kerajan purba trijaya, perbatasa bengkulu- sumsel
    j. situs kerajaan , seri jaya tahun 0- 200M dikisam tinggi semendo
    k. situs kerajaan tua seri buana lahat, tahun 200-500M
    l. situs purba berumur 3000 ( tiga ribu sebelum masehi) di gua harimau ogan ulu
    m. situs batu kapal dibengkulu
    n. kompleks bangunan suci di sekitar uludanau semendo sumsel yang berbatasan dengan bengkulu yang merupakan tempat persembahan leluhur dinasti selendra berupa bhumi shambara, lingga suci, sungai suci yang mengalir dari ulu danau ke muara di samudara hindia laut bengkulu, desa tanjung melake
    o, nama, nama kampung2 tua rumpun suku bangsa pasemah banyak yang memakai kata menanga, sepperti menanga siamang, menanga jaya, menanga taman dll .
    2. Harus berdasarkan logika. (MASUK AKAL TIDAK)

    Tidak masuk akal ditahun 683 masehi komering ulu mempunyai pasukkan tentara dua laksa sebagaimana dalam prasasti kedukan bukit di bukit seguntang plembang. dua laksa itu bahasa sanskerta salaksa artinnya 100.000 ( seratus ribu) dua laksa= 200.000 lihat kamus sanskerta. tidakmungkin tentara sebanyak itu orang komering ulu semua apalagi ranau apalagi sekala berak. apa lagi hanya desa minanga komering ulu tidak mungkin sekup desa bisa menghimpun tentara sebanyak 200.000.

    tidak mungkin dapunthyang serijaya naga dan 200.000 ( dua laksa) tentaranya itu orng komering semua
    harus ada komonitas yang besar dan luas dan telah mempunyai peradaban maju atau kerajaan besar sebelumnya sebagai komonitas penduk pendukung dapuntahyang serijaya naga dan 200.000 pasukkan tentaranya.
    komonitas komering adalah sekalaberak sebagai nenek moyang suku sai batin dan dan suku pepadun sebagai leluhur suku tulang bawang.
    dan tak mungkin dapuntahyang serijaya naga dan 200.000 pasukkannya berasal dari komonitas ini karana komonitas ini ( komring skala berak, tulang bawang berdasarkan seluruh prasasti seriwijaya yang ditemukan didaeah ini menegaskan kalaw ditaklukkan dan dikutuk seriwijaya).
    tidak mungkinlah asal sendiri dihancurkan dan dikutuk. semua orang dengan derah asal itu selalu berciri ciri bangga, setia, hormat, mensucikan, mengagungkan, membela. anda saja membangga banggakan asdal anda..
    dan rindu kampung halaman.
    c. tapi gabungan rumpun sukubangsa pasemah/ besemah ( gunung dempo, gunung kaba, pagar alam, musi rawas/ musi ulu/ lubuk linggau, lahat, empat lawang, muara enim, ogan, lematang, semendo, kaur, rejang, bengkulu) ditahun 683 M mempunyai pasukkan tentara sebanyak 200.000 berdasarkan peradababn di situ sangat masuk akal.

    d. semua prasasti yang dibuat seriwijaya dan leluhurnya diseluruh wilayah nya baik itu di seluruh sumatra termasuk selurah lampung, nusantara termasuk jawa asia tenggara seri langka, dan malagasi afrika itu menunjukkan menegaskan wilayah itu di taklukkan dan di kutuk serta diancam dengan kutukan kutukan yang menakutkan.
    tapi tidak ada satupu prasasti yang dibuat seriwijaya kalau tempat wilayah rumpun suku bangsa pasemah/ besemah itu ditaklukkan dan dikutuk karena apa? saya rasa logika anak SDsaja tau krena derah itu adalah tempat asalnya yang menjadi modal wilayah untuk menaklukkan wilayah lain. untuk apa ditaklukkan lagi karena wilayah pendukungnya serta wilayah aslinya,
    seluruh prasasti seriwijaya di daerah pasemah/ besemah itu selalu menunjukkan, penghormatan, pemujaan terhadap leluhur menggambarkan kemegahan dan kejayaan serta kekuatan dan kesaktian.) seperti komplek istana di bukit mendare, komplek candi terbesar di asia tenggara di rimba candi pagar alam sumsel. komplek bangunan suci, makam athung bungsu/ leluhur selendra di pagar alam.
    dan surat ulu yang ditemukan atung bungsu di palembang yamg ditulis seri nurudin panglima perangnya yang meniggal di muara lematang.yang telah datang lebih awal dari athung bungsu.
    adanya hubungan nama kerajaan serijaya di kisam tingi semendo dengan nama dapuntahyang serijaya

    e. bisajadi dan sangat masuk akal ditahun 683 masehi itu palembang dijadikan `pusat seriwijaya oleh dapuntahyang serijaya naga. dengan membawa 200.000 pasukkan tentara yang dari rumpun suku bangsa pasemah/ besemah membentuk komonitas palembang. dam menaklukkan wilayah nusantara dan asia tenggara
    f. karena secara logika hanya kekuatan besar dan kuat yang mampu menaklukkan dan menguasai wilayah nusantara dan asia tenggara bahkan serilangka malagasi afrika. karena dari prasasti prasasti seriwijaya yang ditemukan dipalembang menegaskan dari palembang langsung ke bangka, kalimantan lampung jawa dll.
    dari prasasti bukit seguntang ditegaskan dapuntahyang serijaya nasa membawa dua ratus cara perbekalan jika merujuk dari kata dua laksa 200.000 tentara maka 200 cara itu adalah 200 kapal peti kemas yang khusus membawa perbekalan untuk 200.000 tentara maka sangat masuk akal.
    g. jangan lupa dalam prasasti kedukan bukit itu juga di tegaskan ada 1300 lebih pasukkan yang berjalan menuju palembang melalui jalan darat. tidak mungkin orang lampung yang melakukan serangan bersama dapuntahyang serijaya naga itu karena ditahun 683 M tidak ada jalan darat dari lanmpung kepalembang. mereka pasti menyeberangi sungai sungai yang ada di lampung dan sumsel. sedangkan kelompok rumpun sukubangsa pasemah/ besemah lewat arahmana saja sampai kepalembang lewat jalan darat melalui pinggir sungai yang ada di sumsel tanpa harus menyeberang.
    apalagi klaim malaisia dan india sangat tidak masuk akal kalauu dapuntahyang serijayanaga dan pasukkannya dari sana karena ditahun 683 M itu antara palembang dan malaysia thailan itu sudah terpisah oleh laut. jalan lewat mana pasukkan daunthyang serijaya naga yang melalui darat . tidak ada daratan. apalagi india lebih tidak masukakal lagi.
    begitujuga dengan jawa ditahun 683 M Iitu antara sumatra jawa sudah terpisah oleh laut. dan jelas jelas jawa ditaklukkan sumatera melalui angkatan perang serwijaya. seluruh prasasti kuno dijawa jelas menegaskan itu.
    hampir dapat dipastikan melewati wilayah rumpun sukubangsa pasemah/ besemahlah ( gunung dempo, gunung kaba, musi rawas/ musi ulu/lubuk linggau, lahat, muara enim, empat lawang, ogan, semendo, kaur, rejang, bengkulu) lah pasukkan darat dapuntahyang serijaya naga berjalan menuju palembang..

    tidak mungkin dapuntahyang serijaya naga dan pasukkannya yang berjumlah 200.000 itu orang komering. karena dapuntahyang dan 200.000 pasukkannya dan 200 kapal peti perbekalan itu naik perhu. tidak mungkin sungai komering yang dangkal itu mampu membawa kapal kapal besar yg membawa dapuntahyang serijaya naga dan 200.000 pasukkannya. maka hampir dapat dipastikan dapuntahyang dan 200.000 pasukkannya itu berlayar melalui sungai yang lebar dan dalam untuk bisa membawa kapal kapal dapuntahyang serijaya naga dan 200.000 pasukkannya. sungai musilah yang paling lebar dan paling dalam diantara sungai sungai yang ada di sumsel, karena sungai musi adalah induk dari semua sungai yang ada di sumsel. maka hampir dapat dipastikan dari hulu sungai musilah dapuntahyang serijayanaga dan 200.000 (dua laksa) pasukkannya berlayar menuju palembang dan tepat berlabuh di muara sungai upang di tepi sungai musi palembang. dan berdasrkan prasasti kedukan bukit bukit seguntang itu memang disitu dapuntahyang serijaya naga berhenti/berlabuh.
    Dan hulu sungai musi adalah gunung dempo dam musi rawas/ ulu musi.
    kalau dapuntahyang serijaya naga orang komering berlayar melalui sungai komering tidak mungkin akan sampai ke muka upang sungai musi dipalembang. karena sungai komering tidak bermuara di sungai musi. tidak akan sampai kepalembang dapuntahyang serijaya naga dan 200.000 pasukkannya kalaw lewat sungai komering tidak mungkin berlayar dari sungai komering berlabuh di palembang pasti melalui laut selat bangka dan berhenti di di ilir palembang dan berada di sebelah timur palembang. tapi berdasrkan isi petunjuk prasasti bukit seguntang itu dapuntahyang serjaya naga berlabuh di muara sungai upang di sungai musi masuk kab musi banyu asin sebelah barat palembang maka yang paling masuk akal dia berlayar melalui hulu sungai musi.
    tidak mungkin dapuntahyang serijaya naga orang komering apalagi ranau apalagi sekalaberak apalagi lampung berlayar melalui hulusungai musi karena pasti harus melewati wilayah rumpun suku bangsa pasemah untuk bisa dari komering sampai kehulu musi. karena satupun tidak ada jejak budaya, bahasa, tulisan dan lain lain komering apalagi sekala berak, apalagi ranau, apalagi lampung, diwilayah rumpun suku bangsa pasemah ( gunung dempo, gunung kaba pagaralam, musirawas/ulu musi/ lubuk linggau, lahat/lematang, empat lawang, muaraenim, ogan, semendo, kaur, rejang, bengkulu).

    3. harus berdasarkan adat, budaya bahasa, agama.
    hal ini sangat penting untuk dapat mengetahui siapa yang menaklukkan dan siapa yang ditaklukkan, siapa yang datanng dan siapa yang didatangi, siapa yang mempengaruhi siapa yang dipengaruhi, siapa yang mewarnai siapa yang diwarnai.

