Ketika Sang Kapten Berselingkuh Dengan Isteri Kapten


Ini berita nampaknya agak sensasional. Jarang terjadi dan bikin heboh. Tapi benar-benar nyata. Kejadian  yang mencoreng citra korps berbaju loreng ini terjadi di Baturaja, Sumsel beberapa hari lalu. Seorang perwira berpangkat Kapten berselingkuh dengan seorang perempuan yang ternyata isteri seorang perwira TNI juga dengan pangkat Kapten juga. Namun kasus perselingkungan “ekstrim” ini akhirnya dapat terungkap, sehingga pelaku digiring ke ruang tahanan Polisi Militer setempat.

Urusan rumah tangga memang dimana-mana sama, tak mengenal lagi status, jika sudah tak harmonis, segala sesuatu yang tak terduga bisa saja menjadi mungkin terjadi. Ini mungkin yang dirasakan De (33) setelah menjalani hidup sebagai isteri Kapten CPL. Su (39). De sendiri punya kesibukan sebagai Karyawan di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja.

Dalam kondisi seperti ini membuat De menjadi mudah berpikir  yang tidak realistis. Ketika ada seorang pria mendekati, maka bak gayung bersambut, perselingkuhanpun terjadi. Kebetulan saja pria tersebut adalah juga seorang perwira TNI dengan pangkat yang sama dengan suaminya.

Hubungan asmara terlarang mereka nampaknya sudah berlangsung cukup lama. Suami De, yaitu Kapten Su, sudah lama mencurigai indikasi ini, namun karena belum ada bukti maka dengan mudah De mementahkannya.

Sepandai-pandai tupai melompat, pasti sekali waktu bisa jatuh juga. Perselingkuhan mereka akhirnya bisa terbongkar dan kedua pelaku mesti pasrah digelandang ke dalam kamar tahanan.

Terbongkarnya kasus perselingkuhan ekstrem ini tat kala suatu hari suami De melakukan pengintaian saat De pulang bekerja. Saat itu Kapten selingkuhannya menjemput De dan membawanya jalan-jalan dengan mobil Taruna. Ternyata perjalanan mereka sampai di satu daerah yang cukup sunyi, daerah Way Tuba, kecamatan Way Tuba kabupaten Way Kanan, Lampung.

Suami De yang curiga langsung mengontak Subdenpom Baturaja dan bersama mereka langsung melakukan pengejaran. Ternyata dalam sebuah pondok di kebun, kedua pasangan selingkuh tersebut sedang  asyik masyuk. Tanpa ampun kegiatan haram itu dihentikan seketika dan keduanya digiring ke Subdenpom Baturaja.

Proses hukum akan diberlakukan bagi pelaku yang tercatat sebagai perwira TNI ini. Ia terancam dipecat dan dipenjara.

Kini ia menyesal. Tapi nasi sudah jadi bubur pak.

About these ads

24 Tanggapan

  1. Berita ini kurang heboh pak…
    kenapa gak dimasukin berita perselingkuhan
    Alex Noerdin yang selingkuh sama istri dari sahabat karib anaknya,,
    Masya Allah tingkah laku bakal calon Gubernur Sumsel yang satu ini..

    klik http://www.youtube.com search for Alex love Sisca..

  2. Beberapa bulan lalu saya begitu kagum akan sosok Alex Noerdin ini,dan saya berpikir untuk memilih beliau pada pilkadagub 2008 nanti..tetapi setelah saya membaca di media massa dan melihat langsung video pengakuan yang menghebohkan itu maka spontan saya malu dan merasa tertipu dengan sosok Alex Noerdin. Mulai saat itulah saya memutuskan untuk menjadi Simpatisan Syahrial Oesman.

    Syahrial MUNGKIN tidak hebat seperti Alex Noerdin tetapi moral dan akhlaknya terjaga…

    Saya bukan orang suci, saya juga suka dengan wanita cantik..tetapi saya tidak pernah menggoda/menyelingkuhi ISTRI orang lain !!

    Mari masyarakat SUMSEL kita renungkan bersama..!!

  3. pilhlah calon pemimpin Sumsel yang BERMORAL dan Amanah.

