Souvenir Visit Musi 2008 Pun Dipasok Dari China


  • Program Visit Musi 2008 yang akan di-louching bulan depan nampaknya tak banyak menjanjikan keuntungan apa-apa bagi masyarakat Palembang, khususnya bagi kalangan dunia usaha lokal. Sebab pihak pemerintah setempat nampaknya tidak sungguh-sungguh beritikad untuk melibatkan mereka dalam ajang tersebut.


Satu hal yang nyata-nyata tak berpihak kepada nasib pengusaha lokal adalah 250 unit souvenir untuk undangan lounching nanti yang berbentuk plakat dengan simbol-simbol kota Palembang justru didatangkan jauh-jauh dari China. Mungkin inilah hasil nyata rombongan Walikota jalan-jalan ke China saat ikut pameran Asean-China Expo 2007 yang digelar di kota Naning, China.
Padahal souvenir semacam itu banyak terdapat di Indonesia. Artinya jika di Palembang sendiri souvenir itu tak ada, bisa saja pengusaha kecil Palembang sendiri yang bermitra dengan pengrajin dari daerah lain untuk membuatnya.
Harganya pun lumayan mahal Rp.125 ribu perunit dan dibayar dengan mengandalkan uang anggaran yang bersumber dari APBD.
“Ini menandakan jika pemkot Palembang sama sekali tidak memikirkan para pengusaha lokal. Ia sekedar menuruti keinginannya saja”, ujar Ahmad Yazid warga Palembang yang sehari-harinya bekerja di kawasan Serelo.
Menurutnya, jika Walikota sering jalan-jalan ke Prancis, pasti souvenirnya didatangkan dari Prancis. Ini karena dia sering ke China maka ia tertarik oleh-oleh dari China.
Souvenir Tak Perlu Beli
Kita masih ingat pada perayaan HUT RI 17 Agustus 2007 lalu di Istana negara Jakarta, setiap undangan yang hadir mendapatkan bermacam-macam souvenir menarik yang banyaknya seabreg. Souvenir-souvenir itu sangat bagus dan indah. Dipastikan harganya mahal-mahal. Bahkan saat itu sempat ada dugaan jika souvenir-souvenir itu dibeli dengan uang rakyat, yang berarti pemborosan.
Tapi ternyata souvenir yang sangat banyak itu sama sekali tidak dibeli. Dengan kata lain, pihak Istana sama sekali tidak mengeluarkan uang serupiahpun untuk membelinya. Semua souvenir dengan aneka ragam itu adalah hadiah dan sumbangan dari para sponsor dan pengusaha simpatisan. Memang sangat wajar jika para pengusaha beramai-ramai ikut menyumbang dalam bentuk souvenir untuk acara tersebut, mengingat acara itu adalah suatu kegiatan akbar dan penting.
Dikaitkan dengan acara lounching visit musi yang akan digelar bulan depan sudah seharusnya pihak panitia berupaya untuk mencari jalan lain agar saat acara nanti semua undangan bisa memperoleh souvenir namun tidak perlu mengeluarkan uang. Apalagi itu uang rakyat. Seharusnya, kalau memang Visit Musi ini adalah acara akbar, panitia mampu merangkul para sponsor dan perusahaan penyumbang untuk menyediakan souvenir yang banyak dan menarik. Namun kenyataannya panitia, dalam hal ini pemkot Palembang dan pemprop Sumsel, tidak bisa mencari sponsor dan donatur acara sehingga masih saja berusaha menggerogoti uang APBD.
“Mestinya pihak panitia mampu menghasilkan uang dari acara besar ini, bukan sebaliknya”, ujar Mulyanto seorang pengusaha warga keturunan di Palembang.
Mulyanto mengaku prihatin dengan kenyataan bahwa setiap even besar di Palembang selalu saja tidak bisa melibatkan pihak lain untuk mendukung pendanaan. Mereka selalu mengandalkan anggaran negara saja.
“Dulu waktu pelaksanaan PON XVI juga begitu. Semua dibiayai dengan uang rakyat. Mereka tak mampu mengeruk untung dari sponsor. Nah, sekarang juga begitu. sampai-sampai souvenir begitupun mesti dibeli dengan uang rakyat. Parahnya lagi belinya dari China saja”, ujarnya.
Seorang warga lainnya justru meragukan jika souvenir itu didatangkan dari China. “Ah itu bukan dari China, tapi dibeli dari China Tanah Abang. Disana kan banyak”, ujarnya. Itu akal-akalan mereka saja untuk membohongi warga agar tak banyak yang minta.
Benar tidak itu pak?