    Bahasa rumpun suku bangsa pasemah, besemah adalah bahasa melayu dengan logat dialek e,E,a ( ape, apE, apa) sedangnkan bahasa rumpun suku komering/ lampung adalah dialek api, nyow/ sai batin/ ,komering, pepadun. bandingkan dengan bahasa palembang sebagai tempat yang didatangi oleh dapuntahyang serijaya naga dan 200.000 tentaranya yang sudah pasti memberi warna terhadap bahasa palembang. dan seluruh bahasa melayu yang ada dibelahan dunia wilayah seriwijaya…

    bahasa rumpun suku bangsa pasemah/ besemah pacak lemak nian bahasa palembangnya pacak lemak nian sama persis sedangkan bahasa komering/ lampung pandai bangik becong, bahasa rumpun suku bangsa pasemah/ besemah jangan diambik gale, bahasa palembang jangan diambik galo, komering/ lampung,dang diakuk unyin“sangat jauh beda dengan bahasa palembang. bahasa rumpun suku pasemah naik bahasa palembangnya naik bahasa komering/ lampung cakak jauh berbeda, bahasa rumpun suku pasemah endak kemane pahasa palembang endak kemano, bahasa komering/ lampung haga dipa bagaikan langit dan bumi beda bahasa komring/ lampung dengan bahasa palembang. kalau bahasa palembang itu adalah termasuk bahasa rumpun suku bangsa pasemah/ besemah“karena didatangi oleh dapuntahyang seri jaya naga dan dua laksa 200.000 pasukkannya tentaranya yang membentuk komunitas palembang pada tahun683 M. Oleh karena palembang ditakllukkanjuga ole jawa, bahkan orang jawa mendirikan kesultanan palembang darussalam maka dialek palembang menjadi berjung o. tapi tetap asalnya dari melayu rumpun suku bangsa pasemah. bukan komerimg/ lampung/tulang bawang. coba bandingkan dengan Kayu agung karena dilalui sungai komering, dandidatangi orang menggala bahasa kayu agung hampir sama dengan bahasa lampung/ komering. lihat siapa yang datang pasti akan memberi warna terutama bahasa adat, agama.lihat melayu p banka, kalimantan, jakarta/ betawi, malysia thailan, philipina mindanau mereka semua sama persis bahasa dengan rumpun sukubangsa pasemah/ besemah ( melayu dialek e,E.a) kenapa sama karena pasti ada hubungannya tidak mungkin tau tau sama tanpa ada hubungan seluruh melayu mengatakan ayam adalah ayam sedangkan komering/ lampung Manuk, bagaikan langit dan bumi dengan bahasa palembang bahkan dengan bahasa melayupun berbeda sangat. tidak ada satupun bahasa palembang yang sama dengan bahasa komering apalagi bahasa lampung. tapi dengan kayu agung ia komering, lampung sama. ketika majapahit menyerang palembang yang dipimpin oleh gajah mada. keturunan serrwijaya/ keturunan dapuntahyang serijayanaga yang dipimpin prameswara menyingkir kemalaysia dan hampir dapat dipastikan kelompok rumpun suku bangsa pasemah yang berbahasa melayu ‘e’ yang mengikuti prameswara kemalaysia dan mendirikan kerajaan melake/ malaka sehingga bahasa malaysia hampir sama persis dengan bahasa rumpun suku bangsa pasemah besemah.
    hampir dapat dipastikan tidak ada satupun orang komering/ ranau/ lampung yang mengikuti prameswara kemalaysia. karena satupun tidak ada yang sama bahasa malaysia dengan bahasa komering apalagi ranau apalagi lampung.

    tapi pada masa kesultanan palembang darussalam dari jawa yang mendirikan kesultanan palembang darussalam. orang sumsel yang paling dekat dengan kesultanan ini adalah orang komering dan orang ( OKI/ OGAN KOMERING ILIR)
    sedangkan rumpun suku bangsa pasemah tidak begitu dekat dengan kesultanan jawa ini. karena masih ada dendam sejarah jawa, yang mennghancurkan seriwijaya di palembang dan mengusir prameswara dari palembang. belakangan baru pada masa ratu sinuhun hubungan kesultanan palembang darussalam membaik dengan rumpun suku bangsa pasemah/ besemah( daerah uluan) sumsel setelah kesultanan palembang darussalam menyatakan merdeka dari kesultanan mataram islam jawa dan memproklamirkan kesultanan palembang darussalam adalah kesultanan melayu.
    dan juga dalam prasasti kedukan bukit dibukit seguntang bahasa yang dipakai adalah bahasa sans kerta dan melayu yang sama dengan rumpun suku bangsa pasemah/ besemah diantaranya, nayik, dua ratus, wulan terang, dari,di, dangan, jalan,seribu, suke cite, di, merlepas. banyak sekali itu semua adalah dari bahasa melayu Rumpun Suku Bangsa pasemah/ besemah. sedangkan dari bahasa komering apalagi lampung satupun tidak ada dalam prasasti kedukan bukit itu.

    Dalam pernyataan Agung arlan dari 700 kata diantara prasasti prasasti seriwijaya yang memakai bahasa komering ada sekitar 50. Sedangkan yang menggunakan bahasa Melayu Rumpun Suku Bangsa Pasemah/ besemah lebih dari 400 kata dan itu tidak ada dalam bahasa komering apa lagi lampung. sedangkan diantara 50 kata yang sama dengan bahasa komering itu juga digunakan dalam bahasa rumpun Suku bangsa pasemah/ besemah seperti: talu, puyang, lapik, dll itu bukan orang komering saja yang menggunakannya tetapi rumpun suku bangsa pasemah/ besemah juga menggunakannya. Jangan jangan kelompok ginung siminung/ komering, ranau, sekalaberak/ lampung ini juga berasal dari gunung dempo pagar alam sana. ini harus di teliti lagi dengan bukti, pakta dan kajian ilmiah.
    harus berdasarkan agama.
    Dapunthyang serijaya naga, seriwijaya dinasti selendra dan leluhurnya adah bweragama, budah dan islam. raja seriwijaya padatahun 717-720 M.( PADA ZAMAN KHALIFAH UMAR BIN ABDUL AZIZ ) Dari bani umayyah di damaskus. telah masuk islam hal ini terbukti dengan adanya surat dari raja serwijaya yang tersimpan di damaskus. bahkan jauh sebelum nabi Muhammad situs ajaran menyembah ALLAH ( agama monotheisme ) sudah ada di gunung dempo pagar alam yang di bawa oleh Nabi Ibrahim AS.
    sedangkan Kerajaan skala brak kuno kerajaan tertua lampung adalah hindu. tidak ada hubungannya dengan seriwijaya.

    HARUS BANYAK PIHAK YANG TERLIBAT.
    dalam meneliti sejarah agung sebesar seriwijaya yang mengusai nusantara, asia tenggara, serilangka, malagasi afrika Tidak bisa hanya dari satu pihak saja atau dari satu komunitas saja apalagi hanya komunitas Lampung saja apa lagi ranau, apalagi komering apa lagi sekelas kampung yang bernama minanga komering. alangkah banyaknya kampung- kampung tua rumpun suku bangsa pasemah besemah yang benama menanga, bahkan disumatera utara juga ada bahkan dibugis sulawesi juga ada.

    pihak pihak yang harus dilibatkan adalah
    1. rumpun suku bangsa pasemah/ besemah ( GUNUNG DEMPO, GUNUNG KABA,
    PAGAR ALAM, MUSI RAWAS/ ULU MUSI/ LUBUK LINGGAU, LAHAT, MUARA EN
    NIM, EMPAT LAWANG, OGAN, SEMENDO, KAUR REJANG BENGKULU. TERMASUK
    RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH YANG MENJADI PENDUDUK ASLI BUKIT
    BARISAN BAGIAN BELAKANG PROPENSI LAMPUNG) dan seluruh wilayah propinsi sumsel.
    2. SELURUH WILAYAH SERIWIJAYA TERMASUK SELURUH SUMATERA, NUSAN
    TARA, ASIA TENGGARA TERMASUK MALAYSIA, SERILANGKA, MALAGASI, AF
    RIKA
    3. PEMERINTAH SEBAGAI PIHAK INDEPENDEN ARTINYA TIDAK MEMIHAK
    4. PARA AHLI/ PAKAR BAIK AHLI SEJARAH, ARKEOLAGI, GEOLOGI
    5. PARA MAHASISWA
    6. PIHAK INDEPENDEN DARI LSM
    Reply
    5. HARUS ILMIAH. JANGAN NGARANG TANPA ADA BUKTI.
    Saya angkat topi dengan jambi yang mengajukan sebagai pusat seriwijaya berdasarkan penemuan komplek candi di muara jambi yang sangat luas konon katanya terluas di asia tenggara. artinya berdasar. tidak seperti agung arlan yang satupun tidak ada bukti. kalau betul komplek candi di muara jambi itu pusat seriwijaya agaknya sulit palembang untuk menjadi pusat seriwijaya lagi dan itu harus diakaui kalau memang benar.
    tapi sebelum menyimpulkan jambi sebagai pusat seriwijaya berdasarkan komplek candi dimuaro jambi itu harus diadu dulu dengan komplek rimba candi dipagar alam, sumsel yang lebih luas dari komplek candi dimuaro jambi.
    candi di rimba candi pagaralam lahat itu dari batu dan candi di muara jambi dari bata. karena kalau pagaralam/ rumpun suku bangsa pasemah/ besemah itu asal seriwijaya, maka akan tetap menjadikan dan bahkan lebih memperkuat lagi posisi palembang sebagai pusat seriwijaya pada tahun 683 M.
    Tapi kalau jambi asal dapunta dan 200.000 ( dua laksa) pasukkannya posisi palembang tidak tepat lagi menjadi pusat seriwijaya. karena walau bagaimanapun juga jamb` menawarkan bukti arkeologis berupa candi yang angat luas sedangkan palembang tidak ada/ belum ada. sebagaimana keterang it-sing di seriwijaya terdapat 1000 pendeta yg sudah hampir pasti komplek candi yang dimiliki sangat luas. dan itu hanya ada di jambi dan pagar alam (sumsel)
    jagan lupa berdasarkan keterangan raja seriwijaya kepada khalifah umar bin abdul aziz ( khalifah bani umayyah ) di damaskus diseriwijaya itu banyak ribuan gajah. dan rajanya adalah berasal dari keturunan raja raja. Atung bungsu adalah leluhur selendra. dan atung bungsu leluhurnya adalah para raja-raja dan merupakan keturunan raja raja dan keturunan alexander the great/ iskandar zulkarnain“`kuburan atung `bungsu berada`di pagar alam. Bagaimana dengan jambi siapa keturunan alexander thegreat yang menjadi leluhur raja jambi??? tapi walau bagai manapunjuga pendapat dari jambi itu harus dihormati karena berdasar dan berbukti tidak seperti agung arlan dan orang lampung. sebaiknya agung arlan dan orang lampung cari dulu bukti mungkin saja belum di temukan. jangan dulu langsung mengklaim. masalah nya adalah seriwijaya itu bukan saja daerah tapi harkat martabat, dan wibawa bangsa dan negara dipertaruhkan disitu“`sebagai bangsa besar, sebagai bangsa penakluk, sebagai bangsa terhormat. yang akan jadi dasar pijakan kita dan anak cucu kita `dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““ ““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““`
    Leave a Reply
    Blog at WordPress.com. | The Sunspot Theme.
    Follow
    Follow “joni sepriyan”

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Powered by WordPress.com

  55. agung arlan tentang catatan itsing yang belajar agama budah ke india dan singgah di seriwijaya itu tidak usah dibahas lagi anak SD dah tau semua itu.
    COBA ILMIAH DIKIT BAHASAN WAHAI AGUNG ARLAN.
    yang harus di bahas tentang catatan itsing itu adalah letak serwijaya berdasarkan ciri ciri yang di cerItakan itsing.
    anda mau tau catatan itsing itu mari kita bahas satu persatu
    1. menurut catatan it-sing di seriwijaya terdapat 1000 pendeta budah maka sudah hampir dapat di pastikan diseriwijaya ada komplek candi yang sangat luas.untuk hal ini yang sesuai denga catatan itsing adalah wilayah rumpun suku bangsa pasemah/ besemah dan jambi. komering satupun tidak ada candi di situ apa lagi lampung.
    2. menurut itsing di seriwijaya tepat tengah hari tidak ada bayangan. artinya berada di katulis tiwa/ ekquator/ sekitar khatulis tiwa. semakin jauh dar khatulistiwa semakin mustahil jadi pusat seriwijaya palembang saja menurut orang malaisia dan thailan tidak berada dikatulistiwa.
    tetapi palembang itu masih dekat dengan garis khatulistiwa / berada disekitar khatulitiwa pada bulan bulan tertentu dipalembang juga tidak ditemui bayangan pada tengah hari. rtinya dipalembang saja bulan- bulan tertentu tengah hari masih ada bayangan. apalagi komering yang berada jauh dari selatan palembang yang semakin jauh meninggalkan wilayah khatulistiwa apalagi lampung.
    sedangkan wilayah rumpun suku bangsa pasemah yang berada di musi rawas dan bengkulu semakin mendekati garis khatulistiwa/ dan di wilayah itu tengah hari juga tidak ditemukan bayangan walaupun tidak persis dengan garis khatulistiwa tapi sudah hampir dekat sekali dengan khatulis tiwa
    3. diseriwijaya itu ada dua gunug dan ada samudra/ laut maka tau tau agung arlan langsung memponis dua gunung yang dimaksud adalah gunung siminung dan gunung pesagi dan laut yang dimaksud adalah danau ranau
    diwilayah rumpun suku bangsa pasemah/ besemah juga ada gunung dempo pagar alam sumsel dan gunung kaba dibengkulu sedangkan laut/ samudra yang dimaksud itsing adalah samudra hindia/ laut bengkulu yang tepat berada di samudra hindia
    4. dan menurut itsing pada waktu itu di daerah sumatra ada kerajaan seriwijaya, melayu, dan tulang bawang sekala berak. kemudian setelah itsing pulang dari india singgah lagi di seriwijaya melayu ( kerajaan jambi tua) dan tulang bawang telah menjadi seriwijaya. artinya kedua kerajaan ini telah ditaklukkan seriwijaya artinya jelas dua kerajaan ini bukanlah asal serwijaya dan di wilayah lampung menurut itsing ada kerajaan kerjaan lain, sedangkan diwilayah rumpun suku bangsa pasemah/ besemah ( WILAYAH GUNUNG DEMPO, GUNUNG KABA, PAGAR ALAM, LAHAT, MUSI RAWAS/ ULU MUSI/ LUBUK LINGGAU, MUARA ENIM, EMPAT LAWANG, OGAN, SEMENDO, KAUR, REJANG, BENGKULU). menurut catatan itsing tidak ada kerajaan kenapa???????????? KARENA ITULAH SERIWIJAYA. Carilah dalam catatan itsing diwilayah rumpun suku bangsa pasemah/ besemah tidak ada kerajaan lagi karena itulah sesungguhnya seriwijaya.