  4. @Simpatisan SO

    Pak, ati-ati, kalu awak nuduh, harus ado buktinyo, jangan asal tuduh bae, gek dikatoke uwong, awaka tu dak waras. Ado buktinyo dak ? Kalu cuma video di youtube itu, itu bukan bukti, itu cuman uwong ngoceh bae. Yang mano yang selingkuh itu pak, yang mano, aku nak nanyo samo kamu tuh. Tolong tunjuk ke nian samo aku ni. Kalu kato uwong di video itu, Pak Alex selingkuh, kamu langsung pecayo, sekarang aku nak nanyo ke kamu pulok, siapa nian uwong yang ado di video/yang nuduh pak Alex itu ? Kamu kan dak tahu jugo, nah ngapo kamu langsung pecayo samo dio ? Apo dio sedeng apo idak, kamu jugo dak tahu. Apo dio punyo bini apo idak, kamu jugo dak tahu kan. Apo dio punyo anak apo idak, kamu dak tahu. Sekarang, ngapo kamu langsung pecayo samo dio ? Katonyo gambar di video itu bininyo, apo iyo nian apo idak, kamu kan dak tahu, mano buktinyo ?

    Ati-ati pak, jangan sembarangan nuduh uwong, agek kualat jadinyo.

    Kalu menurut aku, dio tu uwong sedeng, ngomong nyo bae salah-salah, ngapo nian nak ditanggapi.

  5. @www.comas_gk@yahoo.co.id:
    pilhlah calon pemimpin Sumsel yang BERMORAL dan Amanah.

    –>>
    Nah, kalu komentar ini, aku setuju nian, jadi pilihlah Pak Alex Noerdin. Jangan pilih uwong yang dengen preman.

    Kalu S0 beradu argumentasi (debat) untuk majuke Sumsel ini lagi dak berani, mak mano ngadepi rakyat yang idak puas dengen pembangunan yang digawekenyo selamo ini ? …,

    Seharusnyo dio biso berdialog .. menyampeke apo yang diingininyo, dicita-citakannyo kesemua rakyatnyo dengen santun, dengen argumentasi yang bener. Lha, makmano nak berargumentasi, aman diajak debat bae la takut ….

    Pantes bae dio (S0) gunoke tindakan kekerasan dengan memperalat preman-preman untuk menjalankan kebijakan-kebijakannyo sebagai gubernur.

    ….

    Carilah gubernur yang biso berdialog langsung dengen rakyat, tanpa gunoke kekerasan …

  6. saya kurang setuju dengan komentar gundala.
    saya rasa dengan berdebat tidak bisa membuktikan bagus atau tidak kinerja seseorang dalam pemimpin.

    mungkin gubernur tidak bisa menghadiri acara debat itu karna ada tugas, bukan karna beliau takut,atau mungkin ada alasan lain (sibuk),
    karna beliau adalah gubernur sum-sel yang sedang bertugas bukan calon gubernur, mungkin banyak tugas yang harus diselesai kan di saat bersamaan,
    tidak seperti kita orang biasa yang bisa bersantai…

    sebagai putera muba di perantauan saya sedih melihat orang orang di daerah kelahiran saya( sum-sel) saling menghujat.
    biarlah demokrasi berjalan dengan aman supaya kita bisa membangun sum-sel

    dan untuk pak alex terima kasih sudah membangun muba.
    tapi ada yang saya sesal kan sewaktu saya pulang kampung di sekayu,banyak gedung yang masih bagus bapak ganti dengan gedung yang baru,alangkah bagus nya gedung itu di mamfaat kan bukan di hancur kan.

    jikalau bapak mau membangun gedung baru, alangkah bagus kalau bapak bangun di tempat yang baru! bukan menghancur kan gedung peningalan pemerintahan yang dulu
    jadi uang nya tidak mubasir pak.

    karna masih banyak masyarakat muba yang miskin dan belum sejatera seperti yang orang orang bilang.

    terima kasih ,dan semoga kita wong sum-sel besatu
    untuk kemajuan sum-sel

  7. aku sutujuh dengan komentar gundala
    emang Syahrial Oesman idak katek nyali
    nak bedebat. pake alasan…….ado gawe…kito kan tau waktu hari debat dio resmi ke posko pelangi dio
    nah berarti dio tuh emang pengecut nian…kan sudah agak lamo jugo udangan di kasih. bukan acara dadakan itu.

    kito jugo tau kalau pak so tuh gawe nyo nyotek slogan wong bae
    karya nyato idak katek. rencana kedepan nyo kalau dio tepilih lagi.. idak katek paling rencano kedepan ngumpulin duit buat pensiun

  8. ADA APA SYAHRIAL OESMAN DENGAN PROGRAM PENDIDIKAN GRATIS YANG BERKUALITASNYA

    Tulisan ini merujuk dari :

    1. Pembangunan Pendidikan Sumsel Masih Tertinggal (Catatan Memperingati Hardiknas), Ambo Intang, Dosen Universitas Taman Siswa Palembang, BeritaPagi, Jumat, 2 Mei 2008, Halaman 18, Rubrik Opini. (Dengan merujuk pada buku “Capaian Kinerja Pembangunan Pendidikan Nasional 20-05-2008 yang dikeluarkan oleh Depdiknas RI)

    2. Refleksi Pendidikan Tak Tuntas, Ferdiansyah, SE., MM. Anggota Fraksi Partai Golkar DPR Komisi X, Kandidat Doktor UNJ, Seputar Indonesia, Jumat, 2 Mei 2008, Halaman 5, Rubrik Opini.