About these ads

4 Tanggapan

  1. Program Visit Musi 2008 yang akan di-louching bulan depan nampaknya tak banyak menjanjikan keuntungan apa-apa bagi masyarakat Palembang, khususnya bagi kalangan dunia usaha lokal. Sebab pihak pemerintah setempat nampaknya tidak sungguh-sungguh beritikad untuk melibatkan mereka dalam ajang tersebut. karena souvenir juga dibeli dari china, bukan palembang!!!

    NAH, BAGAIMANA MENURUT ANDA….???
    Jadi, cuma satu jawabannya……!!!

    kita cari pemimpin BARU dengan BUKTI yg sudah ada selama ini….!!!
    BEROBAT GRATIS….?NYATA UTK RAKYAT…!!!
    SEKOLAH GRATIS….?MEMBUAT WARGA KITA PINTER…!!!LEMAK KAN KALO…..
    terbukti dalam karya, 5tahun GRATIS SEKOLAH!!!
    Siapo pencetusnyo….?! ALEX NOERDIN BE,,,

    COBLOS YAAA…..

    SUMSEL PASTI MAKMURRRR….

    HIDUP…..

    ALEX NOERDIN…..

  2. Pemda Sumsel dan Pemkot Palembang, mendukung program Visit Indonesia 2008, dengan program Visit Musi 2008. Alhamdulillah walaupun belum nyata kunjungan wisman, tapi Sumsel telah meyiapkan semuanya.

    Hanya orang yang tak paham yang mengatakan sovenir didatangkan dari China. Mungkin ada sedikit..tapi yang dari Palembang…dari Sumsel sangat banyak. Bisa kita lihat di Kantor Pos, di Mir Senen, PIM, di 19 Ilir, di Suro, begitu beragamnya sovenir Palembang?Sumsel.
    Kenapa kita tak mendukung program ini, hanya gara-gara calon Gubernur saingannya adalah Sahrial Usman.

    BEROBAT GRATIS, itu bukan hanya di MUBA, di SELURUH SUMSEL telah ada PROGRAM INI. Bahkan di seluruh INDONESIA melalui ASKESKIN. Program ini dipelopori oleh Presiden HABIBI pada tahun 1998 melalui program JPSBK. Jadi BOHONG pernyataan bahwa Alek Nurdin pelopornya.

    Demikian juga sekolah, seluruh Indonesia pun telah sekolah gratis, yaitu melalui program belajar sembilan tahun. Di tempat kami pun BENGKULU program sekolah gratis melalui dana pusat.

    kini pilih lah pepimpim yang tidak bohong dan tida KKN>

  3. [...] Patti wrote an interesting post today onHere’s a quick excerptPemda Sumsel dan Pemkot Palembang, mendukung program Visit Indonesia 2008, dengan program Visit Musi 2008. Alhamdulillah walaupun belum nyata kunjungan wisman, tapi Sumsel telah meyiapkan semuanya. … [...]

  4. Pokoknya jangan cuma janji….
    Buktikan biar tidak kena azab ilahi…

    siapa yang ingin melihat perjalanan hidup caGub kito,silahkan kunjungi :

    http://www.metacafe.com/w/1579923/

    hidup masyarakat sumsel,
    Gubernur bukan rajo…..
    Gubernur PELAYAN masyarakat wong kito….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 746 pengikut lainnya.