    SEKARANG KITA LIHAT SURAT RAJA SERIWIJAYA KEPADA KHALIFAH UMAR BIN ABDUL AZIZ KHALIFAH BANI UMAYYAH DI DAMASKUS TAHUN 717-720 di damaskus

    Dari Raja di Raja (Malik al amlak) yang adalah keturunan seribu raja; yang beristeri juga turunan seribu raja; yang di dalam kandang binatangnya terdapat seribu gajah; yang di wilayanya ter-dapat dua sungai yang mengairi pohon gaharu nan harum, bumbu-bumbu n’emangian, pala, dan kapur barus yangsemerbak wanginya hingga menjangkau jarak 12 mil; kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan lain dengan Tuhan. Saya telah mengitimkan kepada Anda hadthb, yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak, tetapi sekadar tanda perrahabatan. Dengan seculars bail, saya inggin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya dan menjelaskan kepada saya tentang hukum-hukumnya.” Ini adalah surat dari Raja Sri Indrawarman kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang baru raja diangkat menggantikan Khalifah Sulaiman (715-¬717M).

    raja seriwijaya itu leluhurnya adalah para raja raja yang nasabnya sampai kepada Alexander the great/ iskandar zulkarnain dari atung bungsu dipagar alam yang kemudian menjadi raja , dwi jaya, trijaya/ serijaya kemudian seri buana kemudian seriwijaya. bagaimana dengan komering. dari mana silsilah raja raja dikomring kerajaan apa saja di komering sebelum seriwijaya abad ke VII itu. bagaimana hubungannya dengan iskandar zulkarnain.
    kandang binatangnya ada1000 gajah wilayah sumatra yang paling banyak gajah adalah bukit barisan antara bengkulu dan sumsel yang didiami rumpun suku bangsa pasemah besemah
    adapun pusat pelatihan gajah di way kambas itu zaman seriwijaya belum ada. dan gajah gajah di waykambas lampung itu berasal dari bukit barisan. berarti di pusat seriwijaya itu mengalir dua sungai. banyak sekali wilayah2 rumpun suku bangsa pasemah yang dilalui ole dua sungai rata rata wilayah rumpun suku bangsa pasemah dan kota kotanya dilalui oeh dua sungai. bagaimana dengan minanga komering dan sekala berak.
    dan semua ciri yang ditulis raja seriwijaya itu ada semua diwilayah rumpun sukubangsa pasemah/ besemah. ( WILAYAH GUNUNG DEMPO, GUNUNG KABA, PAGAR ALAM, LAHAT, MUSI RAWAS/ ULU MUSI/ LUBUK LINGGAU, MUARA ENIM, EMPAT LAWANG, OGAN, SEMENDO, KAUR, REJANG, BENGKULU). sedang komering/ lampung tidak ada. kapur barus saja tidak ada dikomering apa lagi yang lain..
    dan rumpun suku bangsa pasemah tidak pernah mengatakan pasti. paling hampir dapat dipastikan besdasarkan bukti pakta sejarah dan logika budaya adat bahasa agama, dan berdasarkan penelitian2 ilmiah seminar, dan telah melibatkan banyak pihak termasuk seri sultan hamengku bowono raja jawa itu mengatakan dengan tegas ketika kepagar alam mengatakan pulang kampung. silahkan kemukakan pendapat lain tapi harus berdasar ada bukti dan masuk akal. tidak seperti agung arlan yang seolah olah telah memastikan bahwa ibukota seriwijaya dan dapuntahyang serijaya naga adalah orang minanga komering dan lampung.dengan bukti satupun tidak ada. baik bukti pisik, logika, adat, budaya, bahasa ilmiah dan tidak melibatkan pihak lain.

  56. Dapunta hyang serijaya naga dan 200.000 pasukan nya dan 1312 yang berjalan melalui darat menuju palembang, itu bukanlah kembali atau pulang dari penaklukkan akan tetapi datang sebagai penakluk dan pendiri/ yang membuat wanua/ istana / komunitas seriwijaya. sebab dalam prasasti kedukan bukit, bukit seguntang disebelah barat palembang itu sangat jelas menegaskan bahwa dapuntahyang seri jaya naga dan pasukkannya membuat wanua/ istana hal ini yang sangat menguatkan palembang sebagai pusat seriwijaya sebagai istana kerajaan. kata marvuat wanua inilah yang hampir memastikan palembang sebagai pusat seriwijayaditahun 683 M.
    artinya sebelum dapuntahyang serijaya naga dan pasukkannya datang wanua belum ada/ belum dibuat.
    kalaw dapunta asli dari palembang mustahil dia membuat wanua/ istana karena sudah hampir dapat dipastikan wanua/ istana sudah ada untuk apa dibuat lagi.
    begitu juga taman kesetra yang dibuat 684 M artinya satu tahun setelah kedatangan dapuntahyang serijaya naga dan pasukkannya.
    dan dipalembang juga banyak prasasti kutukan dan ancaman ancaman yang sangat menakutkan dari seriwijaya dan leluhurnya.Dapunta hyang serijaya naga dan 200.000 pasukan nya dan 1312 yang berjalan melalui darat menuju palembang, itu bukanlah kembali atau pulang dari penaklukkan akan tetapi datang sebagai penakluk dan pendiri/ yang membuat wanua/ istana / komunitas seriwijaya. sebab dalam prasasti kedukan bukit, bukit seguntang disebelah barat palembang itu sangat jelas menegaskan bahwa dapuntahyang seri jaya naga dan pasukkannya membuat wanua/ istana hal ini yang sangat menguatkan palembang sebagai pusat seriwijaya sebagai istana kerajaan. kata marvuat wanua inilah yang hampir memastikan palembang sebagai pusat seriwijayaditahun 683 M.
    artinya sebelum dapuntahyang serijaya naga dan pasukkannya datang wanua belum ada/ belum dibuat.
    kalaw dapunta asli dari palembang mustahil dia membuat wanua/ istana karena sudah hampir dapat dipastikan wanua/ istana sudah ada untuk apa dibuat lagi.
    begitu juga taman kesetra yang dibuat 684 M artinya satu tahun setelah kedatangan dapuntahyang serijaya naga dan pasukkannya.
    dan dipalembang juga banyak prasasti kutukan dan ancaman ancaman yang sangat menakutkan dari seriwijaya dan leluhurnya.

  57. Saudara Agung arlan jangan main- main bicara tentang seriwijaya harkat martabat wibawa dan harga diri bangsa dan negara dipertaruhkan. sebagai bangsa negara yang menaklukkan atau yang ditaklukkan.
    kalau tidak ada bukti pisik pakta otentik, tidak masuk akal dan tidak ada hubungan dengan bahasa, budaya, agama melayu, tidak ilmiah dan tidak melibatkan banyak pihak sebaiknya tidak usah bicara.
    sebab malaysia, thailan, mianmar, india, kamboja, laos petnam merka juga punya banyak bukti dan logika dan kajian merka ilmiah, akan semakin mudah mereka menjadikan negara mereka sebagai pusat dan asal usul seriwijaya.
    kita jangan dulu alergi dengan merka. mereka punya bukti dan logika dan penelitian ilmiah secara besar besaran. bahaya kalau karangan agung arlan ini yang sama sekali tidak ada bukti di ketahui oleh negara lain. akan jadi bahan tertawaan mereka saja dan akan semakin merendahkan indonesia saja. mereka banyak candi seperti thailan, kamboja, laos pitnam , india, sedangkan seriwijaya itu pusat agama budah mustahl tidak memiliki candi atau bekas reruntuhan candi. dan komplek candi haruslah luas dan megah. dan itu sangat jelas hingga kini di thailan, kamboja pitnam laos india. dikomering/ lampung satupun tidak ada candi
    malaisa punya bahasa melayu yang hampir sama dengan seluruh melayu di kawasan asia tenggara sedangkan bahasa komering apalagi lampung satupun wilayah melayu tidak ada yang sama apalagi yang menggunakannya. india dengan agama budah dan bahasa sanskertanya. komering/ lampung apa yang punya apa lagi sekala berak. dan prasasti ligor itu menegaskan menjadi pelabuhan bandar seriwijaya. dan disana ditemukan patung balaputra dewa. dan negara merka lebih dekat dengan garis khatulistiwa tidak ada bayangan pada tengah hari. dapat dibayangkan jika diadu dengan komering atau lampung. babak belur indonesia jadi bulan bulanan merka yang sangat jauh dari khatulistiwa. negara mereka tepat berada di lautan sedang komering jauh dari laut apalagi minanga
    thailan sedari zaman seriwijaya sudah punya ribuan gajah sedang kan komering tidak ada dan gajah di waykambas lampung zaman belanda saja belum ada apalagi zaman serwijaya. thailan pun ada nama minangatamwan.
    kita jangan alergi dulu denga merka atau marah dengan mereka lihat dulu merka. lalu bandingkan dengan kita dan logika kita kalau tidak ada yang dapat dibandingkan apa alasan indonesia mengatakan seriwijaya adalah indonesia.
    orang orang seperti agung arlan inilah yang merusak yang asal bicara. negara negara asing akan dengan mudah mengatakan dengan logika, pasukkan darat dapuntahyang serijaya naga itu bisa saja lewat laut dulu setelah sampai ke sumatra mereka baru berjalan lewat darat. komering/ lampung saja tidak ada jalan darat ditahun 683 M itu bisa mengakuku asal seriwijaya dan dapuntahyang serijaya naga, yang melakukan serangan lewat darat berjalan lewat darat. mau ngomong apa indonesia. karena dengan pernyataan agung arlan itu terbuka logika mereka.
    tapi jika dengan rumpun suku bangsa pasemah/ besemah ( GUNUNG DEMPO, GUNUNG KABA, PAGAR ALAM, LAHAT, MUSI RAWAS/ ULU MUSI/ LUBUK LINGGAU, EMPAT LAWANG, MUARA ENIM, OGAN, SEMENDO, KAUR, REJANG, BENGKULU) yang lewat arah mana saja bisa kepalembang melalui darat dengan menelusuri sungai sungai di sumsel tanpa harus menyeberang sungai, mati kutu negara negara asing itu.
    dan komunitas penduduk mereka ditahun 683 M sangat masuk akal punya tentara sebanyak dua laksa ( 200.000 ) sedang komering tidak mausuk akal tahun 683 M punya pasukkan tentara sebanyak itu.
    sekarang thailan punya bandar udara internasional swarna dwipa. kenapa jangan marah dulu orang2 orang seperti agung arlan inilah yang jadi perusak yang asal bicara saja tanpa ada bukti sedikitpun dan sama sekali tidak masuk akal sangat jauh dari logika akal sehat. bahasa komering apalagi lampung sangat jauh dengan bahasa asia tenggara. akan dengan mudah dipatahkan malaysia dan thailan.
    asal usul kerajaan dikomeringpun tidak jelas sedangkan negara negara asing sangat jelas.
    Berdasarkan catatan it-tsing yang menceritakan l
    etak seriwijaya itu maka syarat yang memenuhi sebagai wilayah inti seriwijaya adalah sbb
    1. harus memiliki bangunan candi yang sangat luas
    2. Harus berada di sekitar khatulis tiwa
    3. harus memiliki dua gunung tinggi minimal
    4 harus memiliki samudra/ lautan luas
    5 harus wilayah seriwijaya itu tidak pernah di sebut sebut dan di ceritakan sebagai wilayah lain karena wilayah itulah seriwijaya.
    6. harus mempunyai peradaban budhah
    7. harus sudah mempunyai peradaban maju.
    8. wilayah itu tidak pernah ditaklukkan
    9. wilayah itu haarus dihormati dan di sucikan bukan dikutuk dan dihancurkan.
    Sedangkan syarat wilayah inti seriwijaya berdasarkan surat raja seriwijaya kepada khalifah umar bin adul aziz dari dinasti umayyah, di damaskus adalah
    1. keturunan raja raja artinya leluhur mereka adalah para raja- raja
    2. harus mempunyai 1000 gajah/ banyak gajah
    3. Harus memiliki emas/ tambang emas
    4. harus memiliki kapur barus
    5. harus mempunyai peradaban islam juga walau sedikit
    6. harus dilalui dua sungai.