    3. Slide Paparan Mendiknas (Pembangunan Pendidikan Nasional), oleh Departemen Pendidikan Nasional, Rapat Pimpinan Nasional, Arga Mulya, 31 Januari 2008.

    rembuk2008.diknas.go.id/bahan/PAPARAN%20MENDIKNAS%20PADA%20REMBUK%2031%20JANUARI%202008%20RM.ppt

    Banyak cara untuk mengukur keberhasilan kinerja pemerintahan, misalnya di bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan ini, untuk mengetahui kenerja atau sampai sejauh mana keberhasilan pembangunan dibidang pendidikan maka kita akan membandingkan kemampuan Provinsi Sumatera Selatan ini dengan provinsi-provinsi lain dan target nasional yang seharusnya dicapai oleh suatu daerah. Perbandingan ini memakai indikator-indikator terukur.

    1. Rasio Jumlah Siswa SMK dengan SMA yang masih rendah dibanding daerah regional atau Sumbagsel

    TABEL 1
    PERBANDINGAN JUMLAH SISWA SMK VS SMA DI SUATU DAERAH

    NO DAERAH RASIO PERINGKAT DARI 33
    PROVINSI DI INDONESIA
    1 TARGET NASIONAL 40:60 0.67
    2 SUMSEL 25:75 0.33 29
    3 JAMBI 30:70 0.43 24
    4 BENGKULU 37:63 0.59 15
    5 LAMPUNG 38:62 0.61 14
    6 BANGKA-BELITUNG 39:61 0.64 12

    Dari Tabel 1, didapat bahwa untuk perbandingan jumlah siswa SMK terhadap siswa SMA di provinsi Sumatera Selatan (25:75) masih jauh di bawah target nasional (40:60). Provinsi ini urutan 29 dari 33 provinsi di Indonesia. Dibandingkan dengan daerah-daerah regional atau sumbangsel pun provinsi ini masih kalah. Provinsi Jambi peringkat 24 dari 33 provinsi, Bengkulu peringkat 15, Lampung peringkat 12 dan Bangka-Belitung peringkat 12 dari 33 provinsi di Indonesia.

    2. Peningkatan Mutu Dan Daya Saing Pendidikan Yang Masih Rendah

    TABEL 2
    KUOTA JUMLAH GURU BERSERTIFIKAT PENDIDIK

    NO DAERAH JUMLAH GURU
    1 SUMSEL 5,128
    2 SUMBAR 6,241
    3 RIAU & KEP. RIAU 5,149
    4 SULSEL 10,089
    5 JATIM 31,695
    6 JABAR 18,424
    7 JATENG 21,491
    8 SUMUT 12,105
    9 LAMPUNG 7,844

    Dari Tabel 2, didapat kuota jumlah guru bersertifikat pendidik sampai tahun 2007 masih dibawah Sumbar (6.241 orang), Lampung (7.844 orang), Riau dan Kepulauan (5.149 orang) dan Sumut (12.105 orang).

    4. Perluasan Akses Pendidikan Yang Masih Rendah di Tingkat Nasional, Bahkan Dibandingkan Dengan Kabupaten Musi Banyuasin Yang Telah Meninggalkan Terget Nasional
    APK atau Angka Partisipasi Kasar adalah rasio jumlah siswa, berapapun usianya, yang sedang sekolah di tingkat pendidikan tertentu terhadap jumlah penduduk kelompok usia yang berkaitan dengan jenjang pendidikan tertentu.
    Misal, APK SD sama dengan jumlah siswa yang duduk di bangku SD dibagi dengan jumlah penduduk kelompok usia 7 sampai 12 tahun.

    APK ini terkait dengan perluasan layanan pendidikan di suatu daerah, yaitu seberapa luas layanan pendidikan terhadap penduduk pada usia sekolah tertentu (misalnya SD, SMP atau SMA). Di provinsi Sumatera Selatan, pada saat ini, masalah ini menjadi masalah yang sangat serius. Masih banyak populasi anak usia sekolah di propinsi ini yang tidak atau sulit untuk bersekolah karena berbagai faktor penghambat, terutama karena faktor ekonomi. Padahal, diketahui bahwa Provinsi ini adalah provinsi terkaya ke 5 di era otonomi daerah. Hal ini tidak terjadi pada Kabupaten Musi Banyuasin. Besarnya anggaran pendidikan (lebih dari 20%) dan praktik sekolah gratis yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sejak tahun 2002 misalnya terbukti memiliki kontribusi positif terhadap peningkatan akses mutu pendidikan di daerah ini.

