Jika anda datang ke kota Taipei China, anda akan merasakan masuk ke sebuah kota modern yang hampir seluruh sendi kehidupan masyarakatnya sudah sangat tergantung dengan kecanggihan Teknologi Informasi (TI) yang dimilikinya. Mulai dari kelas masyarakat terbawah hingga golongan atas telah memanfaatkan internet dalam segala kegiatannya. Komputer sudah menjadi barang kebutuhan sehari-hari mereka.
Melalui internet mereka melakukan segala aktivitasnya, Pedagang, petani, pengusaha selalu memanfaatkan internet sebagai sarana usahanya. Anak-anak, pelajar, orang tua, semua telah benar-benar menjadikan internet sebagai “makanan” sehari-harinya.
Kini hal seperti itulah yang mulai mengilhami para pemimpin yang ada di Palembang. Walikota Eddy Santana menginginkan warga kotanya mulai menjadikan Teknologi Informasi (TI) sebagai sebuah kebutuhan hidup yang banyak memberikan keuntungan.
Salah satu langkah nyata yang telah ditempuh untuk menjadikan kota Palembang sebagai kota TI adalah pemasangan Hotspot-hotspot internet diseluruh wilayah kota untuk memberikan akses internet secara gratis kepada warga kota. Warga Palembang bisa mengakses internet dimana saja, kapan saja sepuasnya. Warga tidak perlu repot-repot mencari Warnet sekedar untuk mencari informasi lewat internet. Tinggal membuka laptop di pinggir jalan saja, semua langsung tersambung.
Awalnya hotspot-hotspot gratis ini cuma ada di hotel-hotel dan gedung perkantoran saja. Selanjutnya diperluas ke daerah-daerah yang terbilang padat. Di sepanjang jalan Merdeka Palembang saja terdapat sedikitnya 10 hotspot telah terpasang, padahal ruas jalan Merdeka sendiri tidaklah panjang, sekitar 2 km saja.
Selain itu Pemkot Palembang juga secara bertahap memasang hotspot-hotspot di wilayah lain. Simpang Polda, Simpang patal, Plaju, Kertapati, Simpang Tanjung Api-api juga dipasang. Diharapkan dalam satu dua tahun mendatang seluruh wilayah kota dapat tercover semua sehingga setiap warga kota dapat menikmati fasilitas gratis ini secara merata dan tak terbatas.
Kejar Rekor MURI
Salah satu gebrakan yang akan dibuat Pemkot Palembang dalam mendorong warga kota agar “Melek Internet” adalah acara Pengaksesan Internet Masal dengan 1000 Laptop yang akan dilaksanakan disepanjang jalan Merdeka Palembang. Walau waktu pelaksanaannya belum ditentukan namun sosialisasi acara ini sudah dilakukan.
“Agar warga pemilik laptop semakin banyak dan mereka berminat ikut partisipasi dalam acara yang akan dicatatkan dalam rekor MURI tersebut”, ujar seorang staf Humas Kota Palembang beberapa waktu lalu.
Nah jika acara tersebut bisa semarak dan sukses serta warga Palembang berduyun-duyun memenfaatkan fasilitas akses internet gratis dengan baik maka dalam waktu lima tahun lagi kota Palembang akan mempunyai predikat baru sebagai KOTA TELNOLOGI INFORMASI yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.
Paercaya? Mari dukung bersama. Semoga segera terwujud.
DIarsipkan di bawah: Berita Aktual, Palembang News | Ditandai: Palembang

Saya sejutu sekali dengan kebijakan pemkot palembang mengenai wacana Palembang jadi kota Teknologi Informasi..
Kira2 kapan ya acara”Melek Internet” nya di adakan???
Hidup EDDY SANTANA!!! Salut!!!
Niatan tersebut harus secepatnya direalisasikan. Langkah nyata dengan mendirikan SMK Negeri telematika
saya dukung itu sekolah telematika biar ketauan gambar judi di tanah genting itu asli apo idak.
aaahh kamu ini..biso bae buat gosip. aku kan punyo program sekolah dan berobat gratis..dak mungkin nak pasang hot spot dimano2. uwong buka laptop pinggir jalan kalu agek dirampok dan ditodong bandit. kito bersihke dulu bandit dan preman disumsel baru kito pasang hot spot ditiap rumah.aku malu kalu program berobat gratis dan skola gratis palembang sesuai janji kampanye dulu dak tecapai..pacak dak tidok aku
Saya yakin Sumsel tambah hebat saja karena dipimpin oleh pak alex dan pak edy. Sumsel dibawah kepemimpinan pak alex akan mewujudkan sekolah gratis dari tingkat SD-SMA mulai juli 2009. Kalau ini terwujud dan berhasil dengan baik, bisa saja orang tua dari provinsi lain akan mengirimkan anak-anaknya untuk bersekolah di SUMSEL. Karena gratis dan juga bermutu.Dan bisa saja sumsel akan menjadi kota pelajar menggantikan yogyakarta. dan yogyakarta tidak lagi menjadi kota pelajar melainkan kota… Untuk Palembang dibawah kepemimpinan pak edy akan menjadikan Palembang kota internasional yang sejahtera religius dan berbudaya 2013. Kota internasional artinya kota yang memiliki fasilitas serba internasional. Rumah sakit yang internasional, jalan-jalan, fasilitas umum, perkantoran swasta dan negeri, sekolah dari TK-perguruan tinggi dll. Saya percaya itu. Pada 2008 visi pak edy adalah palembang kota metropolitan dan sudah tercapai. Kita warga Palembang akan bertambah bangga dengan kota ini. Hidup Pak Alex dan Pak Edy
syukur kalu terwujud pak…. tapi bantu aku ngatasi preman dulu…aku kewalahan soalnyo mereka (preman) kelompok atay itu dulu dukung aku waktu pilwako dulu…jadi aku sulit melepaske mereka..agek tambah diancamnyo.
makmano nian nak jadike kota palembang kota intrnational dengan preman-preman yang bekeliaran…aku nyesal jugo buat organisasi mereka yang namonyo PMPB itu.
Rasonyo PMPB itu nak kubabarke bae.
matab boooo
Sangat menarik program sumsel untuk ‘melek internet’ . Namun sukseskan dulu program melek sekolah. Tanpa kesadaran pendidikan, pembangunan sumsel akan tetap terganggu oleh kriminalitas.