    DAN SEMUA ITU HANYA ADA DI RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH
    ( GUNUNG DEMPO, GUNUNG KABA, PAGAR ALAM, LAHAT, MUSI RAWAS/ ULU MUSI/ LUBUK LINGGAU, EMPAT LAWANG, MUARA ENIM, OGAN, SEMENDO, KAUR, REJANG, BENGKULU).

    Kalau yang lain punya pendapat lain silahkan saja dan itu tetap harus kita hormati
    tapi harus berbukti, masuk akal, berdasarkan budaya bahasa agama, melibatkan banyak pihak, dan ilmiah. tidak seperti agung arlan asal bicara saja.

  58. Dapunta hyang serijaya naga dan 200.000 pasukan nya dan 1312 yang berjalan melalui darat menuju palembang, itu bukanlah kembali atau pulang dari penaklukkan akan tetapi datang sebagai penakluk dan pendiri/ yang membuat wanua/ istana / komunitas seriwijaya. sebab dalam prasasti kedukan bukit, bukit seguntang disebelah barat palembang itu sangat jelas menegaskan bahwa dapuntahyang seri jaya naga dan pasukkannya membuat wanua/ istana hal ini yang sangat menguatkan palembang sebagai pusat seriwijaya sebagai istana kerajaan. kata marvuat wanua inilah yang hampir memastikan palembang sebagai pusat seriwijayaditahun 683 M.
    artinya sebelum dapuntahyang serijaya naga dan pasukkannya datang wanua belum ada/ belum dibuat.
    kalaw dapunta asli dari palembang mustahil dia membuat wanua/ istana karena sudah hampir dapat dipastikan wanua/ istana sudah ada untuk apa dibuat lagi.
    begitu juga taman kesetra yang dibuat 684 M artinya satu tahun setelah kedatangan dapuntahyang serijaya naga dan pasukkannya.
    dan dipalembang juga banyak prasasti kutukan dan ancaman ancaman yang sangat menakutkan dari seriwijaya dan leluhurnya.
    Balas
    putra sumsel berkata
    22 November 2013 pada 5:13 pm

    Adapun kata minagatamwan dalam prasasti bukit seguntang itu ada yang berpendapat daerah taklukkan mungkin saja ada benarnya sebab sebelum sampai kepalembang mungkin saja dapuntahyang serijaya naga dan pasukkannya terlebih dahulu menaklukkan minagatamwan.TAPI YANG JELAS MINANGATAMWAN ITU BUKANLAH MINAGA KOMRING ULU SEBAB TIDAK ADA SATUPUN BUKTI. entah minangatamwan itu taklukkan atau bukan tapi yang jelas asal dapuntahyang serijaya naga beserta leluhurnya dan seluruh pasukkannya berdasarkan semua bukti yang yang telah ada tetap hampir dapat dipastikan berasal dari / KELOMPOK RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH YANG MENDIAMI WILAYAH ( GUNUNG DEMPO, GUNUNG KABA, PAGAR ALAM, LAHAT MUSI RAWAS/ ULU MUSI/ LUBUK LINGGAU, MUARA ENIM EMPAT LAWANG, OGAN, SEMENDO, KAUR, REJANG, BENGKULU)/ SUMSEL DAN BENGKULU YANG MENGGUNAKAN BAHASA MELAYU DENGAN DIALEK e, E, a.
    Saya angkat topi dengan jambi yang mengajukan sebagai pusat seriwijaya berdasarkan penemuan komplek candi di muara jambi yang sangat luas konon katanya terluas di asia tenggara. artinya berdasar. tidak seperti agung arlan yang satupun tidak ada bukti. kalau betul komplek candi di muara jambi itu pusat seriwijaya agaknya sulit palembang untuk menjadi pusat seriwijaya lagi dan itu harus diakaui kalau memang benar.
    tapi sebelum menyimpulkan jambi sebagai pusat seriwijaya berdasarkan komplek candi dimuaro jambi itu harus diadu dulu dengan komplek rimba candi dipagar alam, sumsel yang lebih luas dari komplek candi dimuaro jambi.
    candi di rimba candi pagaralam lahat itu dari batu dan candi di muara jambi dari bata.
    Mutlak bukti pisik harus ada karena kalau memang seriwijaya itu besar dan megah pasti ada bukti pisiknya. sekalipun itu reruntuhannya. dan di jambi ada malaisia thailan sindia ada sedangkan komering satupun tidak ada. pembohong besar apapun alasannya dan logikanya kalau sama sekali tidak ada bukti pisiknya, sedangkan di jambi, riau, sumbar bahkan luar negeri ada.
    karena kalau pagaralam/ rumpun suku bangsa pasemah/ besemah itu asal seriwijaya, maka akan tetap menjadikan dan bahkan lebih memperkuat lagi posisi palembang sebagai pusat seriwijaya pada tahun 683 M.
    Tapi kalau jambi asal dapunta dan 200.000 ( dua laksa) pasukkannya posisi palembang tidak tepat lagi menjadi pusat seriwijaya. karena walau bagaimanapun juga jambi` menawarkan bukti arkeologis berupa candi yang sangat luas sedangkan palembang tidak ada/ belum ada candi seluas yang di jambi itu. sebagaimana keterangan it-sing di seriwijaya terdapat 1000 pendeta yg sudah hampir pasti komplek candi yang dimiliki sangat luas. dan itu hanya ada di jambi dan pagar alam (sumsel)
    jagan lupa berdasarkan keterangan raja seriwijaya kepada khalifah umar bin abdul aziz ( khalifah bani umayyah ) di damaskus diseriwijaya itu banyak ribuan gajah. dan rajanya adalah berasal dari keturunan raja raja.
    dan populasi gajah terbesar di sumatra adalah bukit barisan wilayah rumpun suku bangsa pasemah/ besemah ( sumsel dan bengkulu).kalau way kambas dilampung tengah itu baru. zaman seriwijaya belum ada way kambas.
    Atung bungsu 175 M. adalah leluhur selendra. dan atung bungsu leluhurnya adalah para raja-raja dan merupakan keturunan raja raja dan keturunan alexander the great/ iskandar zulkarnain“`kuburan atung `bungsu berada`di pagar alam. Bagaimana dengan jambi siapa keturunan alexander thegreat yang menjadi leluhur raja jambi??? tapi walau bagai manapunjuga pendapat dari jambi itu harus dihormati karena berdasar dan berbukti tidak seperti agung arlan dan orang lampung. sebaiknya agung arlan dan orang lampung cari dulu bukti mungkin saja belum di temukan. jangan dulu langsung mengklaim. masalah nya adalah seriwijaya itu bukan saja daerah tapi harkat martabat, dan wibawa bangsa dan negara dipertaruhkan disitu“`sebagai bangsa besar, sebagai bangsa penakluk, sebagai bangsa terhormat. yang akan jadi dasar pijakan kita dan anak cucu kita `dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

  59. putra sumsel permalink
    November 25, 2013

    RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH TERMASUK KUBU MENDIAMI WILAYAH PESEMAH AIR KERUH DAN MUSI RAWAS ADALAH MELAYU PROTO ADALAH YANG PALING TUA DI SUMSEL BUKAN LAMPUNG APA LAGI KOMRING.

    KATA ORANG LAMPUNG DAN AGUNG ARLAN MELAYU TUA/ MELAYU PROTO ADALAH LAMPUNG. DAN LAMPUNG LAH SUKU PALING TUA DISUMBAGSEL
    Ini sama sekali tidak ada bukti tidak masuk akal tidak ilmiah, ini hanyalalah pendapat orang orang gila hormat, gila pangkat dan gila gila gila.
    BUKTI RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH YANG TERMASUK ORANG KUBU ADALAH MELAYU TERTUA B AHKAN DISUMATRA
    1. DITEMUKANNYA SITUS PERADABAN MANUSIA DARI YANG PALING TUA dari zaman batu tua (paleolithikum/ kebudayaan pacitaan/ budaya kapak batu SAMPAI ZAMAN SERIWIJAYA di wilayah rumpun suku bangsa pasemah/ besemah yang termasuk di dalamnya orang kubu ( kubu rawas/ kubu yang masih liar dan alami)
    sedangkan dilampung paling tua adalah suku tumi kebudayaannya hanya megalithikum yang termasuk baru itupun banyak berada diwilayah rumpun suku bangsa pasemah seperti di sumber jaya. dikebun tebu, batu bedil, ulu belu pulau panggung dll. sedangkan di komering satupun tidak ada dari mana datang datang mengaku orang lampung paling tua. dasar gila hormat dan gila wibawa.
    dibenua atlantis ada ada peradaban 3 gunung yang paling tua yaitu 1. gunung dempo sumsel, 2. gunung danau toba sumut, 3 gunung krakatau /gunung sunda land. jawa barat/ banten

    bukti yang ke 3 rumpun sukubangsa pasemah/ besemah termasuk kubu adalah yang paling tua disumatra ada 3 peradaban gunung sebagai peradaban suku tertua yaitu antara gunung dempo sumsel dan gunung kerinci jambi yaitu rumpun suku bangsa pasemah/ besemah yang termasuk didalamnya orang kubu. peradaban ke dua adalah antara gunung kerinci jambi dan gunung merapi sumbar yaitu suku kerinci dan orang merpi yang ketiga adalah antara gunung merapi sumbar dan gunnug danau toba sumut yaitu suku batak dan suku sakai. mana lampung gak ada apa lagi komering.
    Reply
    putra sumsel permalink
    November 25, 2013

    orang lampung dan orang komering dan agung arlan anda telah membangunkan singa dari tidur panjangnya rumpun suku bngsa pasemamah/ besemah ( GUNUNG DEMPO, GUNUNG KABA, PAGAR ALAM, LAHAT MUSI RAWAS TERMASUK KUBU RAWAS ASLI KUBU YANG MASIH LIAR DAN GANAS, LAHAT, MUARA ENIM EMPAT LAWANG OGAN, SEMENDO, KAUR, REJANG, BENGKULU )
    lampung apalagi komering itu anak kemaren sore gak usah ngaku ngaku paling tua paling hebat. mau kena kutuk lagi seperti zaman serwijaya dulu. orang lampung menghadapi orang bali saja tidak sanggup. siapa yang membantu lampung mengalahkan bali di lampung selatan itu tiu kelompok rumpun suku bangsa pasemah/ besemah. kalau lampung sendiri mana mungkin mau menang perang lawan bali di daerah lampung selatan tu. perang dengan belanda paling panjang di negara ini adalah perang aceh dan perang pasemah. siapa yang menyerang pasukkan inggris dibengkulu zaman rafles orang pasemah. mana punya nyali orang lampung apa lagi komring menyerang benteng inggris di bengkulu. orang orang rumpun suku bangsa pasemah tidak pernah mau tunduk dengan belanda. tidak seperti komering bermuka dua.`dan rumpunsuku bangsa pasemah itu ada di sumsel adalah kelompok masyarakat mayoritas 50 persen lebih orang komering di sumsel hanya 5 persen kurang. dilampung mayoritas kedua setelah jawa dibengkulu dijambi, di bangka belitung.
    jangan lagi pilih orang komering lampung sebagai gubernur atau bupati atau caleg. bangkitlah wahai rumpun suku bangsa pasemah/ besemah wahai melayu dialek e, E, A. bangkit jangan mau diinjak injak harga diri apa lagi oleh orang komering atau lampung. jangan pernah pilih ABURIZAL BAKRI dia adalah `orang lampung.
    wahai putra putri sumsel seluruh wilayah gunung dempo, gunung kaba, seluruh lahat seluruh sungai musi dari hulu sampai laut“““` termasuk musi banyu asin, pagaralam seluruh muara enim seluruh empat lawang seluruh semendo baik itu darat atau lembak seluruh ogan dari hulu sungai ogan sampau muara ogan kertapati, palembang kaur rejang seluruh bengkulu.
    bangkit bangkit bangkit.
    bangun, bangun, bangun.
    ““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““
    Reply
    putra sumsel permalink
    November 25, 2013