    TABEL 3
    ANGKA PARTISIPASI KASAR (APK) SD DI TINGKAT NASIONAL, PROVINSI SUMATERA SELATAN DAN KABUPATEN MUSI BANYUASIN PADA TAHUN2007

    NO APK (%) KETERANGAN
    1 94.66 Target Nasional Tahun 2007
    2 94.90 Realisasi Nasional Tahun 2007
    3 118.24 Realisasi Kab. Muba Tahun 2003
    4 119.15 Realisasi Kab. Muba Tahun 2007
    5 93.34 Realisasi Prov. Sumsel Tahun 2007

    Dari Tabel 3, dapat dilihat bahwa APK SD untuk saat ini, Provinsi Sumsel (93.34%) masih dibawah target Nasional (94.90%). Bandingkan dengan APK SD untuk Kabupaten Musi Banyuasin (119.15%) yang sudah jauh meninggalkan target/realisasi Nasional, apalagi Propinsi Sumatera Selatan.

    TABEL 4
    ANGKA PARTISIPASI KASAR (APK) SMP DI TINGKAT NASIONAL, PROVINSI SUMATERA SELATAN DAN KABUPATEN MUSI BANYUASIN PADA TAHUN2007

    NO APK (%) KETERANGAN
    1 91.75 Target Nasional Tahun 2007
    2 92.52 Realisasi Nasional Tahun 2007
    3 62.74 Realisasi Kab. Muba Tahun 2003
    4 95.27 Realisasi Kab. Muba Tahun 2007
    5 84.90 Realisasi Prov. Sumsel Tahun 2007

    Dari tabel 4, dapat dilihat juga bahwa untuk pemerataan pendidikan di tingkat SMP, lagi-lagi Provinsi Sumsel belum bisa mencapai target nasional yanitu dengan APK (84,90%) yang dibawah APK Target Nasional (91.75%) dan Realisasi Nasional (92.52%). Bandingkan dengan APK Kabupaten Musi Banyuasin (95.27%) dengan program pendidikan gratisnya yang telah meninggalkan target/realisasi nasional.

    Menurut (Ferdiansyah, 2008), Depdiknas akan mencapai laju peningkatan APK per tahun sekitar 3% sampai 4% dengan melakukan strategi yang lebih kreatif lagi, bersinergi dengan pembangunan infrastruktur serta tidak terpaku pola-pola lama. Data ini didapat dari rapat kerja komisi X DPR RI dengan Depdiknas pada tanggal 8 Februari 2008. Dari hasil rapat tersebut, beliau juga menambahkan bahwa sudah dapat dipastikan 11 provinsi tidak akan tuntas dalam program penuntasan wajib belajar pendidikan dasar, karena APK 11 provinsi dan 149 Kabupaten/Kota kurang dari 95%.

    Melihat capaian APK Prov. Sumsel tahun 2007 sebesar 84.90%, dengan melakukan strategi yang lebih kreatif lagi dibanding yang telah dilakukan selama ini, diasumsikan didapat peningkatan APK 4% per tahun maka untuk 2 tahun akan mencapai APK sebesar 94% dan ini masih dibawah target APK Nasional (95%). Jadi jelas di sini bahwa Prov. Sumsel termasuk 11 provinsi dari 33 provinsi yang ada di Indinesia ini yang dipastikan untuk tahun 2009 tidak akan tuntas dalam program penuntasan wajib belajar pendidikan dasar.

    Bagaimana sebaran pendidikan untuk tingakat SMA, apa yang dapat dilakukan oleh Pemprov Sumsel, data pada tabel dibawah ini.

    TABEL 4
    ANGKA PARTISIPASI KASAR (APK) SMA DI TINGKAT NASIONAL, PROVINSI SUMATERA SELATAN DAN KABUPATEN MUSI BANYUASIN PADA TAHUN2007

    NO APK (%) KETERANGAN
    1 60.20 Target Nasional Tahun 2007
    2 60.51 Realisasi Nasional Tahun 2007
    3 21.83 Realisasi Kab. Muba Tahun 2003
    4 70.21 Realisasi Kab. Muba Tahun 2007
    5 52.20 Realisasi Prov. Sumsel Tahun 2007

    Untuk tingkat SMA, lagi-lagi Prov. Sumsel kedodoran. APK prov Sumsel (52,2%) masih dibawah standar APK Nasional (62.20%). Bila dibandingkan dengan prestasi yang dilakukan oleh Kabupaten Musi Banyuasin pun masih kalah jauh (70.21%).

    Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa

    1. Proses pembangunan pendidikan yang dilakukan oleh provinsi Sumatera Selatan (pemerintahan Syahrial Oesman) dibawah standar Nasional, dan termasuk 11 provinsi/daerah terbelakang di tahun 2009 dalam soal pembangunan pendidikan. Hal ini pun sangat kontras bila dibandingkan pembangunan pendidikan oleh Kabupaten Musi Banyuasin (pemerintahan Alex Noerdin) dimana pembangunan yang dicapai telah melebihi target dan perolehan nasional.

    2. Kaya miskin suatu provinsi/daerah, bukanlah penentu tunggal bagi maju mundurnya sebuah pembangunan pendidikan. Sebaliknya yang sangat menentukan adalah sejauh mana komitmen pemimpinnya terhadap dunia pendidikan dan program strategisnya dalam membangun pendidikan di daerah yang bersangkutan.

    Lantas kita pun bertanya, … Ada apa Syahrial Oesman dengan Program Pendidikan Gratis Yang Berkualitas, bila jumlah penduduk untuk usia sekolah di Sumatera Selatan ini pun belum bisa diusahakannya mencapai standar Nasional, bahkan akan menjadi 11 provinsi terbelakang pembangunannya diantara 33 provinsi di Indonesia ini pada tahun 2009 ?

    jenderalkumbang@yahoo.com

  9. @ Gundala..

    pacak nyiplak bae ente tu (plagiat sejati tanpa otak) ..pegel dak tangan ngetik sepanjang itu..

    perlu ente ketahui yo..alex itu 2 periode mimpin muba..periode pertamo katek perkembangan..NOL:, periode ke duo APBD muba sebesar 1,6 sedangkan untuk propinsi cuma 1,9..jadi wajar kalo dengan anggaran sebesar itu muba maju..SEHARUSNYO..dengan anggaran sebesar itu muba jauh lebih maju dibanding kondisi sekarang..ini jg menimbulkan pertanyaan, KEMANA UANG SEBANYAK ITU..??

    lagian program pendidikan & berobat gratis itu..sdh program pemerintah pusat..daerah tinggal neruske bae..BUKA MATA..!!! jangan buyan igo idup tu..

    ALEX itu..kalo dak menang pilkada ini, bisa tekurung..sekarang bae, kalu kau belum tau, KPK sedang menjurus ke alex (sang pelopor maksiat..#ini satu-satunya hal yang biso dipastike dari alex..PELOPOR MAKSIAT#)masalah proyek TAA (waktu proyek itu di gong_kan OS belum jadi Gubernur..OS AMAN..BRAVO..!!!)

    ALEX itu.. BEJAT MORAL
    1. BERZINA DENGAN ISTRI SAH ORANG
    2. MERUSAK RUMAH TANGGA ORANG
    3. SECARA Psikologi ke-3 anak Aswirdhi Aminuddin mengalami goncangan mental karena orang tua mereka bercerai..
    4. Alex DAK BAYAR JASA Aswirdhi Aminudin dalam proyek pelaksaan PON kemarin…

    nb : ini kasus moral yg terungkap..belum yg idak terungkap !!!!!!!!! Paham kau..

  10. nah wangga kau bodoh jugo kalau bodoh makan tai………
    kalau brobat gratis samo sekolah gratis..lah diangar oleh pemerintah pusat….napo kota lain dan propinsi lain idak katek yg jalan nyo………….

    TRUS BOS KAU SYAHRIAL OESMAN YG KAU BANGGA2KAN MANO NIAN
    KALAU LAH DIANGGAR KAN OLEH PEMERINTA PUSAT NGGAPO DIO IDAK OMONG SAMO BUPATI DAN WALIKOTA SESUMSEL TENTANG BROBAT DAN SEKOLAH GRATIS….NGAPO CUMA MUBA

    WANGGA OMONG SAMO BOS
    CUBO BIKIN GEBRAKAN BARU JANGAN CUMA BISO NYO NYONTEK PROGRAM WONG………….

    MARI KITA DUKUNG ALEX DAN EDDY

    INTI NYO GUB SUMSEL HARUS DIGANTI
    SAPO BAE…YANG PENTING JANGAN SO LAGI LAH…….