    bajak laut yang terkenal dan ditakuti di sekayu musi banyu asin itu sama sekali bukan orang komering atau lampung atu cina tapi asli pri bumi Musi Banyu Asin.
    Sedangkan bajak laut kayu agung bukan hanya orang komering tetapi gabungan dari keturunan bajak laut cina, ogan ilir, dan komering ilir dan menggala. kayu agung juga dilalui sungai ogan
    Raden intan yang melawan belanda di lampung selatan itu adalah keturunan raja banten pantas dia berani lawan belanda. mana ada asli orang lampung. gak usah merasa paling hebat komering dan lampung.
    Reply
    putra sumsel permalink
    November 25, 2013

    DENGAR BAIK BAIK HAI ORANG KOMERING DAN LAMPUNG KAMU JUGA AGUNG ARLAN. TIDAK USAH MERASA PALING HEBAT, PALING TERHORMAT, PALING TUA, PALING GAGAH, PALING SEGALA GALANYA. DIATAS GUNUNG MASIH ADA GUNUNG DIATAS GUNUNG MASIH ADA LANGIT, DIATAS LANGIT ADA LANGIT.
    HANYA ALLAH TUHAN YANG MAHA ESA YANG MAHA SEGALA GAL ANYA YANG PALING HEBAT YANG PALING DULU, YANG PALING GAGAH, YANG PALING MULIA.

  60. kenapa semua yang berhubungan dengan rumpun suku bangsa pasemah/ besemah `sesuatu yang telah jelasdibuat tidak jelas, dibuat samar- samar, dibuat kabur kemudian di acak acak semua orang usil, mengusik, kemudian masing- masing semua pihak lain mengklaim, mengaku ngakui sebagai kepunyaannya sebagai miliknya.
    sedangkan sesuatu yang ada pada rumpun suku bangsa yang lain tidak ada yang jelas tapi dibuat-buat agar jelas dan tidak ada yang usil. berdasarkanbanyak bukti baik pisik prasasti, logika, ilmiah sudah begitu banyak pihak yang terlibat. jelas bahwa rumpun suku bangsa pasemah/ besemah adalah asal dari seriwijaya, dinasti selendra, dapuntahyang serijaya naga. tapi di buat buat agar tidak jelas.
    semua orang mengaku,,, komering, sekala berak, lampung, jambi, jawa, sumatra barat, riau, malaisia thailan` sedangkan seluruh kerajaan di nusantara ini tempo dulu tidak ada yang jelas tapi dibuat-buat agar jelas, contoh kerajaan tulang bawang letak pastinya tidak ada yang tau dimana siapa pendirinya`tapi kenapa gak ada yang usil, majapahit gak jelas sekarang dimana letaknya gak ada yang usil, ken arok asal usulnya gak jelas tapi dibuat-buat agar jelas. bisa saja ken arok itu adalah orang dari rumpun suku bangsa pasemah/ besemah. karena dijawa banyak keturunan raja raja dari rumpun suku bangsa pasemah/ besemah (seriwijaya/ selendra) begitu juga gajah mada gak jelas darimana asalnya. bisa saja dia orang dayak/ bugis, sumatra.
    karena dari bentuk wajahnya berdasarkan patung patungnya gak ada potongan muka orang jawa. tapi mirip potongan muka- muka orang dayak.
    sedangkan puyang atung bungsu jelas jelas dia tinggal dan berkubur di pagar alam yang masuk dalam rumpun suku bangsa pasemah/ besemah. dan beliau adalah putra mahkota kerajaan kushan di india yang leluhurnya adalah raja alexander the great ( iskandar zulkarnain)
    jelas jelas yang dimaksud` besemah menurut puyang atung bungsu itu adalah semuatera sungai yang telah ditimbangnya yang ber ikan semah`adalah wilayah besemah,seluruh batanghari sembilan termasuk sungai ogan dan sungai komering karena pasti ada ikan semahnya.
    atung bungsu itu orang cerdas bukan orang bodoh putra mahkota kerajaan kushans di india yang masih keturunan alexander the great tokoh sang penakluk dunia yang wilayahnya meliputi eropa afrika dan asia. itu sangat jelas. tapi dibuat buat agar tidak jelas dikatakan yng dimaksud atung bungsu besemah itu adalah sungai yang tempat istrinya mencuci beras itu saja. alangkah bodoh dan sempitnya pemikiran atung bungsu kalau begitu. kemudian dikatakan atung bungsu itu adalah anak bungsu. sebab di jadikan putra mahkota karena dia adalah yang paling tua.

    dan untuk lebih membingungkan lagi agar tidak jelas dikatakan atung bungsu adalah anak bungsu raja majapahit yang bernama ratu sinuhun kemudian bersama kakak perempuannya pergi ke bukit seguntang palembang, kemudian kakak perempuannya atung bungsu ini menjadi sultanah ( ratu/ raja perempuan) di palembang yakni kesultanan palembang darussalam. kemudian sang adik si atung bungsu menjadi penguasa pasemah, besemah. jadi sudah menjadi hukum adat pasemah besemah kalau setiap tahunnya menengok kakak perempuannya di palembang dengan membawa barang barang bawaan sebagai oleh- oleh. dan dikatakan dalam adat pasemah/besemah adik laki laki ibu di sebut sebagai meraje. dan harus sangat dihormati. ketika orang2 pasemah/ besemah datang menghantarkan barang bawaan ke palembang pihak kesultanan sangat menghormati orang2 pasemah/.
    hal ini sebenarnya jelas akal akalan kesultanan palembang darussalam untuk menaklukkan pasemah/ besemah tanpa harus bertempur/ perang. karena apapun nama dan bentuknya kewajiban datang orang pasemah/ besemah ini sama dengan membayar upeti dan sebagai tanda takluk tanpa di sadari oleh rumpun suku bangsa pasemah/ besemah. hebatkan politik kesultanan jawa ini. Karena dalam sejarah majapahit tidk ada satupun raja/ ratu perempuan yang bernama ratu sinuhun. dan silsilah 7 /6 orang anak raja itu tidak ada dalam sejarah majapahit. ratu sinuhun itu adalah raja/ ratu perempuan kesultanan palembang darussalam. jadi jelas ini adalah hanya akal akalan bagian dari strategi dan taktik untuk memenangkan peperananngan tanpa berperang dar kesultanan palembang darussalam saja. tapi akibatnya existensi/ keberadaan orang rumpun suku bangsa pasemah/ besemah menjadi tidak jelas.`karena siapapunakan berpikir 1000 kali untuk langsung menyerang dan berperang terbuka dengan rumpun suku bangsa pasemah ini. sebagai pendiri dan asal seriwijaya, daountahyang serijaya naga, dinasti selendra. disitu ada gunung dempo ada orang kubu ada orang rejang, kaur, semendo dll. gajah mada saja tidak mau masuk ke wilayah ini. inggris saja pimpinan raples tidak mau menyerang secara langsung dan terbuka melain kan dengan strategi pecah, belah, pisah, beda, jauh, lemahkan.“begitu juga dengan belanda.`sekarang orang komering, lampung dan jawa juga mengikuti strategi belanda dan inggris. untuk melemahkan rumpun suku bangsa pasemah, besemah ini pecahkan dar rumpunnya, belahkan dari rumpunnya, pisahkan pecahan- pecahannya itu, bedakan satu sama lain antara pecah- pecahannya itu dan jauhkan. lemahkan semangat nya, lemahkan sosial budayanya, lemahkan pengaruhnya dipertidak keberadaannya, dibuat tidak jelas asal usul/ jatidirinya. maka dengan sendirinya tidak akan memiliki kekuatan lagi dalam segala hal baik secara politik, sosial, budaya, militer/pisik, pengaruh dan peran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. kemudian puyang sipahit lidah, puyang mata empat, sserunting sakti, rakihan sakti jelas jelas mereka itu adalah leluhur rumpun suku bangsa pasemah/ besemah tapi dibuat agar tidak jelas. dengan mengatakan mereka itu adalah orang komering lah, orang ranaulah, orang lampung baratlah orang liwalah orang bantenlah orang jawa lah. sehingga menjadi tidak jelas lagi siapa dan darimana puyang sipahit lidah, simate empat, serunting sakti, rakihan sakti. surat ulu jelas jelas surat ulu itu dari rumpun suku bangsa pasemah, besemah semua derah uluan batang hari sembilan dan bengkulu) , mereka semua menyebut dengan nama surat ulu jambi, lampung/ komering langsung mengklem hanya mereka saja yang punya aksara di indonesia ini bersama jawa dan batak. padahal semua wilayah uluan batang hari sembilan dan bengkulu / rumpun suku bangsa pasemah punya juga urat ulu ka ga nga atas dasar apa lampung mengatakan hanya lampung yang punya tulisan aksara
    di OKI / kayu agung mereka namakan dan pakai khat ogan yang vokalnya berujung e menjadi ke ge nge sama persis dengan rumpun suku bangsa pasemah/ besemah yang lainnya termasuk bengkulu. lampung punya aksara juga silah silahkan aja tapi jangan pernah mengatakan hanya lampung yang punya/ lampung yang pertama/ paling tua.atau mengatakan yang lain lain itu menjiplak aksara lampung. OKI kayu Agung saja marah karena menurut mereka khat ogan yang mereka pakai itu yang asli dan lampung menjiplak khat ogan. apalagi rumpun suku bangsa pasemah/ besemah“ yang lain termasuk yang dibengkulu. jelas jelas nenek moyang orang lampung itu dari rumpunsuku bangsa pasemah/ besemah juga. kenapa orang lampung malah mengaku nenek moyang merka orang batak. Batak itu di sumatra utara alangkah jauhnya dengan lampung sedangkan rumpun suku bangsa pasemah/ besemah berada di sumsel semenjak sedari dulu.
    jauh sebelum melayu proto datang wilayah orang2 rumpun suku bangsa pasemah/ besemah sudah ada. sejak zaman purba zaman batu paling tua/paleolithikum/ kebudayaan kapak batu yang sama dengan kebudayaan pacitan kebudayan gua purba seperti gua harimau dan gua putri di ogan ulu, yakni hidup di zaman neo lithikum. kalau megalithikum itu termasuk baru. dan pusat peradaban megalithikum di asia tenggara ini berada di pagar alam. sedangkan pusat palleolithikum berada di pacitan.

  61. begitu juga dengan `kantoli/kandali/ kuntala. jelas jelas semua berta dari negeri cina mengatakan kantoli itu adalah asal seriwijaya. karena menurut catatan2 merka seriwijaya itu dulunya bernama kantoli dan letaknya di sumatera selatan s`eda`ngkan dilampung pada waktu itu ada kerajaan `s“ekala `berak `dan “tulang `bawang di jambi ada kerajaan koying dan melayu tua dimana lagi letaknya kerajaan kantoli kalau` bukan berada di wilayah rumpun su`ku `bangsa ““pasemah/ `besemah. karena wilayah ini tidak di sebut sebut. yang di sebut hanya kantoli. ya inilah kantoli wilay`ah rum[un suku bangsa “pasemah/besemah. ( sumsel) masa lampung ada kerajaan di jambi ada kerajaan sedangkan sumsel tidak ada sama sekali. sedangkan atung bungsu dan 7 armda kapalnya menetap di rumpunsuku bangsa pasemah / sumsel dan bengkulu. kalau kantoli itu dilampung lantas tulang bawang dan sekala berak dimana. begitu juga jambi, kalau kantoli dijambi makakoying dan moloyo dimana katanya dijambi itu sezaman dengan kantoli. masa wilayah sumsel gak ada kerajaan. tidak masuk akal.
    sangat jelas itu karena kantoli pada waktu itu telah `melaku`kan hubungan dagang dengan cina dan di daerah pagar alam banyak ditemukan patung2 “dan keramik keramik cina pada abad itu ata sekit`a t`ahun` itu`tapi dibuat tidak jelas dengan mengatakan kantoli/ kandali adalah kenali di lampung, ada yang mengatakan kantoli itu adalah kendari di riau ada` pula yang mengatakan kantoli/ kandali adalah kendal jawa.“`ada juga mengatakan dari jambi““
    bahkan sekarang ini bangsa korea edang meneliti dan ingin membuktikan bahwa bangsa korea nenek moyangnya berasal dari rumpun suku bangsa pasemah/ beemah. karena bangsa korea sendiri yang neng klaim meraka berasal dari rumpun uku bangsa pasemah/ besemah di pagar alam.
    lihat itu jika sudah jelas nanti pasti dibut tidak jelas juga oleh orng komering, lampung, jambi, jawa dll.
    ““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““““`

  62. Kalau seh nur kodim atau puyang awak yang datang ke semendo dari banten dan merupakan cucu sunan gunug jati yang masih keturunan prabu sili wangi. orang yang paling sakti dijawa barat itu memang benar dan orang semendo sangat menghormati puyang awak seh nurkodim sebagai leluhur semendo dan sebagai peletak adat semendo yang berfilsafah islam tingkat tinggi yang diajarkan sekh ini. dan orang semendo sangat mengkultuskan seh ini. tetapi orang semendo bukan berasal dari se ini. karena seh ini datang kesemendo sudah ada orang semendo. dan seh ini menikah dengan orang semendo artinya orang semendo sudah ada sebelum seh ini. tepi kalau orang semendo ada yang keturunan seh ini memang benar.
    dan seh ini mengajarkan ahlak islami. krena orang semendo pada waktu itu sebagian besar sudah beragama silam tetapi ahlaknya masih sangat bejat dan jahiliyah. bahkan seh ini sangat disayangi oleh masyarakat semendo khususnya, karena kemulyaan hatinya. yang mengajarkan cinta kasih sesama bahkan terhadap hewan sekalipun. semut mau menyeberang sungai saja di buatkan jembatan dari kayu oleh seh ini untuk membantu semut agar bisa menyeberang ke seberang.

  63. Ogan yang juga termasuk rumpun suku bangsa pasemah/ besemah. karena bahasa rumpun melayu e. dan sungai ogan itu daru hulu sampai ilir dan muaranya di kertapati palembang itu pasti ada ikan semahnya. dan sungai ogan itu juga telah ditimbang oleh puyang atung bungsu
    ogan dan semendo mau dipisahkan dan dibedakan dengan rumpun suku bangsa besemah yang lain tujuannya untuk melemahkan dan mempertidak keberadaannya.
    saya sebagai orang sumsel sangat sangat tersinggung batu raja itu berasal dari bantu raja. yang membantu raja dalam peperangan. lama kelamaan kata bantu raja berubah menjadi batu raja.
    hampir dapat dipastikan ini adalah kerjaan orang komering, lampung dan jawa untuk mempertidak dan menghilangkan keberadaan orang ogan. seolah olah bantu raja adalah orang ogan yang hanya bisa jadi pembantu raja sedangkan rajanya orang komering atu lampung atau jawa. enak saja asal bicara.
    lebih tua ogan dari komering. ogan dulu baru komering. tulisan aksara lampung dan komering itu menjiplak khat ugan.
    MAU BUKTI YANG NYATA TEMUAN POSIL MANUSIA PURBA ZAMAN NEOLITHIKUM DAN KAPAK BATU ZAMAN PALEOLITHIKUM DI GUA PUTRI DAN GUA HARIMAU ITU DI OGAN BUKAN DI KOMERING ATAU LAMPUNG.
    BATU RAJA ITU BUKAN DARI BANTU RAJA TETAPI RAJA YANG MENJADI BATU, ARTINYA RAJA BUKAN PEMBANTU. JANGAN ASAL NGOMONG SAJA.
    ORANG SUMBAGSEL YANG PERTAMA JADI, KSAD ( KEPALA SETAP ANGKATAN DARAT/ PANGLIMA ANGKATAN DARAT ADALAH JENDRAL MAKMUN MURAT ORANG BATU RAJA ORANG OGAN.)
    Bukan orang komering martapura saja yang ganas dan dan berani. orang ogan dikatakan penakut semua. muara saung dan muara saE dan ogan ulu itu lebih ganas lagi.

  64. Dalam sebuah artikel di internet yang berjudul dinding angin karangan arfan rachman yang sangat sangat tidak masuk akal tidak ada bukti, tidak berdasar sama sekali yang sangat merendahkan dan menghina rumpun suku bangsa besemah/ sumsel/ batang hari sembilan. yang lebih gila lagi dari agung arlan. yang mengatakan rumpun suku bangsa besemah orang purba orang telanjang, yang di hancurkan oleh seriwijaya semudah membalikkan telapak tangan. yang di bantai habis oleh seriwijaya. pasti arfan rachman ini orang komering.
    dengar baik baik kalian semua DEMI ALLAH TIDAK PERNAH RUMPUN SUKU BANGSA BESEMAH BERPERANG DENGAN SERIWIJAYA APALAGI DIHANCURKAN DAN DIBANTAI SEMUDAH MEMBALIKKAN TELAPAK TANGAN. KALIAN SEMUA INGIN MEMUTAR BALIKKAN PAKTA BERSILAT LIDAH. ALLAH LEBIH TAU ARFAN RACHMAN DARI MANA SERIWIJAYA BERASAL. APA DAN SIAPA RUMPUN SUKU BANGSA BESEMAH. DEMI ALLAH KALAU LAMPUNG IA DIHANCURKAN DILAKNAT DAN DIKUTUK DAN DIBANTAI OLEH SERIWIJAYA DAN YANG MEMBANTAINYA TIDAKLAIN ORANG RUMPUN SUKU BANGSA BESEMAH/ PASEMAH. BUKTI SELURUH PRASASTI SERIWIJAYA DILAMPUNG MENGABADIKAN HAL ITU TERMASUK ORANG KOMERING JANGAN MEMUTAR BALIKKAN PAKTA SERIWIJAYA YANG MENGHANCURKAN RUMPUN SUKU BANGSA BESEMAH
    DAN SERIWIJAYA BERASAL DARI KOMERING DAN LAMPUNG. KALIAN MENGHADAPI ORANG BALI SAJA KEOK.
    TIDAK ADA SATUPUN PRASASTI SERIWIJAYA DI WILAYAH RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH YANG MENGATAKAN RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH DITAKLUKKAN APALAGI DIKUTUK OLEH SERIWIJAYA. SELURUH PRASASTI ATAU SURAT ULU YANG BERADA DIRUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH ITU BERISI TENTANG PENGHORMATAN DAN KEBESARAN LELUHUR. BUKTINYATA ADALAH KUBURAN PUYANG SERI BAGINDA MAPULI ATUNG BUNGSU. DAN SURAT YANG DIBUAT OLEH SERI NURUDDIN PANGLIMA ANGKATAN LAUT KERAJAAN RAO INDIA YANG MENGATAKAN BAHWA BELIAU WAFAT DIMUARA LEMATANG. YANG SETIAP TAHUN RAJA RAJA SERIWIJAYA SELALU BERZIARAH KE GUNUNG DEMPO KEKUBURAN PUYANG SERIBAGINDA MAPULI DEWA ATUNG BUNGSU. DEMI ALLAH ITU ADALAH PAKTA.
    DAN BERDASARKAN PAKTA SEJARAH PULA TELAH SANGAT JELAS PERANG DIINDONESIA INI YANG PALING PANJANG MELAWAN HINDIA BELANDA ADALAH PERANG PASEMAH/ BESEMAH DAN PERANG ACEH. ORANG ORANG PASEMAH/ BESEMAH BERKALI KALI MEMBUKTIKAN MENYERANG PUSAT HINDIA BELANDA DI SUMBAG SEL YAKNI PALEMBANG DIANTARANYA serangan orang Pasemah ke kota Palembang (1829), Lahat(1829), Musi Ulu)1837), Rejang(1840), Ampat Lawang(1840-1850) KAUR. BAHKAN PADA SERANGAN ORANG PASEMAH TAHUN 1829 ITU YANG IKUT HANYA PAGAR ALAM KISAM DAM MEKAKAU SAJA MEREKA SANGGUP MEMBAWA 3000 PASUKKAN DAN MEMBAKAR 150 KAMPUNG DIPALEMBANG YANG SUDAH DIDUDUKI HINDIA BELANDA. DAN TIDAK ADA SATUPUN ORANG INDONESIA YANG SANGGUP MENYERANG BENTENG INGGRIS DI BENGKULU YANG MENJADI MARKAS BESAR GUBERNUR JENDRAL INGGRIS YANG BERNAMA RAFLES KECUALI RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH DAN ITU ADALAH MALA PETAKA YANG PALING BESAR BAGI INGGRIS SELAMA DI INDONESIA. SEDANGKAN KOMERING SAMA SEKALI TIDAK PERNAH MENYERANG PUSAT HINDIA BELANDA YANG BEKEDUDUKAN DI PALEMBANG, BAGAIMANA BISA DIKATAKAN DAPUNTAHYANG SERI JAYA NAGA SERIWIJAYA ITU ORANG KOMERING. JELAS INI ADALAH BUKTI, PETUNJUK, ISARAT DARI MANA DAPUNTAHYANG SERIJAYA NAGA DAN 200.000 PASUKKANNYA. BARU PADA REPOLUSI PISIK PERANG KEMERDEKAAN RI ORANG KOMERING BERTEMPUR MELAWAN BELANDA, DENGAN DI BUMI HANGUSKANNYA DESA BETUNG KOMERING ULU OLEH BELANDA YANG SEOLAH OLAH ORANG KOMERING PALING BERJASA, PALING BERANI MELAWAN BELANDA, SUDAH SUDAH LAGI KOMERING ITU ANAK KEMAREN SORE TIDAK USAH MENGAJARI RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH TENTANG ARTI SEBUAH PERANG. DITAHUN 1829 SAJA RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH INI MASIH SANGGUP MELAKUKAN SERANGAN KEPALEMBANG YANG MENJADI PUSAT HINDIA BELANDA DI SUMBAGSEL PADAHAL RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH SUDAH TERCERAI BERAI AKIBAT PECAH BELAH PISAH BEDA ADU DOMBA MAJAPAHIT AKIBAT PALEMBANG DARUSSALAM, INGGRIS, BELANDA. DAPAT DIBAYANGKAN JIKA RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH INI MASIH SOLID DITAHUN 683 PADA MASA DAPUNTAHYANG SERIJAYA NAGA. SEDANGKAN KOMERING MANAPUNYA NYALI MENYERANG PUSAT HINDIA BELANDA DI SUMBAGSEL YANG BERKEDUDUKAN DIPALEMBANG. APALAGI LAMPUNG. RADEN INTAN ITU MASIH KETURUNAN RAJA BANTEN SESUAI DIA BERANI.
    DAERAH KOMERING/ LAMPUNG SELALU MENJADI TAKLUKKAN MULAI DARI SERIWIJAYA, MAJAPAHIT, PALEMBANG DARUSSALAM, BANTEN, BAJAK LAUT CINA BELANDA, INGGRIS.
    SEDANGKAN WILAYAH RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH TIDAK PERNAH DITAKLUKKAN MAJAPAHIT TIDAK PERNAH GAJAHMADA MEMASUKI WILAYAH RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH MEMANG MAJAPAHIT BERHASIL MENAKLUKKAN PALEMBANG HANYA SEBATAS PALEMBANG DAN KOMERING SAJA SEDANGKAN KEDAERAH ASLI SERIWIJAYA YAKNI RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH TIDAK PERNAH TAKLUK DENGAN GAJAHMADA DAN MAJAPAHIT, BEGITU JUGA DENGAN BANTEN YANG MENGHANCURKAN LAMPUNG DAN BENGKULU HANYA BENGKULU SELATAN YANG BERADA DI PESISIR SELATAN BENGKULU SAJA YG TAKLUK SEDANGKAN DIWILAYAH RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH TIDAK PERNAH PASUKAN BANTEN MENGINJAKAN KAKINYA. KEMUDIAN DATANG PALEMBANG DARUSSALAM ITU PUN MENAKLUKKAN LAMPUNG DENGAN PEPERANGAN DI MANGGALA SEDANGKAN DIWILAYAH RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH ITU MERDEKA DARI KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM. KEMUDIAN DATANG KERAJAAN PAGAR RUYNG MENGHANCURKAN ORAN KOMRING DAN LAMPUNG PULA SEDANGKAN RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH TIDAK PERNAH TAKLUK DENGAN PAGAR RUYNG APAKAH PANTAS KOMERING DAN LAMPUNG MENGAKU ASAL SERIWIJAYA YANG KATANYA BESAR KALAU SELALU JADI BULAN BULANAN DAN TAKLUKKAN DAN DIHANCURKAN OLEH SEMUA KERAJAAN SEPERTI KOMRING DAN LAMPUNG YANG SELALU DI HANCURKAN DAN DITAKLUKKAN SETIAP KERAJAAN. BAIK ITU OLEH SERIWIJAYA, SUNDA, JAWA, BANTEN, PALEMBANG DARUSSALAM PAGARRUYUNG
    Balas