  11. wangga :
    pacak nyiplak bae ente tu (plagiat sejati tanpa otak) ..pegel dak tangan ngetik sepanjang itu..

    jawab :
    Kayaknya saya sudah tampilkan sumber tulisan saya. Anda dapat mereferensi kesana. Saya kira saya cukup jujur untuk dikatakan sebagai plagiat.

    wangga :
    perlu ente ketahui yo..alex itu 2 periode mimpin muba..periode pertamo katek perkembangan..NOL:,

    jawab :
    Perlu juga diketahui bagi saudara bahwa tampilan tulisan diatas, ” ADA APA SYAHRIAL OESMAN DENGAN PROGRAM PENDIDIKAN GRATIS YANG BERKUALITASNYA”, merupakan salah satu prestasi Alex Noerdin yang memimpin daerahnya dan salah satu kegagalan Syahrial Oesman yang memimpin daerahnya.

    Prestasi yang ditoreh oleh Alex Noerdin ini, tentulah bukan dengan cara yang mudah. Bukan dengan cara semudah membalikkan telapak tangan. Dimulai dari tahun pertama beliau menjabat sebagai Bupati. Dari data diatas, Anda bisa lihat bagaimana data pendidikan pada tahun-tahun awal pemerintahannya (2003), dan bagaimana data pada satu tahun setelah periode pemerintahannya (2008). Diketahui juga bahwa berakhirnya pemerintahan Alex Noerdin di periode pertama pada tahun 2007. Disini juga anda bisa lihat juga bahwa bagaimana data perkembangan pendidikan ketika pemerintahan Syahrial Oesman. Betapa amburadulnya pendidikan dibawah pemerintahan Syahrial Oesman ini di Sumsel. Apakah harus kita pilih lagi orang yang sudah terbukti amburadul memimpin kita ini ? Apa kita tidak sayang dengan anak, cucu dan diri kita ini. Menilih pemimpin yang sudah terbukti berdaya kerja sangat rendah ini.

    wangga :
    periode ke duo APBD muba sebesar 1,6 sedangkan untuk propinsi cuma 1,9..jadi wajar kalo dengan anggaran sebesar itu muba maju..SEHARUSNYO..dengan anggaran sebesar itu muba jauh lebih maju dibanding kondisi sekarang..ini jg menimbulkan pertanyaan, KEMANA UANG SEBANYAK ITU..??

    jawab:
    Ini juga merupakan kegagalan Syahrial Oesman. Dengan APBD yang tidak bisa dia tingkatkan (atau bisa juga dibilang meningkat secara minim) dari tahun ke tahun ketika dia memerintah Sumsel. Hal ini bertolak belakang dengan Muba yang dipimpin oleh Alex Noerdin. Dari tulisan-tulisan diatas juga anda bisa baca bahwa di tahun-tahun awal pemerintahan Alex Noerdin, APBD Muba sangat kecil. Lebih kecil dibanding daerah-daerah sekeliling Muba. Tetapi, berkat kemampuan beliau berorganisasi, berargumentasi, bernegosiasi, beliau dan teman-teman pemimpin daerah lain dapat melihat keunggulan ini sebagai suatu ”posisi tawar” kepada pemerintah pusat, untuk meningkatkan pendapatan daerah. Sungguh begitu kreatif calon pemimpin kita di Sumsel ini.

    Sebenarnya, APBD yang besar juga bukanlah penentu tunggal bagi maju mundurnya sebuah pembangunan pendidikan. Sebaliknya yang sangat menentukan adalah sejauh mana komitmen pemimpinnya terhadap dunia pendidikan dan program strategisnya dalam membangun pendidikan di daerah yang bersangkutan. Dari contoh awal diatas, Anda bisa lihat bagaimana provinsi-provinsi diregional Sumsel bisa lebih maju dibanding Sumsel seperti Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung. Bagaimana dengan APBD daerah ini ? APBD mereka kan lebih kecil dibanding Sumsel. Kenapa Sumsel bisa kalah dari mereka ?

    Jadi pribahasa yang mengatakan bahwa ”Sumsel tidak maju pendidikannya dibanding Muba karena APBD nya kecil dibanding Muba”, ini adalah pribahasa pelarian dari seorang pemimpin yang telah gagal memimpin daerahnya. Kenapa dia tidak bisa meningkatkan APBD daerahnya padahal dia telah diberi kesempatan selama 5 tahun untuk memimpin daerah? Kenapa daerah lain yang APBD nya lebih kecil dibanding Sumsel bisa lebih maju pendidikannya dibanding Sumsel ?

    wangga :
    ..SEHARUSNYO..dengan anggaran sebesar itu muba jauh lebih maju dibanding kondisi sekarang..ini jg menimbulkan pertanyaan, KEMANA UANG SEBANYAK ITU..??

    Jawab :
    Muba telah maju. Bahkan dari indikator-indikator pendidikan diatas, Muba telah meninggalkan target dan capaian Nasional. Muba telah terbukti meninggalkan target Nasional.