    10 | putra sumsel
    Desember 1, 2013 pada 10:56 am

    Komentar Anda menunggu moderasi

    Demi ALLAH sungguh tidak pantas dan saanga tidak layak komering menyandang asal seriwijaya, dinasti Selendra dan dapuntahyang serjaya naga yang membawa pasukkan dua laksa ( dua ratus ribu ) mendatangi palembang.DALM CATATAN SEJARAH TIDAK PERNAH ORANG KOMERING MELAKUKAN PENYERANGN. SELALU DISERANG DIBANTAI DAN DICINCANG OLEH SEMUA KERAJAAN BAHKAN DENGAN ABUNG SAJA KOMERING KEOK. BAHKAN RAJANYA DIPENGGAL KEPALANYA OLEH ORANG ABUNG DAN DIJADIKAN BOLA OLEH ORANG ABUNG DILAMPUNG.SELURUH WILAYAH KOMERING ITU ADLAH JAJAHAN ORANG ABUNG KECUALI GUNUNG BATU SAJA. KARENA DISITU ADA RATU SAHIBUL ATAU ARIA PENANGSANG ORANG JAWA DARI DEMAK PANTAS DIA SAKTI WAJAR. MANA ADA ORANG ASLI KOMERING PUNYA NYALI DENGAN ORANG ABUNG. INI PAKTA SEJARAH YANG TAK DAPAT DIBANTAH DAN TIDAK USAH DITUTUP TUTUPI. HANYA ARYA PENANG SANG SEORANG YANG MENHADAPI ORANG ABUNG. DAN ORANG ABUNG YANG DATANG MENYERANG. TIDAK PERNAH KOMERING MENYERANG ABUNG. KALAU KISAH ARIA PENANGSANG BERKEINGINAN MENYERANG PALEMBANG DARUSSALAM YANG MASIH ADA SILSILAH DENGAN RADEN PATAH. ARIA PENANGSANG PANGERAN SAHIBUL/ RADEN SARIMAN KUNING MENDIRIKAN BENTENG DI OGAN ILIR INDRALAYA. YANG KEMUDIAN MENJADI LELUHUR ORANG OGAN ILIR JUGA DENGAN BERBAGAI LEGENDA DI DAERH OGAN ILIR.
    demi ALLHAH ORANG OGANLAH YANG PALING BANYAK MENJADI PASUKKAN ARIA PENANGSANG INI DISEKITAR OGAN ILIR, TERMASUK DAERAH PEGAGAN, MERANJAT SERITANJUNG SERIBANDUNG. BUKAN DARI ORANG KOMERING. APALAGI DARI GUNUNG BATU HANYA SEBAGIAN KECIL SAJA. TERMASUK ANAK RATU SAHIBUL TUAN KAPAR YANG BERASAL DARI GUNUNG BATU TEWAS MENGENASKAN DI SUNGAI MUSI. ITUPUN SUDAH BANYAK YANG BERGABUNG DENGAN ARIA PENANGSANG/ RATU SAHIBUL BAIK ITU ORANG GUNUNG BATU ATAU JAWA PENGIKUT PENGIKUT RATU SAHIBUL DAN ORANG OGAN KHUSUSNYA OGAN ILIR PEGAGAN INDRALAYA, MERANJAT SERITANJUNG. DEMI Allah yang menyerang palembang darussalam itu bukan tuan kapar sendiri omomng kosong komering aja itu orang ogan ilir yang paling banyak.
    DEMI ALLAH RATU SAHIBUL ATAU ARIA PENANGSANG/ RADEN ARIMAN KUNING ITU MENYERANG PALEMBANG DARUSSALAM. DEMIALLAH BUKAN SERIWIJAYA. KARENA SERIWIJAYA SUDAH TIDAK ADA LAGI DI PALEMBANG DAN TELAH MENJADI JAWA MAJAPAHIT MULAI DARI GAJAH MADA ARYA DAMAR SAMPAI RADEN PATAH DAN KETURUNANNYA DARI JAWA YANG MENDIRIKAN KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM YANG MASIH KETURUNAN RADEN PATAH. TIDAK ADA HUBUNGANNYA SEDIKITPUN DENGAN SERIWIJAYA. JANGAN PERNAH SERIWIJAYA DIHUBUNGKAN DENGAN PALEMBANG DARUSSALAM. PALEMBANG DARUSSALAM ITU ORANG JAWA. SEDANGKAN SERIWIJAYA ADALAH MELAYU RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH ( GUNUNG DEMPO, GUNUNG KABA, PAGAR ALAM, LAHAT MUSI RAWAS TERMASUK KUBU RAWAS ASLI KUBU YANG MASIH LIAR DAN GANAS, LAHAT, MUARA ENIM EMPAT LAWANG OGAN, SEMENDO, KAUR, REJANG, BENGKULU )

  65. DENGAR BAIK BAIK KAMU ORANG KOMERING GAK USAH MERASA PALING HEBAT DAN PALING BERANI DAN PALING JAGOK.
    DEMI ALLAH ASAL NENEK MOYANG ORANG ABUNG YANG MEMBANTAI HABIS ORANG KOMERING ITU KECUALI GUNUNG BATU KARENA ADA ORANG JAWA YANG SAKTI DISITU YANG BERNAMA ARYA PENANGSANG/ RATU SAHIBUL/ RADEN SARIMAN KUNING. YANG TELAH MEMENGGAL KEPALA RAJA ORANG KOMERING DAN MENJADIKANNYA BOLA DITENDANG TENDANG DAN DILUDAH LUDAHI ITU BERASAL DARI KAUR. SEDANGKAN KAUR TERMASUK RUMPUN SUKU BANGSA PASEMAH/ BESEMAH. DEMI ALLAH INI TIDAK MAIN MAIN.

  66. Orang komering itu walau bagaimanapun juga saudara batang hari sembilan keluarga besar rumpun suku bangsa besemah orang sumsel juga. orang sumsel juga ikut tercoreng harga dirinya keluarga besar batang hari sembilan ikut tercoreng harga dirinya dengan peristiwa perang abung ini.
    ratu sahibul/ arya penangsang / raden sariman kuning ini adalah panglima perang kerajaan demak adipati jipang, cucu raden patah murid kesayangan sunan kudus. arya penangsang ini adalah ahli strategi perang. arya penangsang dalam menghabisi dan membantai orang abung dikomering ini telah membentuk koalisi yang terkenal dengan poros OGAN-KOMERING-SEMENDE-DAYE. SETELAH MENGKONDISIKAN POROS INI BARU ARYA PENANGANG MENYERANG DAN MEMBANTAI ORANG ABUNG DENGAN KOALISI-KOALISINYA YAKNI SELURUH ORANG LAMPUNG. YANG TELAH MENJAJAH DAN MENINDAS TANAH KOMERING. KOALISI ABUNG ADALAH SELURUH LAMPUNG SEDANGKAN KOALISI KOMERING ADALAH OGAN, SEMENDE, DAYE. DAN JAWA
    SEBAGAI BUKTINYATA LIHATLAH KETIKA ARYA PENANGSANG MENYERANG KESULTANAN PALEMBANG DARUSSALAM. DIA TIDAK LANSUNG MENYERANG TETAPI ARYA PENANGSANG MEMBENTUK KOALISI ILIRAN YAKNI OGAN ILR, PEGAGAN, SERI TANJUNG, INDRALAYA, MERANJAT KAYU AGUNG. BAHKAN ORANG MUARA ENIM DAN ORANG JAWA JUGA ADA YANG BERGABUNG. DAN ARYA PENANGSANG INI MENJADI LELUHUR ORANG INDRLAYA DAN OGAN ILIR. DISANA JUGA BANYAK KETURUNANNYA.

  67. kami di sumsel rukun antara komering, ogan, semende, daye.orang lampung aja yang reseh apa lagi abung ngaku ngaku komering itu adalah orang lampung kayu agung itu orang lampung.palak kamu kayu agung orang lampung. orang plembang kayu agung tu. kami di sumsel bersatu dalam bingkai plembang gak usah di usik usik dengan lampung. apa lagi kami orang sumsel jika sudah keluar sumsel identitas plembang semua yang kami bawa.
    saya yakin akal akalan lampung saja yang ingin mengklaim kalau seriwijaya itu di hancurkan oleh lampung. karena kalau langsung mengatakan seriwijaya itu dihancurkan lampung sudah pasti mustahil karena jelas2 semua isi prasasti serwijaya itu menegaskan bumi lampung luluh lantah dan orang2 lampung di bantai dan dikutuk oleh eriwijaya.orang lampung ingin menjadikan komering kambing hitamnya. dengan mengatakan seriwijaya , selendra dan dapunta orang komering. karena dengan demikian dapatlah diartikan seriwijaya itu tidak ada apa apanya bagi lampung. karena orang komering dijajah oleh lampung terutama abung dapat diartikan bagaimana harkat derajat martabat seriwijaya/ palembang/ sumsel dimata orang lampung khususnya orang abung.
    kalau orang lampung tidak percaya datanglah ke kayu agung ngaku ngakulah kalau kayu agung itu orang lampung potong telinga saya kalau gak di cincang orang lampung apa lagi abung dengan orang kayu agung. jangan sekali kali lagi orang lampung apalagi orang abung masuk ke sumsel tanah batang hari sembilan ini kalau mau dicincang masuklah berikut dengan raja abung itu.
    orang lampung dengar baik baik komering itu saudara kami keluarga besar batang hari sembilan. pada saat serwijaya menghancurkan lampung baik itu di lampung timur, lampung barat dan lampung selatan orang komering juga ikut dalampasukkan seriwijaya. sampai kapanpun orang komering ogan semendo dan daya tidaj akan pernah akur dengan orang lampung apalagi abung. kalian artikan sendiri itu.