    Melihat track record nya ketika membangun Muba, dari APBD MUBA yang sangat kecil dibanding daerah-daerah lain, kemudian berkat kemampuan bernegosiasi, kepemimpinannya, kreatifitasnya dan keorganisasiannya, berhimpun, menggalang kekuatan bersama daerah-daerah lain menggedor Pemerintah Pusat untuk mendapatkan bagi hasil daerah yang lebih baik lagi. Sekali lagi, hal ini hanya dapat dicapai oleh pemimpin yang mempunyai kreatifitas, manajemen, negosiasi, organisasi, argumentasi yang sangat baik. Semua ini kita dpatkan pada diri Alex Noerdin dan sangat jauh bila dibandingkan dengan Syahrial Oesman.

    Anda dapat lihat sendiri bagaimana peningkatan APBD Sumsel ketika dipimpin oleh Syahrial Osman, dan bagaimana dia mengelola APBD tersebut ?

    wangga :
    ALEX itu..kalo dak menang pilkada ini, bisa tekurung..sekarang bae, kalu kau belum tau, KPK sedang menjurus ke alex

    Jawab :
    Kalau anda sedang bermimpi, segera bangun dari tidur anda. Lihat kenyataan dan data-data yang ada.

    wangga :
    (sang pelopor maksiat..#ini satu-satunya hal yang biso dipastike dari alex..PELOPOR MAKSIAT#)

    Jawab :
    Ini lagi, kayaknya korban si Azwardhi. Bertambah satu korbannya .. hahaha. Begini pak yah, saya bilang ke Bapak. Si Azwhardi ini orang yang ”agak kurang” kayaknya. Ngomongnya tidak karuan.
    Saya ambilkan tulisan saya terdahulu :
    Pak, ati-ati, kalu awak nuduh, harus ado buktinyo, jangan asal tuduh bae, gek dikatoke uwong, awaka tu dak waras. Ado buktinyo dak ? Kalu cuma video di youtube itu, itu bukan bukti, itu cuman uwong ngoceh bae. Yang mano yang selingkuh itu pak, yang mano, aku nak nanyo samo kamu tuh. Tolong tunjuk ke nian samo aku ni. Kalu kato uwong di video itu, Pak Alex selingkuh, kamu langsung pecayo, sekarang aku nak nanyo ke kamu pulok, siapa nian uwong yang ado di video/yang nuduh pak Alex itu ? Kamu kan dak tahu jugo, nah ngapo kamu langsung pecayo samo dio ? Apo dio sedeng apo idak, kamu jugo dak tahu. Apo dio punyo bini apo idak, kamu jugo dak tahu kan. Apo dio punyo anak apo idak, kamu dak tahu. Sekarang, ngapo kamu langsung pecayo samo dio ? Katonyo gambar di video itu bininyo, apo iyo nian apo idak, kamu kan dak tahu, mano buktinyo ?
    Ati-ati pak, jangan sembarangan nuduh uwong, agek kualat jadinyo.
    Kalu menurut aku, dio tu uwong sedeng, ngomong nyo bae salah-salah, ngapo nian nak ditanggapi.

    wangga :
    masalah proyek TAA (waktu proyek itu di gong_kan OS belum jadi Gubernur..OS AMAN..BRAVO..!!!)

    Jawab :
    Kita tunggu saja, gimana hasil pemeriksaan KPK selama 8 jam menginterogasi Syahrial Oesman. Kita tahu, KPK itu bukan orang bodoh. Kenapa sudah berani menginterogasi Syahrial Oesman dan menyegel seluruh kantor, ruang-ruang gubernur dan dinas-dinas yang terkait proyek TAA. Karena mungkin sudah punya cukup alasan sebagai indikasi keterlibatan pihak pemerintah Sumsel terhadap penyelewengan uang rakyat Sumsel.

    Dukung Terus Calon Guberner Yang TELAH TERBUKTI Meringankan Hidup Rakyat Banyak …….

  12. alex dan edyy maju terus

  13. Jangan bilang Mr.Pinky kalo bicara tanpa bukti.
    Tuduhan PerSelingkuhan yg di alamatkan kepada Alex Noerdin tidak bisa dipastikan KEBENARANnya.
    Karena video yg ada di YouTube itu hanya bualan kosong yg tidak dapat dipastikan KEBENARANNYA, tidak seperti Video anggota DPR RI YZ dan ME yg jelas2 menampilkan video yg Bersangkutan.