  68. kesalahan faham,keterlaluan ueforia,karena penganggapan yg tiada bertepi,keterputusan sumber,sebagai obyek sejarah,dan blum dewasa.membuat penulis2 sejarah yg berasal dari Lampung,terutama dari daerah Liwa,,memutuskan bahwa yg dia tulis benar menurut faham dia,tanpa memperhatikan apakah yg dia tulis dari awal sampai akhir nya,berkoneksi dngan yg lain,Karena meski dari zaman kuna,sampai sekarang,hidup ini tidak sendirian, hanya Nabi Adam.as,yg di turun kan sendirian,mengembara di atas bumi.Dan lg,sejarah yg mreka tulis,tidak berurutan,dicampur di acak2 jd se olah2 para umpu2 atau ampu2 yg mreka agul2 kan sebagai penguasa itu hidup berbarengan di kurun waktu yg sama.Padahal jika di tilik dari ranji2 silsilah nya saja,para ampu2 ini sdh tidak ada pertalian..Yang lbih parah nya lg,kelompok ini kadang2 menganggap orang2 di luar dari daerah,tp masih ber bahasa yg sama adalah pelarian atau pecahan dari ras Tumi,yg menurut dongeng kalau ras Tumi melayu ini,adalah penduduk asli jagat yg mereka klaim dengan nama Sekala Berak..Demikian lah mereka dngn ulasan dan alasan nya. Dilembaran ini juga,skdar untuk pencerahan buat sdr, mengenai perang Abung,.terjadi nya pd masa sblum imperium Sriwijaya..tepat nya lg di zaman perkampungan negri Kuala saka,wayruwa,Muaradua,di zaman puyang Siba Lakuan[Sibalakuang],waktu pemerintahan seorang Raja keturunan,dari daeraha Luwas,[menurut tambo,daerah Ketapang Handak].pepeperangan nya di daerah Selabung, Menurut kisah, Dahulu kala Abung ini,mendiami,daerah Way Saga,[wilayah Buay runjung].Orang2 di daerah Kuala saka,berhasil mengusir mrk,arti nya,tdk pernah ada Abung itu membantai orang2 sepanjang aliran way yg mrk beri nama Komoring. Satu kelompok dr suku Abung,tdk ikut pindah,dan mendapat suaka,mereka menjadi tetangga dan dianggap saudara,yaitu yg di dikenal dng nama Marga Aji,.jadi aji,bknlah Haji,seperti yg di gembak gembor kan di dalam tulisan2 mrk, bhs sehari hari mrk,lain dari pd bhs yg sudah di kenal seperti bhs dialek api,Logat,asli Muaradua,tp bhs kata nya gabungan antara bhs melayu dan bhs Jalma Daya..oke? Dmikian lah. Wslm

  69. Saya ada pertanyaan yang bikin pusing:
    1.dimana patung raja balaputradewa ditemukan??

    Mohon tanggapan nya karena saya tidak tau sejarah kerajaan.
    Terima kasih kalau anda mau membatu memecahkan masalah ini.

  70. buat sdr,penanya,.mungkin,jika benar ada nya tentang patung Balaputradewa,.meski ada yg tau,namung tdk akan mungkin orang yg tau tsb untuk mengatakan..Ada hal yg di lupakan oleh para Arkeolog bangsa kt,dalam usaha melacak keberada,an negri yg kt nya bernama Sriwijaya,.terlalu fokus dng analysapakar dr neg.luar.Coba lah memakai jasa para ahli supranatural atau yg mumpuni di masalah ke ghaib,an. .meski hal ini sangat di luar nalar para akademis, Namun tk salah,jika anda mencoba nya. .salam.

    Pada tanggal 16/01/14, .:: SUMSEL NEWS ONLINE ::.

  71. Memang sangat membingungkan kalau kita hanya membahas kerajaan sriwijaya dari faktor real, karena banyak sumber dan pendapat…
    Disini saya coba sedikit membahas sriwijaya dari gaib..
    Begini pada tahun 2012 aku lupa tahun dan bulannya…, aku asli palembang kedatangan tamu sepupu dari pulau jawa, sepupu dari kecil sudah mempunyai kekuatan bathin..
    Langsung saja saya ajak sepupu jalan ke bukit siguntang, setelah berziarah dimakam dibukit siguntang, sepupu kelihatan aneh dan sesampai dirumah baru diketahui kalau sepupu dirasuki salah satu penghuni makam.,
    karna aku memang penasaran soal sriwijaya, kebeturan ada informan yang tahu betul tentang sriwijaya..
    Pertanyaan ku ?
    1. Dimana letak kerajaan sriwijaya?
    DIJAWAB:
    Kerajaan sriwijaya merupakan gabungan kerajaan kecil di kaki gunung dempo.., atas kekuatan dan kekuasaan daputa hyang, kerajaan kecil digabung menjadi kerajaan besar yang bernama ( aku lupa namanya ) daerah kekuasaan meliputi bengkulu-pagaralam-jambi..,
    Untuk mempeluas daerah kekuasaannya, daputa hyang berlayar dan sampai di daerah sungai musi (bukit singuntang) , karena melihat perairan sungai musi sangat strategis maka daputa hyang memindahkan pusat kerajaan dipesisir sungai musi.
    LEtak atau pusat pemerintahan berada diantara PALEMBANG – JAMBI..yakni daerah SEKAYU..
    kalau ada orang mempunyai indra ke 6 dapat melihat istana gaib sriwijaya.
    2. Kenapa sriwijaya tidak ada candi sebagai bukti?
    DIJAWAB:
    ADA candi didaerah pagaralam, dengan pusatnya lebih besar dari candi borobudul, dipagaralm terkenal dengan RIMBA CANDI..

    CUKUP SEKIAN MOGA DAPAT MELURUSKAN SEJARAH

    *MAAF SAYA TIDAK MENCANTUMKAN NAMA RAJA DIBUKIT SIGUNTANG YANG MEMBERI INFO

  72. .trims,atas info nya.meski terkesan agak tak nyambung, mudah2an untuk kedepan nya anda tidak lupa lagi,dan bs memberikan keterangan yg knkrit. .[R]

    Pada tanggal 13/03/14, .:: SUMSEL NEWS ONLINE ::.

  73. Maaf kalau kurang jelas..
    Begini aku jabarkan sedikit…
    Dulu sebelum kerajaan SRIWIJAYA didirikan oleh DAPUTA HYANG, di kaki gunung DEMPO ada beberapa kerajaan kecil yang salah satunya dari kerajaan tersebut dipimpin oleh DAPUTA HYANG, dengan kekuatan dan kesaktiannya. Beliau dapat menguasai kekerajaan-kerajaan lainnya.., sehingga kerajaan DAPUTA HYANG menjadi tambah kuat dan besar, tapi blum bernama sriwijaya..

    Untuk memperluas wilayah kekuasaan DAPUTA HYANG ,menyerusuri sungai LEMATANG yang bermuara di sungai MUSI dengan dataran tinggi BUKIT SIGUNTANG,
    Melihat letak sungai MUSI yang sangat strategis, banyak dilalui para pedagang dari arab dan cina, sehingga daputa hyang memutuskan memindahkan kerajaannya dari kaki gunung DEMPO KE tepi sungai MUSI, DAN menamakan kerajaan di tempat baru nya dengan nama SRIWIJAYA, Yang pusat pemerintahan dan istananya berada di daerah SEKAYU.,

    Karna di pesisir sungai musi tidak dapat dibangun tempat pemujaan ( candi ) sehingga
    Daputa Hyang banyak membangun candi di sepanjang Bukit barisan, Dengan pusat candi terbesar ( lebih besar dari candi borobudur ) berada di kaki gunung Dempo, di kota pagaralam dengan nama RIMBA CANDI,
    BESARNYA CANDI INI DIMULAI DARI INDIKAT ( PERBATASAN PAGARALAM – LAHAT ) SAMPAI DENGAN DI KOTA MANNA BENGKULU…
    CANDI INI KALAU DIANGKAT AKAN MENGHANCURKAN 38 DESA DI SEPANJANG PAGARALAM BENGKULU..

    JADI INTINYA
    *AWAL KERAJAAN SRIWIJAYA BERADA DI KAKI GUNUNG DEMPO SEBELUM DI PINDAH KE TEPIAN SUNGAI MUSI DENGAN PUSAT KERAJAAN DI SEKAYU

    *SOAL BUKTI KEBERADAAN KERAJAAN SRIWIJAYA DAPAT DIBUKTIKAN DENGAN BANYAKNYA CANDI DI SEPANJANG BUKIT BARISAN DENGAN PUSAT CANDI DI PAGARALAM DI BUKIT RIMBA CANDI.

  74. ..owh..begitu, ao? Tapi makmane yung, kiro2 ,pacak dak nga,nentu ke lokasi nyo, soal nya,SEKAYU ikak, libok sekuyu kuyo, ..kalu pendapat nga tu,meski cuman mimpi,pacak di buktike, .berarti la mbuka wacana baru..Menentukan Lokasi dari sebuah Keraja,an besar. SRIWIJAYA..ok. Wslm

    Pada tanggal 13/03/14, .:: SUMSEL NEWS ONLINE ::.

  75. Assalam, Puakhi indai kanca seunyin ni (saudara-sahabat-teman semuanya)… Terlepas dari klaim ke sukuan, lebih bijak kiranya kita membahas SRIWIJAYA dengan kepala dingin dan dengan rasa persaudraan yg besar di wilayah BELAJASUMBA (Bengkulu-Lampung-Jambi-Sumaatera Selatan-Bangka Belitung)… Sriwijaya bukan hanya milik dari salah satu suku saja di wilayah ini… Itu mengapa saya sebut demikian, karena sebenarnya kita semua ini sudah campuran tidak ada yg asli lagi… Bisakah anda bayangkan dari tahun 600-an Masehi sampai Tahun 1400-an Masehi, apakah tdk menjamin terjadi perkawinan silang antar sesama keturunan… Itu mengapa, saya sebagai orang lampung (pesisir) di selatan mengaku juga sebagai turunan SRIWIJAYA… Karena dalam catatan kami yang masih di simpan oleh tetua adat di sini, menyebutkan nama seorang puyang yang awal mula datang ke Lampung (Danau Ranau) dari Jambi tepatnya dari Tanjung Jabung Jambi… Puyang ini bernama SANGHYANG SAKTI NYATA atau RAJA DIWA SEBIJI NYATA dari Tanjung Jabung Jambi… Mengenai silsilah keturunanya, sudah saya susun dalam sebuah bagan silsilah yg insyaallah dapat dipertanggung jawabkan walaupun masih banyak kekurangan di sana sini…
    Jika saudara ingin melihatnya dapat kunjungi di :

    http://www.bandakhlima-waylima.blogspot.com.

    Sebelum jauh memasuki “siapa sebenarnya SRIWIJAYA”… ada baiknya dibahas, nama puyang2 itu… NAGA BRISANG 1 atau RAJE DIWA GUMAI dan SERUNTING SAKTI atau RATU SEMIDANG… TUAN RAJA KUASA atau PUYANG SAKE SEMINUNG atau SAKA HANDAK HATI (Sekehandak Hati)… KAKHAI LUTUNG atau RAJE SETEMU atau puyang semengok di Pengandonan baturaja ogan… Itu semua puyang-puyang kami di lampung… Tentang Abung, mungkin ada catatn tersendiri dari mana mereka ini berasal, tetapi dari keterangan Saudara Radithya diatas memang ada keterkaitan… Kalau mau dijabarkan, sejarahnya panjang sekali…

    Jadi buat saudara-saudara ku yang agak kurang mengerti Lampung, mungkin masih beranggapan Lampung itu berbeda keturunanya dengan Rejang, Serawai, Ogan, Komering, Semendo, Pasemah, Daya dll di Sumatera Selatan… Jelas sekali dalam silsilah itu kita masih bersaudara… Mengenai klaim suatu kelompok yg meruncingkan perbedaan kita, itu hanya pendapat mereka saja dan bukan pendapat seluruh keturunan Lampung… Karena bagi kami, siapapun keturunan dari SANGHYANG SAKTI NYATA itu adalah saudara kami… Kalau ingin jelas, silahkan hubungi kami di Facebook… Terimakasih… Salam.. :)

  76. Saudara2 sudah ribut2 kalau mau tau sejara ,mesti diteliti semua daera2,dgn adanya bukti2 yg logika,,

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 749 pengikut lainnya.