  14. oi….
    kalu aku nyingok tulisan gundala ,alangkah panjang and detail nyo
    apo kau lah di tugas kan bos kau khusus untuk jawab semua komentar orang orang yo….?
    berapo gaji kau…?

    tentang siapa yang terpilih itu hak pribadi masyarakat sum-sel
    untuk memilih,

    tidak perlu bilang baik buruk calon calon itu.
    karna masyarakat sum-sel tidak bodoh dan tau siapa yang pantas atau tidak memimpin
    yo dak ….

  15. oi, gundala alangkah bencinyo kau tu,dengan SO apo dulu kau pernah dipecundanginyo. dg gaya kau tu bolehlah menurut aku kau jgn terlalu banyak berharap gek kau kecewa kalu ndak dukung alex aku setujuuuuh programnyo berobat gratis samo pendidikan gratis,asal dokter dan guru idak marah kalu idak dibayar

  16. apodio kendak kau dre,memangnyo alex idak pacak apo mayar dokter samo guru kan,,kageknyo pacak di gratis galo WC diterminal gratis,parkir gratis..tapi ado pintakku samo alex nurdin kalo dio tepilih aku mintak turunke harga putek labuh samo jengkol alangke mahalnyo skg di pasar.

  17. pemimpin kito ado kelebihan dan kekurangan masing2, tapi bagiku…segala sesuatu yang bagus itu adalah yang pertengahan…artinya apa? artinya, konsep pembangunan harus berimbang antara public services dan Infrastruktur, kedua-duanya bisa diibaratkan seperti makan & minum, coba bayangkan kalo kita makan tanpa minum atau kita minum tanpa makan, soal persentasi seberapa banyak makanan dan minuman yang kita perlukan…ya pemimpin atur2 sajalah hehehe, kita cuma mengawasi mulai dari seberapa banyak takaran yang diambil sampe ke proses hidangannya siap saji.

    Tahukah anda seseuatu yang berlebihan itu akan jatuh dan collapse pada akhirnya….

  18. alex dan eddy maju terus
    kami yakin anda bisa

  19. wahh wahh… commentnya pak nurdin dan OS semua nih, beritanya tentang oknum TNI yang berselingkuh, tapi tak apelah.. hehehhe… hidup pak Alex Nurdin ! (hampir samo namo kito pak…)

  20. Dak usah banyak ngomong atau apo lah… amon nak jingok ke alex itu berhasil atau idak dalam pendidikannyo jingok kan bae, prestasi pendidikan di MUBA. Apo ado tahun ini siswa SMA di MUBA yg berhasil pada Olimpiade Sains yang dikirim ke tingkat nasional.. “DAK KATIK” malah Kabupaten OKI yang ado. Trus baca koran dak kamu tu… waktu nerima piala adipura dari presiden peringkat alex tu masih di bawah Ishak Mekki, jadi semestinya yg berhasil tu dan cocok jadi calon gibernur tu Ishak Mekki.. bukan Alex kanji tu. Kito boleh fanatis tapi harus realistis, jgn galak dibuyani oleh tua bangka pecak alex nurdin tu, sisip dikit anak bini kamu digarapnyo. Fakta membuktikan sumsel belum berhasil dalam pendidikannya, termasuk kabupaten Muba yang bangga dengan proyek mercusuarnya. POKOKNYA SIAPO BAE.. BOLEH JADI GUUBERNUR SUMSEL, ASAL JANGAN ALEX NURDIN YANG TERLALU BERAMBISI.. INGAT ORANG AMBISI UMUMNYA TAK BERISI.. KECUALI ISI TAI… DALAM PERUT (ALEX NURDIN) YANG GENDUT ITU

  21. Dak usah nemen gino ngangkat2x si alex tu, kito jingok bae tanggal empat September kagek, mudah-mudah si alex idakdo pecak calon bupati Ponorogo yang dak jadi bupati, laju jadi gilo!

  22. Ya…..saya yakin yg terbaik tetap akan keluar & menang siapapun orangnya……….karena segala yg di reka yasa tak akan kekal & hasilnya juga akan terlihat.
    makanya segala sesuatu tergantung dengan niat & ketulusan hati yang paling dalam,sesama manusia sama hak,makanya saling hargai adalah hal yg sangat terpuji…………..

  23. alex nurdin dapat fee 2,5% dri nazarudin siap” ajah di panggil sama KPK, hanya org yg tidak membuka mata yg milih gubernur macam ALEX UDIN itu, tampang ajah udah mesum, kelakuan koruptor, klo msyarakat muba mmg senang sama dia knp dodi anknya gak menang pilkada disana wakakakaka pake logika donh

  24. Membaca Artikel Anda membuat saya menjadi lebih tau. Artikelnya sangat berarti bagi saya. Menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan memang sangat perlu. Thanks.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 747 pengikut lainnya.